Samsung Tawarkan Perundingan Tanpa Syarat Guna Cegah Mogok Kerja Buruh
Manajemen Samsung Electronics menawarkan kelanjutan perundingan tanpa syarat kepada serikat pekerja pada Jumat (15/5/2026) setelah mediasi pemerintah gagal mencapai kesepakatan terkait bonus. Langkah ini diambil guna mencegah ancaman mogok kerja massal selama 18 hari yang dijadwalkan mulai 21 Mei mendatang.
Aksi industrial tersebut berisiko mengganggu produksi produsen cip memori terbesar di dunia ini di tengah kelangkaan global yang memicu lonjakan harga perangkat elektronik. Berdasarkan laporan CNBC Indonesia, saham perusahaan sempat melemah 2 persen menyusul ketidakpastian tersebut.
Perwakilan serikat pekerja Samsung, Choi Seung-ho, mengonfirmasi kegagalan upaya mediasi yang dipimpin pemerintah selama dua hari. Ketegangan ini berpusat pada pembagian keuntungan dari lonjakan permintaan teknologi kecerdasan buatan (AI).
"Buah dari era infrastruktur AI bukanlah hasil yang diciptakan oleh perusahaan tertentu saja ... buah itu lahir di atas fondasi yang dibangun bersama oleh seluruh rakyat selama setengah abad," tulis Kim Yong-beom, Kepala Staf Kepresidenan Bidang Kebijakan melalui akun Facebook miliknya.
Perselisihan ini dipicu oleh kebijakan Samsung yang membatasi bonus maksimal 50 persen dari gaji pokok tahunan. Serikat pekerja menuntut alokasi 15 persen dari laba operasional sebagai bonus tanpa batas, sementara perusahaan hanya menawarkan 10 persen.
"Gangguan produksi atau ketidakstabilan operasional yang signifikan di Samsung Electronics dapat memberikan tekanan lebih lanjut pada pasar semikonduktor memori global. Hal ini akan memperburuk hambatan dalam rantai pasokan, menyebabkan volatilitas harga, menciptakan ketidakpastian dalam pengadaan, dan mengguncang rantai pasokan dalam skala yang lebih luas," bunyi pernyataan Kamar Dagang Amerika di Korea (AmCham) dilansir dari Bloomberg.
Pemerintah Korea Selatan melalui Menteri Keuangan dan Perdana Menteri memperingatkan bahwa pemogokan ini dapat membahayakan ekspor dan pertumbuhan ekonomi nasional. Gabungan kapitalisasi pasar Samsung dan SK hynix saat ini mendominasi 47 persen indeks KOSPI.
"jauh melampaui standar industri," tegas pihak manajemen Samsung Electronics merujuk pada tawaran kompensasi khusus mereka.
Serikat pekerja menyatakan bersedia melakukan pembicaraan lanjutan setelah 7 Juni 2026, namun tetap mempertahankan rencana mogok mulai pekan depan. Mereka sebelumnya memberikan tenggat waktu hingga Jumat pagi bagi perusahaan untuk mengajukan proposal terperinci.
"dividen publik," usul Kim Yong-beom sebagai gagasan pemanfaatan kelebihan penerimaan pajak dari industri cip untuk mendukung pendanaan startup dan pelatihan pekerja.
Komisi Hubungan Perburuhan Nasional (NLRC) Korea Selatan menilai perbedaan posisi kedua pihak masih terlalu lebar. Meski mediasi ditangguhkan sementara, komisi tetap membuka ruang bantuan jika kedua belah pihak sepakat kembali berunding.
"komunisme," sebut Jang Dong-hyeok, Pemimpin People Power Party saat mengkritik gagasan redistribusi laba tersebut.
Kekecewaan pekerja Samsung dilaporkan meningkat setelah pesaing mereka, SK hynix, menyetujui penghapusan batas bonus pada 2025. Kondisi ini memicu lebih banyak karyawan untuk bergabung dengan serikat pekerja guna menuntut keadilan kompensasi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow