BMKG Prakirakan Kelembapan Udara Kota Bandung Capai 95 Persen Hari Ini
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memprakirakan cuaca bandung hari ini, Selasa, 23 Juni 2026, akan didominasi oleh tingkat kelembapan udara yang tinggi. Angka kelembapan udara di wilayah Bandung Raya diproyeksikan melonjak hingga menyentuh 95 persen pada jam-jam tertentu seperti dini hari.
Kondisi atmosfer yang lembab ini memicu pertanyaan di kalangan warga mengenai "kenapa udara bandung terasa lembab dan sesak" saat beraktivitas. Berdasarkan rilis data resmi BMKG, suhu udara di Kota Kembang sepanjang hari ini diprakirakan bergerak dari angka terendah 19 derajat Celsius pada dini hari hingga pagi hari.
Suhu udara tersebut kemudian akan mengalami kenaikan pada siang hari hingga mencapai puncaknya di angka 26 derajat Celsius. Meskipun demikian, akibat tingginya retensi uap air di udara, suhu yang dirasakan atau feels like oleh tubuh manusia di luar ruangan dilaporkan bisa terasa lebih panas mencapai 27 derajat Celsius hingga 29 derajat Celsius.
Rincian Kelembapan dan Pergerakan Angin Per Jam
Tingginya angka kelembapan menjadi perhatian utama dalam prakiraan cuaca kali ini. Data berkala menunjukkan bahwa kelembapan udara secara umum berada di kisaran rata-rata 82 persen, namun fluktuasi drastis terjadi seiring perubahan waktu dari pagi menuju malam hari.
Pada pemantauan pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, tingkat kelembapan udara tercatat sudah berada di angka berkisar antara 84 persen hingga 87 persen. Pergerakan udara atau angin pada jam tersebut bertiup secara perlahan dari arah Tenggara dengan kecepatan rendah, yakni hanya sebesar 1,4 meter per detik.
Berikut adalah tabel proyeksi perubahan parameter cuaca harian di Kota Bandung yang dihimpun dari laporan data sekunder BMKG dan MSN Weather untuk memberikan gambaran situasi per jam secara lebih terstruktur:
| Waktu (WIB) | Suhu Udara (°C) | Kelembapan Udara (%) | Kecepatan Angin (km/jam) |
|---|---|---|---|
| 00.00 – 06.00 | 19 | 91 – 95 | 1,8 – 3,6 |
| 06.00 – 12.00 | 20 – 24 | 84 – 87 | 3,6 – 5,4 |
| 12.00 – 18.00 | 25 – 26 | 82 | 7,6 |
| 18.00 – 24.00 | 21 – 23 | 88 – 93 | 1,8 – 5,4 |
Kondisi Tekanan Udara dan Ramalan Cuaca ke Depan
Selain faktor kelembapan dan suhu, elemen tekanan udara di Kota Bandung pada pagi hari ini tercatat berada pada besaran 761 mmHg hingga 762 mmHg. Angka ini terpantau berada di bawah kondisi tekanan atmosfer standar yang dinormalkan, yaitu sebesar 1.013,25 milibar atau setara 29,9212 inHg.
Bagi masyarakat yang merencanakan aktivitas jangka panjang, ramalan cuaca bandung seminggu kedepan mengindikasikan bahwa pola cuaca serupa masih berpotensi terjadi. Pada hari-hari berikutnya, arah tiupan angin diprediksi akan mengalami pergeseran secara dinamis dari arah Timur dengan kecepatan 1,1 meter per detik hingga bertiup dari Timur Laut dengan kecepatan 1,5 meter per detik.
Secara umum, variasi kecepatan angin di Bandung Raya akan bergerak di kisaran 1,8 kilometer per jam hingga 7,6 kilometer per jam. Angin bertiup dari berbagai arah mulai dari Timur-Timur Laut, Timur Laut, Utara-Timur Laut, Utara, Timur-Tenggara, Tenggara, Selatan-Tenggara, hingga Selatan.
Kondisi cuaca ini tidak hanya berpusat di tengah kota, melainkan juga memengaruhi kawasan sekitarnya termasuk prakiraan cuaca bandung barat. Warga yang tinggal atau hendak berkunjung ke daerah dataran tinggi tersebut diimbau untuk mengantisipasi pekatnya kabut dan udara dingin yang bercampur kelembapan tinggi.
Guna menjaga kebugaran tubuh, terdapat beberapa tips menghadapi cuaca lembab di luar ruangan yang bisa diterapkan oleh masyarakat:
- Menggunakan pakaian berbahan katun yang mudah menyerap keringat agar kulit tetap dapat bernapas dengan baik.
- Memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih secara berkala guna mencegah dehidrasi akibat penguapan tubuh yang tinggi.
- Memantau pembaruan informasi berkala dari saluran resmi sebelum melakukan perjalanan jauh.
Hingga saat ini, sistem pemantauan cuaca kota menunjukkan fluktuasi tekanan udara masih berjalan normal dalam batas aman wilayah tropis. Pemerintah daerah setempat bersama instansi terkait terus mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati terhadap potensi penurunan jarak pandang pada malam dan dini hari akibat akumulasi uap air yang tinggi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow