Polisi Amankan Jalur Protokol Menjelang Laga Pamungkas Persib Bandung
Jajaran kepolisian di wilayah Jawa Barat memperketat pengamanan di jalur protokol dan titik nonton bareng menjelang laga penentu juara antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara pada Sabtu sore, 23 Mei 2026. Langkah ini diambil guna mengantisipasi kelumpuhan lalu lintas serta konvoi massa suporter.
Kepolisian Resor Cianjur menyiagakan sedikitnya 700 personel di berbagai titik strategis untuk mengawal kegiatan nonton bareng dan mencegah aksi konvoi kendaraan dengan knalpot bising. Pertandingan pekan ke-34 ini menjadi krusial karena Persib Bandung yang memimpin klasemen dengan 78 poin membutuhkan hasil maksimal untuk mengunci gelar juara dari kejaran Borneo FC yang mengantongi 76 poin.
Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, menyatakan bahwa pihak kepolisian fokus melakukan manajemen rekayasa lalu lintas serta penertiban terhadap penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
“Kami akan tindak tegas jika di lapangan ditemukan ada yang menggunakan knalpot bising. Jangan sampai luapan euforia ini mengorbankan dan mengganggu kenyamanan warga lainnya, karena suara dari knalpot bising itu sangat memekakkan telinga,” tegas AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, Jumat.
Dalam data terpisah yang dilansir dari cianjurekspres.disway.id, AKBP A. Alexander Yurikho Hadi juga mengimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan arak-arakan di jalan raya setelah pertandingan selesai.
“Kami dari Kepolisian tentunya tidak menganjurkan masyarakat untuk konvoi kendaraan. Apalagi menampilkan knalpot yang berbunyi keras atau non spek yang membuat masyarakat tidak nyaman,” kata AKBP A. Alexander Yurikho Hadi.
Sementara itu, Polres Garut mengerahkan kekuatan penuh sebanyak 571 personel dengan dukungan BKO 50 anggota Brimob Polda Jabar serta TNI untuk mengamankan lokasi nonton bareng akbar di Sarana Olahraga Adiwijaya, Kecamatan Tarogong. Penjagaan ketat ini dipersiapkan mengantisipasi pergerakan ribuan Bobotoh dan Viking yang diprediksi memadati pusat kota Garut sejak sore hari.
Kasi Humas Polres Garut, Ipda Adi Susilo, menjelaskan bahwa pengerahan personel tersebut bertujuan memastikan keamanan dari awal hingga selesainya acara pendukung skuad asuhan Bojan Hodak.
“Untuk mengawal kelancaran acara nobar akbar Persib versus Persijap yang diselenggarakan di SOR Adiwijaya, kami menerjunkan total 571 personel Polres, termasuk di dalamnya 50 anggota Brimob. Seluruh personel akan disebar untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan nobar hingga selesai,” jelas Ipda Adi Susilo, dalam keterangannya, Jumat.
Di wilayah hukum lain, Polres Tasikmalaya menerapkan skema pengamanan maraton selama dua hari penuh dengan sistem pagar betis di rute pergerakan massa suporter dari Universitas Cipasung hingga Alun-alun Singaparna. Polisi mengidentifikasi potensi kerawanan berupa penggunaan knalpot brong serta kondisi pengendara di bawah pengaruh minuman keras.
Kabag Ops Polres Tasikmalaya, Kompol Galatikko Nagiewanto, menerangkan bahwa operasi ini melibatkan kerja sama lintas instansi guna meminimalisir dampak negatif konvoi liar di jalan raya.
“Kami melibatkan seluruh personel dengan dukungan penuh dari rekan-rekan TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga satuan Brimob. Skema pengamanan yang kami terapkan adalah sistem ‘pagar betis’ yang dibagi ke dalam beberapa beat atau jalur khusus guna meminimalisir hal-hal negatif yang tidak diinginkan di jalan raya,” ujar Kompol Galatikko Nagiewanto.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow