Persib dan Persija Mendominasi Nilai Pasar Super League 2026 2027
Persib Bandung dan Persija Jakarta mendominasi daftar nilai pasar skuad tertinggi menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026/2027 pada 4 September 2026. Berdasarkan data Transfermarkt yang dilansir dari suaragarut.id, Persib berada di peringkat teratas klub termahal, sementara gelandang Persija Stjepan Loncar memimpin nilai pasar pemain individu.
Persib Bandung memuncaki daftar klub dengan total nilai pasar skuad Rp165,91 miliar. Tim berstatus juara bertahan ini memperkuat komposisi dengan memboyong Mariano Peralta seharga Rp13,04 miliar, Sandy Walsh Rp10,43 miliar, serta Balsa Sekulic Rp10,43 miliar. Sementara itu, gelandang Thom Haye mencatatkan nilai pasar Rp15,64 miliar sekaligus menjadi pemain lokal termahal.
Persija Jakarta menempel ketat di urutan kedua dengan nilai pasar skuad Rp162,52 miliar, disokong oleh Stjepan Loncar senilai Rp20,86 miliar dan Alexander Jeremejeff seharga Rp13,91 miliar. Skuad asuhan Shin Tae-yong ini turut diperkuat pemain berlabel Timnas seperti Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Nadeo Argawinata.
Bali United menyusul di posisi ketiga dengan total nilai pasar Rp112,34 miliar usai menggaet Remco Balk senilai Rp11,30 miliar dan Jort van der Sande sebesar Rp6,95 miliar. Persebaya Surabaya menempati posisi keempat dengan Rp101,25 miliar setelah mendatangkan Miguel Pereira seharga Rp12,17 miliar, Ramalho Rp6,95 miliar, dan Yuran Fernandes Rp6,52 miliar, disusul Dewa United di peringkat lima dengan Rp84,74 miliar.
| Peringkat | Klub | Total Nilai Pasar |
|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | Rp165,91 miliar |
| 2 | Persija Jakarta | Rp162,52 miliar |
| 3 | Bali United | Rp112,34 miliar |
| 4 | Persebaya Surabaya | Rp101,25 miliar |
| 5 | Dewa United | Rp84,74 miliar |
Pada tingkat individu, Stjepan Loncar menggeser Thom Haye sebagai pemain termahal dengan angka Rp20,86 miliar. Posisi ketiga diisi penyerang Garudayaksa FC Brian Rubio serta Alexander Jeremejeff dari Persija yang masing-masing bernilai Rp13,91 miliar, diikuti Mariano Peralta senilai Rp13,04 miliar di urutan lima besar.
Sengitnya persaingan kompetisi domestik dan dorongan unjuk gigi di kancah Asia mendapat sorotan dari pengamat sepak bola Bung Kusnaeni pada Senin (24/8/2026) seperti dilansir dari RRI.
"Persaingan itu semakin lama akan semakin berat. Persib mencoba untuk meraih hasil yang lebih tinggi, tidak hanya berprestasi di kompetisi domestik, tapi juga berusaha lebih mampu bersaing di kompetisi antarklub yang lebih tinggi," kata Bung Kusnaeni.
Evaluasi dari babak penyisihan grup kompetisi Asia musim lalu dinilai menjadi alasan utama Persib untuk terus membenahi performa tim.
"Tidak cukup hanya berprestasi di dalam negeri, tetapi juga harus bisa membawa nama Indonesia di ajang internasional," ujarnya.
Selain Persib, perubahan signifikan pada permainan Persija Jakarta di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong turut menjadi perhatian.
"Berbeda dengan musim lalu, Persija sekarang karakternya lebih fight, lebih cepat mainnya. Itu akan menjadi tontonan yang menarik di musim yang akan datang," ucapnya.
Persaingan musim ini diprediksi semakin ketat seiring pembenahan yang dilakukan Persebaya Surabaya serta konsistensi klub papan atas lain.
"Mereka juga melakukan persiapan yang sangat baik. Jangan lupa masih ada Borneo, tim yang setiap musim selalu punya pemain-pemain baru yang berkualitas. Jangan lupa Dewa United, jangan lupa Bali United, dan jangan lupa juga Madura United," katanya mengakhiri.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow