Pemerintah Fokuskan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 untuk Rakyat

Smallest Font
Largest Font

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 pada Rabu, 20 Mei 2026, menjadi momentum krusial bagi transformasi nasional yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat, inovasi digital aparatur negara, serta penguatan kedaulatan masa depan bangsa Indonesia.

Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Agus Jabo Priyono menyatakan bahwa arah pembangunan nasional saat ini mengalami pergeseran dari model liberalistik menuju sistem ekonomi kerakyatan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

"Kebangkitan nasional hari ini bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi momentum kebangkitan Indonesia yang berpihak kepada rakyat. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia bergerak dari liberalisme menuju kerakyatanisme," kata Agus.

Agus menambahkan bahwa implementasi sistem ekonomi kerakyatan ini dijalankan melalui proyek strategis seperti investasi lewat Danantara, hilirisasi industri, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga penguatan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).

"Seluruh kebijakan ini bertujuan membangun Indonesia yang tidak lagi bergantung pada kekuatan asing, tetapi mampu berdiri di atas kaki sendiri. Indonesia yang kuat ekonominya, maju industrinya, sejahtera petaninya, berdaulat pangannya, dan bermartabat rakyatnya," kata Agus.

Langkah penataan sistem tersebut diprediksi mendapat tantangan dari kelompok liberal atau kaum yang disebutnya sebagai kelompok "serakahnomic".

"Karena itu seluruh elemen bangsa harus bersatu. Kita harus bersama-sama melawan kaum liberal dan kaum serakahnomic yang ingin menggagalkan agenda kebangkitan nasional dan program-program kerakyatan Presiden Prabowo," tegas Agus.

Persatuan nasional menjadi kunci utama untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

"Kita ingin Indonesia maju tanpa meninggalkan rakyat kecil. Indonesia yang kuat, berdaulat, dan sejahtera untuk semua," pungkas Agus.

Sementara itu, persiapan teknis menyambut Hari Kebangkitan Nasional juga dilakukan di tingkat daerah, salah satunya oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostatisper) Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, melalui rapat koordinasi internal pada Selasa, 19 Mei 2026.

"Rakor ini fokus membedah berbagai persiapan teknis secara mendalam," kata Hajay, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Mamuju Tengah dilansir dari Tribun-Sulbar.com.

Hajay menegaskan bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional di era modern harus menjadi pemantik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berinovasi dan beradaptasi di era digital demi pelayanan publik yang lebih baik.

"Ini adalah momentum bersama untuk membawa Mamuju Tengah menjadi lebih maju dan sejahtera," ujarnya.

Berdasarkan informasi dari Kompas.tv, pemerintah pusat juga telah merilis logo resmi angka "118" yang melambangkan kekuatan, pertumbuhan, regenerasi, teknologi, serta semangat persatuan bangsa yang dapat diunduh oleh masyarakat melalui situs resmi pemerintah.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed