Persipura dan PSBS Biak Terancam Pengurangan Poin Kompetisi
Persipura Jayapura dan PSBS Biak terancam mengawali kompetisi Championship 2026/27 dengan kondisi minus poin akibat tidak menggunakan stadion di daerah asal mereka sebagai markas bertanding, sebagaimana dilansir dari Detik Sport pada Senin (24/8/2026).
Persipura mendaftarkan Sidoarjo sebagai lokasi laga kandang untuk musim depan. Sementara itu, PSBS memilih bergeser ke Gresik daripada bertanding di Biak.
Hukuman pengurangan poin tersebut merupakan regulasi baru I.League yang mulai diberlakukan musim depan bagi klub yang mengalami permasalahan administrasi, lisensi, hingga sengketa gaji.
General Manager I.League Budiman Dalimunthe memberikan penjelasan mengenai penerapan sanksi lisensi klub tersebut.
"Jadi kalau tidak memenuhi lima aspek ya, lima aspek aspek club licensing, akan ada pengurangan poin," kata General Manager I.League Budiman Dalimunthe.
Budiman menambahkan rincian penyebab penjatuhan sanksi kepada kedua klub Papua tersebut.
"(Persipura) Hitungannya karena sanksi Komdis kan di putaran pertama tidak boleh jadi tuan rumah. Tentunya beda dengan PSBS Biak ya, dia dari Super League memang kemarin itu kan memang tidak bertanding di home-nya. Nah kalau klub tidak bisa menyediakan home, nah itu kena minus 1 poin," ujar Budiman.
Potensi hukuman bagi PSBS bahkan dapat melebihi pengurangan satu poin karena adanya akumulasi pelanggaran lain. Selain masalah markas, PSBS masih tersangkut sengketa upah dengan mantan pemain serta pelatih hingga terkena larangan registrasi dari FIFA.
Manajemen PSBS juga dinilai belum memenuhi kriteria klub profesional dalam aspek lisensi klub, terutama terkait kesiapan finansial.
"Ada yang sudah pasti hukumannya -1, ada yang masih potensi. Jadi potensi itu kalau dalam batas waktu tertentu mereka mampu (memenuhi) club licensing ini dikasih batas tempo ya sampai kapan. Yang utama kan aspek finance, harus ada finance-nya yang cukup memadai, di antaranya kalian mungkin sudah tahu harus setor modal untuk deposit dan segala macam," tutur Budiman.
Ia menguraikan kalkulasi potensi sanksi yang berpeluang menjerat tim berjuluk Badak Pasifik tersebut.
"Kalau itu tidak memenuhi kan potensi akan -1. Dan kalau enggak salah sih PSBS itu sudah -4 ya, ada beberapa dari lima aspek tuh ada empat aspek yang tidak terpenuhi kan begitu," ucap Budiman.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow