Studi Ungkap Risikio Penyakit Jantung Mengintai Usia Muda Akibat Sindrom CKM

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Usia muda tidak lagi menjamin seseorang terbebas dari ancaman penyakit pembuluh darah dan organ jantung. Penelitian terbaru menunjukkan mayoritas kelompok dewasa muda mulai mengalami indikasi awal kerusakan pada arteri karotis. Hasil riset yang dikutip dari Detik Health memperlihatkan bahwa 80 persen dari 1.283 partisipan dewasa muda teridentifikasi mengidap Cardiovascular-Kidney-Metabolic (CKM) syndrome. Meskipun rata-rata responden baru menginjak umur 23 tahun, kondisi ketebalan dinding pembuluh darah vital menuju otak tersebut sudah menyerupai kondisi fisik orang berusia 33 tahun.

"Semakin lanjut stadium CKM yang diidap, semakin besar kecenderungan partisipan menunjukkan tanda-tanda kerusakan awal (subclinical injury) pada arteri karotis," terang laporan peneliti dalam studi yang terbit di jurnal Circulation: Population Health and Outcomes.

American Heart Association (AHA) merumuskan istilah CKM pada 2023 untuk menggambarkan keterkaitan erat antara penurunan fungsi ginjal, kelainan metabolik, serta gangguan kardiovaskular. Ahli jantung dari Johns Hopkins School of Medicine, Chiadi Ndumele, menegaskan bahwa ketiga masalah kesehatan tersebut saling memengaruhi secara langsung.

"Kondisi jantung, ginjal, dan metabolik tidak terjadi secara menyendiri, ketiganya saling terhubung erat," jelas Ndumele. Para peneliti mengategorikan tingkat keparahan sindrom ini ke dalam empat tahapan utama:

  • Stadium 1: Sebanyak 40 persen partisipan mengalami kegemukan (obesitas) atau prediabetes tanpa faktor risiko metabolik lain maupun gangguan fungsi ginjal.
  • Stadium 2: Dialami 36 persen partisipan yang memiliki faktor risiko metabolik seperti hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes tipe 2, atau penyakit ginjal, namun belum mengidap penyakit jantung.
  • Stadium 3: Mencakup 2,8 persen partisipan dengan penyakit kardiovaskular subklinis beserta faktor risiko CKM, atau berisiko tinggi terkena masalah jantung dalam kurun 10 tahun.
  • Stadium 4: Kondisi ketika individu terdiagnosis penyakit kardiovaskular kronis seperti stroke, gagal jantung, atau jantung koroner yang disertai komplikasi ginjal maupun metabolik.

Pemicu Gaya Hidup dan Peluang Pemulihan

Tingginya prevalensi sindrom CKM pada generasi muda dipicu oleh rendahnya skor aktivitas fisik dan buruknya pola makan harian. Tingkat risiko ini dievaluasi melalui parameter Life's Essential 8 yang menyoroti kualitas tidur, diet, olahraga, indeks massa tubuh, tekanan darah, hingga paparan nikotin. Pakar jantung dari Northwestern University, Nilay Shah, mengingatkan agar tren penurunan usia pengidap gangguan metabolik ini diwaspadai sejak dini.

"Banyak komponen CKM yang kini mulai menggerogoti masyarakat pada usia yang makin muda," tegas Shah.

Meski demikian, para ahli menyatakan perkembangan CKM masih bersifat reversible atau dapat dipulihkan melalui perbaikan pola hidup sehat, olahraga teratur, dan penanganan medis yang tepat.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed