BMKG Prakirakan Cuaca Surakarta Cerah Berawan Hari Ini Suhu Capai 34 Derajat
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Kota Surakarta didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan pada Jumat (14/8/2026). Suhu udara di wilayah ini diprediksi berada pada kisaran 22 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban udara mencapai 36 hingga 90 persen.
Kondisi cuaca terik ini melingkupi seluruh wilayah Solo Raya yang saat ini berada dalam periode puncak musim kemarau. Wilayah Jawa Tengah secara umum mengalami cuaca serupa dengan kelembaban berkisar antara 45 hingga 95 persen dan kecepatan angin berhembus hingga 35 km/jam dari arah Timur menuju Selatan.
Rincian Suhu dan Kelembaban di Wilayah Surakarta
Berdasarkan data resmi BMKG, seluruh kecamatan di Kota Surakarta seperti Laweyan, Serengan, Pasar Kliwon, Jebres, hingga Banjarsari menunjukkan pola cuaca yang sejenis. Warga diimbau untuk memantau perubahan indikator cuaca harian guna mengantisipasi suhu terik pada siang hari.
Rincian Indikator Cuaca Wilayah Solo Raya
Masing-masing kabupaten tetangga di sekitar Surakarta juga mencatatkan suhu udara tinggi, dengan Sragen mencapai potensi suhu maksimal 34 derajat Celsius.
| Wilayah | Suhu (°C) | Kelembaban (%) | Kecepatan Angin (km/jam) |
|---|---|---|---|
| Surakarta | 26–33 | 50–80 | 5–30 |
| Sukoharjo | 26–33 | 50–80 | 5–30 |
| Klaten | 26–33 | 50–80 | 5–30 |
| Sragen | 26–34 | 50–80 | 5–30 |
| Wonogiri | 26–33 | 50–80 | 5–35 |
| Boyolali | 22–33 | 60–90 | 5–30 |
| Karanganyar | 22–33 | 60–90 | 5–30 |
Dampak Kemarau dan Tren Cuaca Surakarta Minggu Depan
Banyak masyarakat mulai bertanya-tanya mengenai "bagaimana cuaca di Solo saat kemarau" serta mengantisipasi tren perubahan iklim lokal. Berdasarkan pantauan untuk rentang waktu 14 hingga 22 Agustus 2026, kondisi cuaca di Surakarta diprediksi tetap stabil pada variasi cerah dan berawan tanpa potensi hujan lebat.
Imbauan Keselamatan Kegiatan Luar Ruangan
Mengingat teriknya paparan sinar matahari dan kelembaban udara yang terus menurun hingga 36 persen pada siang hari, masyarakat diminta tetap mewaspadai risiko dehidrasi dan menjaga kesehatan tubuh.
- Meningkatkan konsumsi air putih secara teratur saat beraktivitas di luar ruangan.
- Menggunakan pelindung diri seperti tabir surya, topi, atau payung saat beriklim terik.
- Mengurangi aktivitas fisik berat di bawah terik matahari pada jam-jam puncak siang hari.
Masyarakat Surakarta diminta untuk terus memantau pembaruan data BMKG secara berkala guna mengantisipasi perubahan pola cuaca serta menjaga kewaspadaan terhadap potensi kekeringan selama musim kemarau berlangsung.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow