PSG dan Aston Villa Bertarung di UEFA Super Cup 2026 di Salzburg

Smallest Font
Largest Font

Paris Saint-Germain (PSG) dan Aston Villa akan saling berhadapan dalam laga UEFA Super Cup 2026 yang digelar di Red Bull Arena, Salzburg, Austria, pada Kamis, 13 Agustus 2026 pukul 02.00 WIB.

Laga ini mempertemukan juara Liga Champions Eropa, PSG, dengan juara Liga Europa, Aston Villa, sebagai ajang adu strategi dua pelatih papan atas, Luis Enrique dan Unai Emery.

PSG datang ke pertandingan dengan skuad bertabur bintang seperti Ousmane Dembélé, Khvicha Kvaratskhelia, Vitinha, Achraf Hakimi, dan kiper Lucas Chevalier, dengan tekad mempertahankan dominasi di kancah Eropa, kata sumber dari Vidio.com.

Gelandang PSG, Vitinha, menyatakan kesiapan timnya untuk pertandingan dan menegaskan niat meraih lebih banyak gelar. "Kami telah menunjukkan bahwa kami haus akan gelar. Kami ingin memenangkan lebih banyak gelar dan lebih banyak trofi," ujar Vitinha dalam konferensi pers jelang laga, sebagaimana dikutip dari goal.com.

Vitinha juga mengingat pertandingan sulit melawan Aston Villa sebelumnya dan menegaskan fokus tim untuk laga kali ini. "Kami tahu bahwa Piala Super adalah pertandingan yang jarang bisa diikuti sepanjang karier seorang pemain," tambah Vitinha.

Di sisi lain, Aston Villa yang dipimpin oleh pelatih Unai Emery membawa pengalaman melawan klub Prancis dengan rekor lima kemenangan, satu imbang, dan tiga kalah dalam sembilan pertemuan, termasuk kemenangan 3-2 atas PSG pada Liga Champions 2025, tercatat sport.detik.com.

Skuad Aston Villa diperkuat pemain bermental baja seperti Emiliano Martínez, John McGinn, Ollie Watkins, dan mendapat tambahan pemain baru seperti Alejandro Garnacho dan João Gomes.

Wasit asal Somalia, Omar Artan, yang pernah mengalami diskriminasi saat Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, akan memimpin pertandingan ini. Menurut CNN Indonesia, penunjukan Artan oleh UEFA merupakan sejarah karena ia adalah wasit non-Eropa pertama yang memimpin Piala Super Eropa.

Presiden CAF, Patrice Motsepe, menyebut penunjukan Artan sebagai kehormatan besar bagi sepak bola Afrika. "Ini adalah kehormatan besar bagi Omar Artan dan bagi para wasit Afrika," ujar Motsepe.

Artan sendiri berpesan kepada wasit muda untuk tidak menyerah dalam mengejar impian mereka. "Saya percaya bila saya bisa sukses, siapa pun juga bisa. Jangan pernah berhenti bermimpi," kata Artan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed