Saint Etienne Jamu OGC Nice dalam Leg Pertama Playoff Liga Prancis

Smallest Font
Largest Font

Pertandingan leg pertama final playoff promosi-degradasi Ligue 1 Prancis mempertemukan tuan rumah AS Saint-Etienne melawan OGC Nice di Stadion Geoffroy-Guichard pada Selasa, 26 Mei 2026 malam waktu setempat. Laga krusial ini disiarkan langsung melalui saluran beIN Sports 1 dan layanan streaming Ligue 1+.

Dilansir dari RRI, Saint-Etienne selaku peringkat ketiga Ligue 2 berambisi memanfaatkan keuntungan kandang demi kembali ke kasta tertinggi. Sebaliknya, Nice yang finis di posisi 16 Ligue 1 harus berjuang mempertahankan posisi mereka setelah kalah 1-3 dari RC Lens di final Coupe de France.

Persiapan Nice terganggu oleh krisis penjaga gawang setelah Maxime Dupe dipastikan absen mendadak demi mendampingi istrinya yang melahirkan. Laporan pojokpapua.id menyebutkan bahwa Claude Puel selaku pelatih Nice menunjuk Yehvann Diouf sebagai starter untuk mengawal gawang tim tamu.

Selain krisis kiper, kedua tim sempat terancam kehilangan belasan pemain internasional akibat penolakan dispensasi oleh FIFA terkait pemanggilan Piala Dunia 2026. Namun, laporan pdiperjuanganbali.id menyatakan manajemen Nice berhasil meloloskan argumen hukum dari celah regulasi FIFA sehingga beberapa pemain pilar diizinkan tampil.

Pelatih Saint-Etienne, Philippe Montanier, memutuskan untuk menerapkan formasi 4-3-3 dengan memasukkan pemain muda berusia 19 tahun, Luan Gadegbeku, di lini tengah. Tuan rumah juga mendapat suntikan tenaga dengan kembalinya Ben Old dan Florian Tardieu, walaupun Djylian N’Guessan dipastikan absen.

“Parameter fisik akan menjadi aspek penting menghadapi pertandingan besar ini. Secara teknis dan mental, pertandingan juga akan sangat menentukan,” ujar Philippe Montanier, Pelatih Saint-Etienne.

Montanier menilai sang lawan memiliki materi pemain berpengalaman di kompetisi Eropa, tetapi ia menegaskan skuadnya siap tampil maksimal. Bek Saint-Etienne, Julien Le Cardinal, turut mengingatkan rekan-rekannya untuk menjaga fokus penuh karena laga diprediksi berjalan rumit.

“Kami membutuhkan energi besar dan tekad sepanjang pertandingan nanti. Semua pemain ingin memberikan performa terbaik pada laga terakhir musim,” kata Julien Le Cardinal, Bek Saint-Etienne.

Di kubu seberang, manajemen OGC Nice sempat melayangkan protes keras kepada LFP terkait penjadwalan yang bertabrakan dengan kalender internasional FIFA. Penjadwalan ini dinilai merugikan tim karena potensi absennya para pemain asing mereka sebelum celah hukum ditemukan.

"Une atteinte manifeste au principe fondamental d’équité sportive" cetus Maurice Cohen, Wakil Presiden Delegasi OGC Nice.

Pernyataan tersebut disampaikan Cohen melalui surat tercatat yang ditujukan langsung kepada Presiden LFP, Vincent Labrune. Setelah menyelesaikan pertandingan leg pertama ini, OGC Nice dijadwalkan akan berganti menjamu AS Saint-Etienne di Allianz Riviera pada laga leg kedua hari Jumat mendatang.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed