Florentino Perez Panggil Kylian Mbappe Hadiri Rapat Krisis Real Madrid

Smallest Font
Largest Font

Presiden Real Madrid Florentino Perez memanggil Kylian Mbappe untuk menghadiri pertemuan darurat di markas klub menyusul komentar kontroversial sang penyerang setelah pertandingan melawan Real Oviedo pada Kamis malam.

Dilansir dari media Spanyol AS melalui Goal.com, manajemen klub menilai tindakan Mbappe mengancam kendali mutlak skuad karena memicu keretakan hubungan dengan staf pelatih serta rekan setimnya.

Perez kini menjadikan pemulihan disiplin tim sebagai prioritas utama karena suasana ruang ganti Los Blancos dianggap terpecah belah dan kehilangan kepemimpinan akibat perilaku penyerang asal Prancis tersebut.

Krisis internal ini memuncak setelah Mbappe secara terbuka mengkritik hilangnya struktur permainan klub pada paruh kedua kompetisi musim 2025/2026 yang penuh tekanan bagi Real Madrid.

"Kami memulai musim dengan baik, lalu kami kehilangan segalanya di paruh kedua musim," ujar Mbappe seperti dilansir dari Liputan6.com.

Pernyataan itu memicu analisis media Spanyol yang mengaitkan rasa frustrasinya dengan konflik internal terdahulu yang melibatkan Vinicius Junior dan mantan pelatih Xabi Alonso pada Oktober lalu.

Mbappe juga mengisyaratkan ketidaknyamanan terhadap posisinya di bawah asuhan pelatih saat ini, Alvaro Arbeloa, yang menggantikan Alonso sejak Januari lalu.

"Saya baik-baik saja, saya 100 persen sehat," kata Mbappe kepada wartawan seperti dikutip dari JawaPos.com.

Penyerang Prancis tersebut menjelaskan situasinya yang jarang mendapatkan kesempatan bermain sejak Arbeloa memegang kendali kepelatihan skuad Los Blancos.

"Saya tidak bermain karena pelatih [Arbeloa] memberi tahu saya bahwa saya adalah penyerang pilihan keempat dalam skuad setelah [Franco] Mastantuono, Vinicius [Junior] dan Gonzalo. Saya menerimanya dan bermain sesuai waktu yang diberikan. Saya rasa saya bermain dengan baik," ujar Mbappe.

Meskipun menerima keputusan tersebut, penyerang tim nasional Prancis itu menegaskan kesiapannya untuk kembali membela tim sejak menit awal pertandingan.

"Saya sudah siap untuk bermain sebagai starter. Saya tidak marah kepada manajer. Anda harus selalu respektif terhadap keputusan pelatih. Saya akan bekerja keras untuk kembali ke starting lineup," kata Mbappe.

Komentar tersebut memperlihatkan penurunan performa Real Madrid yang mencatat rata-rata 1,92 poin per pertandingan di bawah Arbeloa, setelah sebelumnya meraih rata-rata 2,24 poin saat dilatih Alonso.

Pihak manajemen Real Madrid dikabarkan mempertimbangkan langkah tegas terhadap masa depan Mbappe dan berencana menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih baru untuk memulihkan otoritas klub.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed