Presiden Prabowo Undag Anak Sayuti Melik Hadiri Upacara HUT Ke-81 RI
Presiden Prabowo Subianto mengundang putra kandung pahlawan nasional pengetik naskah proklamasi Sayuti Melik, Heru Baskoro (84), untuk menghadiri peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (17/8/2026). Surat undangan resmi berlogo garuda tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe bersama jajaran Kementerian Sekretariat Negara di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi, Kamis (13/8/2026) sore.
Pemerintah Kota Bekasi menyatakan penyerahan dokumen dari istana ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari kepala negara terhadap jasa keluarga pahlawan nasional. Langkah tersebut juga dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan Heru Baskoro secara langsung.
"Kami mengantarkan undangan HUT RI 81 dari Pak Presiden Prabowo, ini merupakan penghormatan dari beliau kepada keluarga pahlawan nasional Pak Sayuti Melik yang merupakan pengetik naskah Proklamasi," kata Harris Bobihoe dilansir situs resmi Pemkot Bekasi.
Amanat khusus dari Istana Presiden disampaikan dalam pertemuan silaturahmi tersebut untuk menyambut kedatangan keluarga pahlawan di ibu kota.
"Bersilaturahmi, memastikan kondisi beliau saat ini serta menyampaikan pesan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto bahwa pada HUT kemerdekaan, beliau beserta istri sebagai tamu undangan kehormatan di Istana Negara Jakarta," kata Harris Bobihoe.
Pemerintah daerah berharap momen penyerahan dokumen kenegaraan ini dapat membangkitkan kembali ingatan kolektif masyarakat akan sejarah panjang perjuangan bangsa.
"Momentum ini menjadi pengingat kita semua akan torehan sejarah perjuangan kemerdekaan," ucap Harris Bobihoe.
Istri Heru Baskoro, Treyzia Noviani (65), menerima langsung surat undangan tersebut dan mengonfirmasi kebahagiaan keluarga atas perhatian pemerintah pusat.
"Ada yang mengetuk rumah, dan ternyata undangan dari Pak Presiden diantar langsung oleh Pak Wakil Wali Kota serta jajaran Setneg. Kami ucapkan terima kasih dan bahagia rasanya," kata Treyzia Noviani.
Perasaan syukur diungkapkan kembali oleh Treyzia saat menerima rombongan pejabat pemerintah di kediamannya.
"Ada yang mengetuk rumah, dan ternyata undangan dari Pak Presiden diantar langsung oleh Pak Wakil Wali Kota," ujar Treyzia Noviani.
Pihak keluarga menjelaskan bahwa mereka rutin mendapat undangan upacara kemerdekaan saban tahun, tetapi Heru sempat terkendala hadir karena tinggal di luar negeri.
"Ya betul, ada keluarga yang hadir mendampingi," ujar anak angkat Heru, Siva, dilansir dari Kompas.com.
Siva menambahkan bahwa ayah angkatnya merasa sangat tersanjung atas kepedulian negara yang terus diberikan kepada keluarga besar Sayuti Melik.
"Setiap tahun di undang, tapi beliau di kanada, tentunya beliau sangat happy dan tersanjung karena negara masih hadir untuk keluarga Pak Sayuti Melik," tutur Siva.
Keberangkatan Heru Baskoro menuju Istana Negara pada Senin (17/8/2026) dipastikan akan difasilitasi penuh oleh Kementerian Sosial bersama Pemerintah Kota Bekasi, serta didampingi oleh Dinas Sosial Kota Bekasi, STPL Bekasi, dan Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.
"Difasilitasi oleh Kemensos melalui STPL, nanti didampingi tentunya oleh Dinsos Kota Bekasi, dan didampingi juga oleh Pak Wakil Wali Kota (Tri Adhianto) nanti hari Senin pada saat 17 Agustus," ujar Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi Robert Siagian.
Pengawalan ketat dan skema pendampingan disiapkan secara matang guna mempermudah pergerakan Heru dari tempat perawatan menuju Istana Negara.
"Iya, Kemensos bersama dengan Dinsos nanti hari Senin bersama-sama dan didampingi Pak Wakil Wali Kota langsung nanti ke Istananya," tutur Robert Siagian.
Sebelum menerima undangan kenegaraan ini, Heru Baskoro bersama istrinya sempat tinggal di sebuah rumah kontrakan di kawasan Cipendawa Baru, Rawalumbu, Kota Bekasi, dalam kondisi sakit-sakitan dan keterbatasan ekonomi. Menanggapi situasi tersebut, Dinas Sosial Kota Bekasi dan Kementerian Sosial telah mengevakuasi Heru sejak Senin (13/7/2026) ke STPL Bekasi Timur untuk menjalani rehabilitasi medis, bantuan residensial, dan pendampingan psikososial.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow