Rafael Nadal Bantah Rumor Pencalonan Presiden Real Madrid
Legenda tenis Rafael Nadal secara terbuka membantah laporan yang menghubungkan dirinya dengan bursa pencalonan Presiden Real Madrid pada Rabu, 13 Mei 2026. Penegasan ini muncul setelah Presiden Real Madrid saat ini, Florentino Perez, secara resmi mengumumkan akan digelarnya pemilihan umum di klub tersebut.
Nadal, yang merupakan pemenang 22 gelar Grand Slam dan pendukung setia Real Madrid, menggunakan media sosial untuk meredam spekulasi yang berkembang di Spanyol. Kabar tersebut mencuat segera setelah Perez membuka pintu bagi para penantang yang memenuhi persyaratan untuk maju dalam pemilihan.
"Saya telah membaca laporan yang menghubungkan saya dengan kemungkinan pencalonan kepemimpinan Real Madrid," tulis Nadal, Bintang Tenis.
Pernyataan singkat tersebut ditujukan untuk memberikan kepastian kepada publik mengenai posisi pribadinya terhadap isu yang beredar luas di media daring.
"Saya ingin mengklarifikasi bahwa laporan-laporan tersebut tidak benar," tulis Nadal, Bintang Tenis.
Meskipun saat ini membantah, sikap Nadal tampak melunak dibandingkan dengan komentar-komentar sebelumnya mengenai minat memimpin klub di masa depan. Pada November 2025, ia sempat memberikan jawaban yang lebih terbuka saat diwawancarai oleh The Athletic.
"Saya rasa tidak, tapi mungkin saja — Anda tidak pernah tahu di masa depan, Anda tidak pernah tahu, dan kita harus menunggu untuk itu," kata Nadal, Bintang Tenis.
Keinginan Nadal untuk menjadi penerus Perez sebenarnya pernah terungkap lebih jelas pada tahun 2023. Saat itu, ia mengakui adanya ketertarikan namun tetap bersikap realistis terhadap kemampuannya.
"Tahukah Anda apa masalahnya? Saya bisa menjawab Anda... hanya saja saya tidak tahu. Saya tidak memilikinya (dalam mimpi saya), saya berjanji tidak," kata Nadal, Bintang Tenis.
Nadal juga memuji kepemimpinan Perez saat ini sebelum mempertimbangkan kemungkinan dirinya mengambil peran tersebut suatu hari nanti.
"Sekarang, apakah saya ingin (menjadi presiden)? Saya rasa begitu. Saya rasa saya akan menyukainya. Namun pertama-tama, banyak hal. Pertama-tama, hari ini tidak ada yang perlu dikatakan karena kita memiliki presiden terbaik yang mungkin ada. Setelah itu, saya tidak tahu apakah apa yang saya pikirkan sekarang adalah apa yang akan saya pikirkan besok. Dan setelah itu, hidup mengambil banyak arah," kata Nadal, Bintang Tenis.
Ia menekankan pentingnya kesadaran diri terhadap keterbatasan sebelum memegang tanggung jawab sebesar memimpin klub raksasa Spanyol tersebut.
"Seseorang harus tahu apakah dirinya mampu melakukan hal-hal semacam itu. Saya cukup realistis dengan diri saya sendiri, saya tahu kurang lebih keterbatasan saya dan dalam hal itu (menjadi presiden), saya tidak tahu apakah saya mampu atau tidak mampu. Namun waktu yang akan menjawab," kata Nadal, Bintang Tenis.
Jauh sebelumnya, pada tahun 2017, Nadal bahkan menyebut jabatan tersebut sebagai sebuah utopia bagi seorang penggemar sepak bola seperti dirinya.
"Semua orang tahu saya fanatik sepak bola dan Real Madrid adalah tim saya. Membicarakan hal itu sekarang adalah sebuah utopia, tetapi jika Anda bertanya kepada saya, tentu saja saya ingin menjadi presiden," kata Nadal, Bintang Tenis.
Di sisi lain, Florentino Perez yang kini berusia 79 tahun menyatakan kesiapannya untuk menghadapi siapapun yang ingin menantang posisinya. Perez tercatat telah terpilih tanpa lawan dalam lima pemilihan terakhir sejak 2009.
"Saya senang menghadapi siapa pun yang ingin menantang saya untuk kursi kepresidenan," kata Florentino Perez, Presiden Real Madrid.
Perez juga menyinggung adanya pihak-pihak yang bergerak di balik layar untuk merongrong kepemimpinannya.
"Saya menyerukan kepada mereka yang berada 'di balik bayang-bayang' untuk maju dan melakukannya," kata Florentino Perez, Presiden Real Madrid.
Media Spanyol, La Vanguardia, melaporkan bahwa Enrique Riquelme, CEO Cox Energy, sedang mempertimbangkan pencalonan bersama eksekutif Iberdrola, David Mesonero. Laporan tersebut mengklaim bahwa Nadal sempat didekati sebagai bagian dari proposal kampanye mereka, meski sumber internal membantah adanya pembicaraan tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow