Roberto Mancini Minta Maaf Sebelum Ditunjuk Kembali Jadi Pelatih Italia
Permintaan maaf atas keputusannya mundur pada 2023 menjadi poin krusial yang melapangkan jalan Roberto Mancini untuk kembali melatih Timnas Italia. Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Giovanni Malago mengonfirmasi dinamika internal tersebut di Roma pada Selasa, 28 Juli 2026.
Malago menyampaikan kepastian sikap mantan pelatih Manchester City tersebut usai memimpin rapat dewan federasi.
"Kepergian pada 2023? Yang terpenting adalah Roberto telah meminta maaf," kata Giovanni Malago, Presiden FIGC.
Mancini kembali ke kursi kepelatihan usai dinamika penunjukan pelatih yang sempat diwarnai batalnya opsi Andrea Pirlo. Selain meresmikan pelatih baru, FIGC menunjuk Claudio Ranieri sebagai direktur teknik untuk mengisi kekosongan manajemen pasca pengunduran diri Paolo Maldini dan Leonardo.
Malago turut membeberkan rencana penambahan jajaran staf manajemen dalam waktu dekat.
"Sebelum akhir pekan, sosok ketiga dalam tim nasional akan ditunjuk untuk menangani tim junior," ujar Giovanni Malago, Presiden FIGC.
Dalam keterangan resminya, Malago juga mengklarifikasi latar belakang keputusan strategis federasi terkait pergeseran kandidat pelatih serta situasi internal staf sebelumnya.
"Mengenai Pirlo, saya sendiri yang memutuskan demi momentum, sementara dengan Maldini perpisahan terjadi tanpa polemik. Baik saya maupun, tampaknya, direktur teknik tidak mengetahui soal kontrak Rusia tersebut," tutur Giovanni Malago, Presiden FIGC.
Kembalinya Mancini melatih tim nasional Italia diiringi rekam jejak historis yang mencatat gelar juara Euro 2020 dan rekor 37 laga tak terkalahkan. Agenda terdekat FIGC adalah menggelar konferensi pers bersama antara Ranieri dan Mancini pada Rabu pukul 18.00 waktu setempat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow