Ramon Planes Ungkap Rahasia Barcelona Rekrut Pedri dari Las Palmas
Mantan direktur olahraga Barcelona Ramon Planes mengungkapkan proses perekrutan kilat Pedri González dari UD Las Palmas dalam wawancara terbaru bersama radio COPE pada Minggu, 21 Juni 2026. "Rompimos todas las teorías del big data" ujar Ramon Planes. Pihak manajemen Barcelona bergerak cepat mengamankan jasa sang gelandang muda sebelum ia sempat melakoni penampilan perdana di kompetisi resmi kasta kedua Liga Spanyol.
"Pensamos que, si empezaba a jugar en Segunda, llegaríamos tarde" kata Ramon Planes.
Langkah antisipasi tersebut diambil demi menghindari persaingan harga dengan tim papan atas lain yang juga memantau bakat sang pemain sejak masih di akademi. "Había otros grandes clubes de España que tenían información sobre Pedri. Pensamos que, si empezaba a jugar en Segunda, llegaríamos tarde. Había que tomar la decisión antes de que debutara en competición oficial" tutur Ramon Planes.
Planes juga memberikan pandangannya mengenai posisi bermain ideal bagi sang gelandang kreatif di atas lapangan hijau. "Debe jugar gesticulando el balón y creando, pero cerca del área; la posición de 8" kata Ramon Planes.
Keputusan final untuk merampungkan transfer dalam waktu satu minggu itu muncul setelah pemantauan langsung pada laga pramusim di Marbella. “Rompimos todas las teorías del 'big data', fuimos a verlo aquella pretemporada y lo fichamos porque pensamos 'como empiece a jugar en Segunda ya vamos tarde” ujar Ramon Planes. Barcelona menyadari potensi lonjakan nilai pasar sang pemain jika menunda kesepakatan hingga kompetisi resmi berjalan.
"Pensamos que cómo empiece a jugar en Segunda, ya vamos tarde” tutur Ramon Planes.
Hingga saat ini, mantan pelatih Las Palmas masih sering mengungkit keputusan berani yang diambil oleh jajaran manajemen klub Catalan tersebut. "Pepe Mel, que era el entrenador de Las Palmas, siempre me hace la broma: 'fuiste el más listo de todos'" kata Ramon Planes. Keberanian mengambil risiko finansial untuk meminang pemain muda dinilai sebagai salah satu langkah investasi terbaik Barcelona.
"la osadía de firmarlo" ujar Ramon Planes.
Pertandingan penghormatan untuk Rubén Castro menjadi panggung krusial bagi sang pemain untuk meyakinkan pencari bakat Blaugrana. "Tomamos la decisión en aquel homenaje a Rubén Castro cuando Pedri, siendo un juvenil, mostró tres o cuatro detalles de mucho nivel. 'Como empiece a jugar en Segunda ya vamos tarde'" kata Ramon Planes.
Performa impresif sang gelandang kini menjadikannya pilar utama baik di level klub maupun di skuad tim nasional Spanyol. "Rompimos todas las teorías del Big Data" tutur Ramon Planes.
Di sisi lain, kebersamaan dan dukungan yang diterima di tim saat ini membuat sang pemain merasa sangat dihargai oleh lingkungan sekitarnya. "No sabía que me tenían tanto cariño" kata Pedri. Analisis data modern terbukti tidak mampu sepenuhnya memprediksi lonjakan insting dan visi bermain yang dimiliki sang talenta muda.
“Rompimos todas las teorías del big data” ujar Ramon Planes.
Klub-klub besar di Spanyol sebenarnya sudah mengendus potensi sang pemain, namun mereka tidak bergerak secepat Barcelona. "Había otros grandes clubes de España que tenían la información sobre Pedri" kata Ramon Planes. Ketakutan kehilangan momentum menjadi pendorong utama bagi manajemen untuk segera menyodorkan kontrak profesional.
“Pensamos que como empiece a jugar en Segunda, vamos tarde” tutur Ramon Planes.
Prosedur transfer dipercepat agar kesepakatan hitam di atas putih selesai sebelum pertandingan pembuka liga. “Hay que tomar la decisión antes de que debute el jugador en competición oficial” ujar Ramon Planes.
Fleksibilitas taktik sang pemain membuatnya ideal ditempatkan sebagai motor serangan di dekat kotak penalti lawan. “Debe jugar gestionando el balón y creando, pero cerca del área” kata Ramon Planes.
Peran lini tengah tersebut dinilai paling optimal untuk memaksimalkan kreativitas sang pemain. “ocho” tutur Ramon Planes. Pengamatan langsung di Stadion Benito Villamarín menjadi validasi terakhir yang dibutuhkan oleh tim pemantau bakat.
"Rompimos todas las teorías del big data" ujar Ramon Planes.
Manajemen Barcelona langsung mengeksekusi transfer tanpa keraguan sedikit pun meski sang pemain belum mencicipi kompetisi kasta tertinggi. "Nos llegó en pretemporada, no solo al Barcelona, sino a los clubes más importantes de España la información de que había un jugador importante. Pepe Mel era el entrenador.
Teníamos que tomar la decisión en pretemporada. Recuerdo que lo vimos dos partidos, en Marbella, y recuerdo que tomamos la decisión en un Betis-Las Palmas, homenaje a Rubén Castro, donde el jugador en ese escenario mostró unos detalles siendo juvenil en ese escenario que pensamos, éste como empiece a jugar en Segunda A, al mes vamos tarde. Tuvimos esa osadía de firmarlo sin haber jugado un solo minuto en la élite" kata Ramon Planes.
Mantan arsitek tim Las Palmas, Pepe Mel, membenarkan situasi pramusim di semenanjung yang mempertemukan mereka dengan tim-tim besar.
"Aprovechamos la pretemporada para viajar a la península y nos medimos con muchos equipos. Fuimos al Villamarín y jugamos el homenaje a Rubén Castro" kata Pepe Mel.
Ia juga sempat memperingatkan jajaran manajemen Real Betis mengenai potensi besar sang gelandang, namun peringatan tersebut diabaikan. "El Betis estaba metido en otros fichajes. En el homenaje a Rubén Castro hablé con Josemi Catalán y Ángel Haro, y les dije que este futbolista iba a ser un crack.
Este es millonario, pero él todavía no lo sabe. Ellos no lo vieron y no hay más que hablar" ujar Pepe Mel.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow