Polisi Amankan Puluhan Suporter Menjelang Final Liga Champions
Aparat kepolisian mengamankan puluhan suporter di Paris setelah terjadi ketegangan dan upaya penerobosan paksa ke Stadion Parc des Princes menjelang laga final Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) melawan Arsenal pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Dilansir dari cnews.fr, Kepolisian Paris melakukan 1.579 pemeriksaan hingga pukul 19.30 waktu setempat yang menghasilkan 20 penangkapan dan 10 orang ditahan. Petugas juga menyita 24 obor jet serta dua mortir, selain mencatat kerusakan satu halte bus di wilayah arondisemen ke-8.
Ketegangan bermula saat sekitar 100 orang tanpa tiket mencoba menerobos pintu masuk Parc des Princes setelah pertandingan dimulai, yang memicu bentrokan dengan petugas di sekitar Saint-Cloud. Kelompok massa dilaporkan menembakkan mortir ke arah aparat, yang kemudian dibalas dengan tembakan gas air mata.
Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nuñez mengonfirmasi bahwa situasi awal sempat terkendali setelah peninjauan pasukan di Champs-Élysées.
"Pour l’instant, les choses se passent bien" kata Laurent Nuñez, Menteri Dalam Negeri Prancis.
Namun, setelah bentrokan pecah akibat upaya penerobosan, Nuñez menegaskan bahwa tindakan tegas aparat merupakan bagian dari penegakan ketertiban publik dan mengantisipasi potensi gangguan susulan sepanjang malam.
"Ce n’est pas parce qu’il y a une intervention des forces de sécurité que c’est le chaos et le désordre. C’est le maintien de l’ordre républicain. (…) Quand il y a des débordements, il y a des interventions des forces de sécurité. Cela va peut-être se reproduire durant la soirée. Probablement" kata Laurent Nuñez, Menteri Dalam Negeri Prancis.
Selain di sekitar stadion, pergerakan kelompok suporter berisiko tinggi juga terdeteksi di beberapa titik ibu kota Prancis. Sumber kepolisian melaporkan adanya tembakan mortir di Avenue Kléber serta konsentrasi massa di kawasan Les Halles dan Place Marguerite-de-Navarre.
Sementara itu, dari sisi teknis tim, Arsenal mempersiapkan kekuatan penuh di Budapest untuk menghadapi PSG. Dilansir dari laconexionusa.com, manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberikan pembelaan terhadap gelandang Martín Zubimendi yang sempat menjadi pemain cadangan dalam beberapa laga terakhir di kompetisi domestik.
"La temporada que ha hecho es excepcional" kata Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Arteta menyadari bahwa Zubimendi menghadapi kelelahan fisik yang besar karena harus memainkan jumlah pertandingan terbanyak sepanjang kariernya setelah pindah dari Real Sociedad.
"También es verdad que ha jugado una cantidad de partidos que no había jugado nunca. Y eso ha habido un momento donde le ha puesto en un escenario difícil" kata Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Arteta menambahkan bahwa keputusan mencadangkan Zubimendi dalam empat laga beruntun sebelum laga penutup liga melawan Crystal Palace dilakukan untuk memberikan waktu istirahat karena adanya kontribusi dari Myles Lewis-Skelly.
"Le hemos dado ese desahogo, ese oxígeno y ahora tenemos un partido donde le vamos a necesitar seguro" kata Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow