Persib Bandung Jamu Persijap Jepara Demi Kunci Gelar Juara Super League
Persib Bandung melakoni laga krusial penentu gelar juara Super League 2025-2026 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Tim berjuluk Maung Bandung tersebut memimpin klasemen dengan 78 poin dan hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci takhta tertinggi kompetisi musim ini.
Dilansir dari Kompas.com, keunggulan dua angka atas Borneo FC di peringkat kedua serta keunggulan rekor pertemuan membuat posisi skuad asuhan Bojan Hodak berada di atas angin. Namun, Persib tetap waspada karena Laskar Kalinyamat pernah memberikan kekalahan 1-2 kepada Federico Barba dan kolega pada putaran pertama kompetisi.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengingatkan anak asuhnya untuk mempertahankan konsentrasi penuh demi mengantisipasi kejutan dari tim tamu yang tampil tanpa beban.
"Pemain harus siap 100 persen karena Persijap adalah tim yang bagus," ungkap Hodak.
Arsitek asal Kroasia tersebut menambahkan bahwa lawan mereka memiliki tren positif setelah berhasil menahan imbang pesaing terdekat Persib.
"Mereka bermain baik lawan Borneo FC, mereka memiliki beberapa hasil bagus dalam beberapa pertandingan terakhir, jadi mereka pasti berbahaya, mereka satu tim yang bisa mengalahkan kami," kata Hodak.
Di pihak lawan, pelatih kepala Persijap, Mario Lemos, menegaskan pasukannya yang sudah aman dari zona degradasi telah menjalani persiapan maksimal dan siap memberikan perlawanan sengit di Bandung.
"Persiapan kita jalani dengan bagus. Dua laga terakhir kita melawan Borneo FC dan Persib," jelas Mario Lemos.
Juru taktik asal Portugal tersebut menginstruksikan para pemainnya untuk mempertahankan performa solid demi merusak pesta selebrasi juara tim tuan rumah.
"Kita akan terapkan cara bermain yang sama (seperti laga lawan Borneo FC) untuk laga lawan Persib besok. Kita akan mencoba untuk mendapatkan hasil yang bagus." kata Mario Lemos.
Lemos juga meminta anak asuhnya untuk menikmati atmosfer pertandingan di hadapan puluhan ribu pendukung lawan yang memadati stadion.
"Kita akan bermain melawan tim terbaik di kompetisi saat ini. Kita harus bisa main tanpa tekanan, bisa memberikan hiburan untuk penonton," tegas Lemos.
Meskipun rekor kandang Pangeran Biru sangat impresif, Lemos tetap optimistis timnya mampu mencuri poin.
"Saya pikir kita harus tampil sebagai tim Persijap yang kompak, disiplin karena Persib punya banyak pemain berkualitas," kata Lemos melanjutkan.
Fokus penuh pada performa kolektif internal tim menjadi kunci utama yang ditekankan oleh Lemos kepada para pemain Laskar Kalinyamat.
"Kita harus fokus ke tim kita sendiri untuk melakukan yang terbaik," katanya melanjutkan.
Kehadiran puluhan ribu suporter fanatik di tribun GBLA dipandang Lemos sebagai suntikan motivasi tambahan bagi anak asuhnya sendiri.
"Besok pasti penonton akan memenuhi stadion. Dan saya ingin pemain kami enjoy, tidak ada tekanan dan main dengan cara yang sama. Keberadaan suporter Persib juga akan memberikan motivasi kita juga." kata Lemos.
Lemos menutup keterangannya dengan menegaskan bahwa segala kemungkinan masih bisa terjadi di atas lapangan hijau.
"Persib memang belum pernah kalah di kandang, tapi dalam sepak bola, tidak ada yang tidak mungkin," pungkas Lemos.
Berdasarkan laporan CNN Indonesia, Persib langsung menurunkan komposisi pemain terbaiknya dalam skema 4-3-3. Teja Paku Alam dipercaya mengawal gawang, dilindungi kuartet Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Federico Barba, dan Eliano Reijnders. Lini tengah diisi oleh Frans Putros, Thom Haye, dan Adam Alis, sementara lini depan dipercayakan kepada trio Berguinho, Andrew Jung, dan Beckham Putra.
Persijap Jepara meladeni tuan rumah dengan formasi defensif 4-5-1. Penjaga gawang Muhammad Ardiansyah dikawal oleh Rahmat Hidayat, Diogo Brito, Jose Rubio, dan Najeeb Yakubu. Sektor gelandang diisi oleh Indra Arya, Wahyudi Hamisi, Borja Martinez, Dicky Kurniawan, dan Carlos Franca, yang bertugas menyuplai bola kepada penyerang tunggal Iker Guarrotxena.
Dilansir dari ANTARA, rombongan pendukung fanatik Persib dari berbagai wilayah seperti Bekasi, Bogor, Karawang, dan Purwakarta melakukan konvoi menggunakan bus dan mobil pribadi menuju Bandung. Mereka memasang spanduk bertuliskan "Mapag Juara" yang berarti menyambut juara sebagai bentuk optimisme tinggi untuk merayakan gelar juara seusai pertandingan pekan ke-34 tersebut.
Kondusivitas menjelang laga juga menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Media Indonesia melaporkan bahwa Polda Jawa Barat menyiagakan ribuan personel gabungan dan telah menyita 310 barang berbahaya seperti flare, petasan, hingga minuman keras di Stadion GBLA demi memastikan jalannya laga penentu ini berlangsung aman.
What's Your Reaction?
-
1
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow