Gagal Cetak Gol di Piala Presiden, Ramon Tanque Didesak Out dari Persib
Penyerang asal Brasil, Ramon Tanque, menuai gelombang kritik tajam dan desakan keluar dari Bobotoh usai tampil minim kontribusi bersama Persib Bandung sepanjang turnamen pramusim Piala Presiden 2026.
Persib harus puas mengakhiri turnamen sebagai runner-up usai kalah adu penalti 5-6 dari Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026). Meskipun Ramon mencetak gol saat adu penalti, penampilannya secara keseluruhan dinilai jauh dari ekspektasi.
Pelatih Igor Tolic tercatat selalu memberikan kesempatan tampil kepada penyerang berusia 27 tahun tersebut dalam lima pertandingan hingga partai final. Namun, dalam total 154 menit bermain, penyerang yang memiliki kontrak hingga 2028 itu gagal menyumbang satu pun gol maupun asis.
Minimnya produktivitas mantan top skor Liga Kamboja itu kian tajam jika dibandingkan dengan rekrutan baru asal Montenegro, Balsa Sekulic, yang sukses mencetak tiga gol. Catatan buruk ini memicu reaksi keras dari Bobotoh di media sosial yang meminta manajemen Persib segera merevisi masa depan sang pemain.
Pengamat sepak bola sekaligus Bobotoh, Indra Jaya, menegaskan bahwa performa Ramon tidak hanya bermasalah dari segi ketajaman, melainkan juga teknik dasar sepak bola profesional.
"Penampilan Ramon di pramusim jauh dari harapan. Bahkan dari teknik dasar seperti tidak terlihat sebagai pemain profesional. Cara dia first touch, scanning, kemudian ball feeling terlihat jauh dari pemain profesional," kata Indra, Jumat (7/8/2026).
Indra menambahkan bahwa kegagalan berkontribusi dalam penciptaan peluang membuat Ramon tidak layak untuk dipertahankan di skuad Pangeran Biru.
"Sejujurnya kurang layak untuk mendapatkan perpanjangan kontrak, karena seharusnya ada evaluasi dari musim lalu. Tapi mungkin tim pelatih melihat ada sesuatu yang lain. Namun setelah di Piala Presiden, ya layak untuk tidak diperpanjang melihat kemampuannya seperti itu," ujarnya.
Indra menilai bahwa opsi peminjaman pemain bisa dipertimbangkan, meski ia meragukan ada klub lain yang bersedia menampung Ramon.
"Bahkan sangat minim kontribusi, bukan hanya gol, tapi assist, memudahkan kawan untuk mencetak gol juga tidak terlihat kontribusinya di Piala Presiden kemarin," ucapnya.
Ia menekankan besaran gaji sang pemain menjadi kendala utama jika Persib ingin melepasnya ke tim lain.
"Banyak yang mendesak Ramon dipinjamkan, ya itu opsi yang bagus. Cuma masalahnya apakah ada tim yang bersedia menampung Ramon dengan gaji yang setara saat berada di Persib," katanya.
Sebaliknya, pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan menilai keputusan mempertahankan Ramon Tanque tetap masuk akal karena sang penyerang bisa menjadi pelapis bermental kuat.
"Karena biasanya begini, kalau dia cadangan dapat kesempatan, dia akan buktikan, dia akan berusaha dapatkan kepercayaan pelatih," ungkap Ronny.
Ia berpandangan bahwa semangat membuktikan diri dari bangku cadangan menjadi nilai plus tersendiri bagi pemain berusia 27 tahun tersebut.
"Buktinya kayak kemarin kan ada gol-gol penting yang beberapa pentingan yang bisa dia lakukan. Jadi ada semacam termotiasi dia kan, ketika dia, 'siapa tahu 15 menit ini gua bisa dapatkan satu gol bagus', jadi itu yang ada di Ramon Tanque," tuturnya.
Ronny juga menyebut faktor kenyamanan di Persib membuat Ramon tetap siap memberikan kemampuan terbaiknya meski tidak tampil sebagai pilihan utama.
"Kalau ke luar, adaptasi lagi, belum tentu juara, kalau ini kan sudah pasti tiga besar dapat loh, kita nggak bicara juara lo, untuk masuk tiga besar, untuk tiga besar hampir pasti untuk tiga besar," katanya.
Di tengah belum adanya keputusan resmi manajemen terkait Ramon Tanque, Persib terus mematangkan skuad jelang Super League 2026/2027 dan play-off AFC Champions League Two. Selain mendaratkan Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, Luka Menalo, Balsa Sekulic, dan Gakuto Notsuda, Maung Bandung kini dikaitkan dengan rumor transfer kiper Ivan Susak serta bek Nathan Tjoe-A-On.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow