Pierre Gasly Raih Pole Position Perdana GP Italia 2026 di Monza

Smallest Font
Largest Font

Pembalap tim Alpine, Pierre Gasly, secara mengejutkan berhasil merebut pole position perdananya di ajang Formula 1 pada sesi kualifikasi GP Italia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Monza, Sabtu (5/9/2026). Gasly mencatatkan waktu putaran terbaik 1 menit 21,786 detik untuk mengamankan posisi start terdepan balapan utama.

Hasil ini sekaligus mengakhiri penantian hampir sembilan tahun bagi Gasly untuk memimpin sesi kualifikasi F1. Raihan tersebut menjadi pole position pertama Alpine musim ini, mengalahkan pembalap Mercedes George Russell yang terpaut tipis 0,060 detik di posisi kedua.

Pembalap McLaren, Oscar Piastri, sebenarnya mencatatkan waktu tercepat ketiga. Namun, Piastri dijatuhi penalti turun tiga posisi start akibat terbukti menghalangi laju Liam Lawson pada sesi Q2. Hukuman ini menguntungkan Charles Leclerc, Lewis Hamilton, dan Max Verstappen yang masing-masing naik ke posisi start tiga, empat, dan lima.

Sementara itu, pimpinan klasemen sementara Kimi Antonelli harus memulai balapan dari posisi paling belakang akibat hukuman penalti pergantian komponen power unit pada mobil Mercedes miliknya.

Kegagalan George Russell mengamankan pole position mendapat sorotan tajam dari Bos Tim Mercedes, Toto Wolff. Wolff menyalahkan manuver pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, yang dinilai sengaja menghambat laju Russell di penghujung sesi Q3.

"Ya, menurut saya itu terjadi di bagian akhir, saat ia dirugikan oleh Max pada putaran penentu ketika baru saja memulai lap," kata Toto Wolff, Bos Tim Mercedes.

"Jaraknya terlalu dekat, dan hal itu pada akhirnya mengganggu catatan waktu putaran serta membuat kehilangan pole," ujar Toto Wolff, Bos Tim Mercedes.

Russell membenarkan bahwa posisinya terlalu dekat dengan mobil Verstappen saat memasuki tikungan Parabolica menjelang putaran terakhirnya.

"Segalanya tampak baik-baik saja, namun saat memasuki tikungan Parabolica, Max tiba-tiba mengerem keras karena tidak ingin menjadi mobil terdepan," ujar George Russell, Pembalap Mercedes.

"Jika menengok ke belakang, mungkin lebih baik tidak melakukan hal itu, tetapi posisi start kedua tetaplah posisi yang bagus," kata George Russell, Pembalap Mercedes.

Terkait persaingan balapan utama, Wolff menegaskan timnya tidak boleh menganggap remeh kecepatan lurus yang dimiliki mobil Alpine di Monza.

"Anda harus selalu menganggap serius semua pesaing," tutur Toto Wolff, Bos Tim Mercedes.

"Mereka memiliki kecepatan yang sangat tinggi di trek lurus. Mereka telah banyak mengurangi hambatan angin (drag), dan untuk satu putaran, hal itu terbukti menjadi faktor penentu," ujar Toto Wolff, Bos Tim Mercedes.

"Balapan adalah situasi yang sama sekali berbeda, jadi kita lihat saja nanti," kata Toto Wolff, Bos Tim Mercedes.

Wolff juga menilai peluang Kimi Antonelli untuk menembus posisi podium dari barisan paling belakang sangat kecil.

"Menurut saya, itu permintaan yang terlalu berat," kata Toto Wolff, Bos Tim Mercedes.

"Anda bisa melihat betapa sulitnya situasi begitu Anda melewati kelompok pembalap di barisan belakang," ujar Toto Wolff, Bos Tim Mercedes.

"Performa mereka sangat rapat, jadi kecuali Anda menerapkan strategi yang sangat berbeda dan sedikit berjudi, menurut saya hal itu tidak mungkin dilakukan," kata Toto Wolff, Bos Tim Mercedes.

Kinerja impresif Alpine di kualifikasi diakui oleh Principal Tim McLaren, Andrea Stella. Ia memperkirakan jalannya balapan akan berlangsung sangat kompetitif, terutama terkait manajemen energi dan strategi pemakaian ban.

"Saya sebenarnya tidak yakin mudah untuk memikirkan bagaimana balapan akan berlangsung," kata Andrea Stella, Principal Tim McLaren.

"Jika Anda mulai bermain dengan boost dan menyalip mobil," ujar Andrea Stella, Principal Tim McLaren.

"Anda mungkin akan disalip kembali dan mulai kehilangan waktu secara keseluruhan dalam balapan. Namun di saat yang sama, jika Anda lebih cepat, Anda pasti ingin menyalip," kata Andrea Stella, Principal Tim McLaren.

Keberhasilan Gasly meraih pole position turut memberikan dampak positif secara finansial bagi ekosistem digital tim. Token penggemar BWT Alpine F1 Team (ALPINE) tercatat mengalami kenaikan harga sekitar 3,6 persen dalam 24 jam ke level US$0,3557 setelah sesi kualifikasi berakhir.

Kejutan yang dibuat Alpine di kualifikasi kontras dengan performa mereka pada sesi latihan bebas Jumat (4/9/2026), di mana Gasly hanya mampu menempati posisi ke-14 dan ke-10. Lintasan Monza sendiri memiliki histori manis bagi Gasly yang meraih kemenangan perdana F1 di sirkuit ini pada musim 2020 lalu.

"Kualifikasi yang luar biasa," kata Pierre Gasly, Pembalap Alpine.

Hasil Kualifikasi Formula 1 GP Italia 2026
PosPembalapTimWaktu
1Pierre GaslyAlpine1:21,786
2George RussellMercedes1:21,846
3Oscar PiastriMcLaren1:21,966
4Charles LeclercFerrari1:22,004
5Lewis HamiltonFerrari1:22,011
6Max VerstappenRed Bull Racing1:22,070
7Kimi AntonelliMercedes1:22,093
8Franco ColapintoAlpine1:22,220
9Lando NorrisMcLaren1:22,256
10Arvid LindbladRacing Bulls1:22,286
11Gabriel BortoletoAudi1:22,517
12Oliver BearmanHaas F1 Team1:22,756
13Nico HulkenbergAudi1:22,779
14Liam LawsonRed Bull Racing1:22,821
15Carlos SainzWilliams1:23,453
16Esteban OconHaas F1 Team1:23,454
17Yuki TsunodaRacing Bulls1:23,755
18Alexander AlbonWilliams1:24,356
19Valtteri BottasCadillac1:24,364
20Sergio PerezCadillac1:24,595
21Fernando AlonsoAston Martin1:25,150
22Lance StrollAston Martin1:25,222

Balapan utama F1 GP Italia 2026 di Sirkuit Monza dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam WIB.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed