OGC Nice Jamu Le Mans FC Usai Penghormatan Korban Terorisme
OGC Nice menjamu Le Mans FC dalam laga ketiga Ligue 1 musim 2026-2027 di Stadion Allianz Riviera pada Sabtu, 5 September 2026, pukul 20.45 waktu setempat. Pertandingan ini menjadi laga kandang pertama yang kembali dihadiri penonton setelah dua sanksi laga tanpa penonton.
Sebelum peluit pertama dibunyikan, puluhan ribu pendukung Nice mengheningkan cipta untuk mengenang 86 korban jiwa dalam tragedi terorisme 14 Juli 2016. Seluruh lampu stadion dipadamkan saat nama-nama korban dibacakan satu per satu, diiringi nyala lampu ponsel penonton serta bentangan spanduk peringatan dari kelompok suporter Populaire Sud.
Rangkaian penghormatan tersebut telah dimulai sejak Sabtu pagi melalui aksi berjalan bersama di Promenade des Anglais yang diikuti suporter, Presiden Klub Maurice Cohen, dan Direktur Olahraga Roger Ricort. Para pemain Nice juga mengenakan kostum khusus berwarna emas serta menggelar pameran foto memorial di area luar stadion.
Di sisi lapangan, pelatih Olivier Pantaloni merombak susunan pemain Nice untuk memburu kemenangan dan gol pertama mereka musim ini setelah menjalani awal musim yang sulit. Pemain anyar Niels Nkounkou diturunkan di posisi bek kiri menggantikan Melvin Bard yang dipinjamkan ke Leeds United, sementara lini depan diisi oleh Elye Wahi, Sofiane Diop, dan Nathan Ngoumou.
Pantaloni menurunkan susunan pemain utama yang diisi Diouf, Clauss, Abdelmonem, Ndayishimiye, Mandza, Nkounkou, Witsel, Coulibaly, Ngoumou, Wahi, dan Diop. Sementara di bangku cadangan terdapat Boulhendi, Mendy, Abdi, Morana, Camara, Everton, Hein, Amoura, dan Jansson.
Klub milik Ineos tersebut mengusung strategi baru pada musim panas ini untuk bangkit dari keterpurukan musim lalu. Di lain pihak, Le Mans FC datang membawa motivasi tinggi meski harus tampil di bawah tekanan atmosfer pendukung tuan rumah.
"14 Juli 2016: sepuluh tahun berlalu, Anda sekalian terus bersinar di antara kami. Masyarakat Nice tidak akan pernah melupakan Anda," bunyi pesan pada spanduk yang dibentangkan oleh kelompok suporter Populaire Sud.
Pihak tim tamu menyadari tantangan berat yang harus dihadapi saat berlaga di markas Nice.
"Ini adalah klub legendaris di Ligue 1 dengan basis pendukung yang sangat militan dan penuh semangat. Kami harus bersiap menghadapi pertandingan yang sulit," kata Patrick Videira, pelatih Le Mans FC.
Ia juga meminta anak asuhnya untuk tetap fokus menghadapi tekanan penonton tuan rumah sepanjang laga.
"Tetap berada di dalam gelembung kami sendiri," ujar Patrick Videira.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow