Santos Hadapi San Lorenzo di Copa Sudamericana Tanpa Neymar
Santos FC dijadwalkan menjamu San Lorenzo dalam pertandingan kelima babak penyisihan Grup D Copa Sudamericana di Estádio Urbano Caldeira pada Kamis, 21 Mei 2026. Pertandingan krusial ini menjadi penentu bagi tuan rumah yang wajib meraih kemenangan demi menghindari eliminasi dini dari turnamen kontinental.
Klub asal Brasil tersebut saat ini terpuruk di dasar klasemen Grup D dengan raihan tiga poin dari empat pertandingan, hasil dari tiga kali imbang dan sekali kalah. Sebaliknya, San Lorenzo datang sebagai pemimpin klasemen dengan koleksi enam poin dan berstatus belum terkalahkan sepanjang fase grup.
Langkah Santos dipastikan berat karena pelatih menghadapi krisis pemain akibat badai cedera yang menimpa sejumlah pilar utama. Penyerang bintang Neymar diragukan tampil akibat masalah otot betis kanan yang didapat saat menghadapi Coritiba, meskipun ia baru saja dipanggil oleh pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti.
Lini pertahanan Santos juga pincang karena bek tengah Luan Peres harus absen untuk menjalani protokol pemulihan pascabenturan di wajah. Selain itu, Gustavo Henrique dan Gonzalo Escobar dilaporkan masih dalam perawatan akibat cedera paha setelah laga domestik terakhir mereka.
Kondisi domestik tim asuhan Alexi Stival atau Cuca ini juga mengkhawatirkan setelah menderita kekalahan 3-0 dari Coritiba. Hasil buruk tersebut menahan posisi Santos di peringkat ke-16 kompetisi Brasileiro dengan koleksi 18 poin, yang menyamai poin Corinthians di zona degradasi.
Di kubu lawan, San Lorenzo hanya membutuhkan hasil imbang di Vila Belmiro untuk mengamankan jalur lolos langsung ke babak 16 besar. Namun, tim tamu juga kehilangan beberapa pilar penting seperti Luciano Vietto yang mengalami cedera tendon, Gaston Hernandez yang menderita cedera ACL, serta Cerutti dan Nahuel Arias.
Berdasarkan data statistik dari sofascore.com, Santos sebenarnya tampil dominan di fase grup dengan rata-rata penguasaan bola mencapai 64,5 persen dan akurasi operan 85,9 persen. Kendati demikian, efektivitas serangan mereka rendah karena hanya mampu melepaskan 14 tembakan tepat sasaran dari total 63 percobaan.
Sebaliknya, San Lorenzo menunjukkan pertahanan solid dengan catatan dua kali tanpa kebobolan dan baru kemasukan dua gol sepanjang turnamen. Tim tamu asal Argentina ini juga sangat berbahaya dalam situasi transisi lewat torehan tujuh kali serangan balik cepat yang menghasilkan dua gol.
Pertemuan pertama kedua tim pada matchday ketiga di Buenos Aires sebelumnya berakhir dengan skor imbang 1-1 melalui gol Cuello dan Gabriel Barbosa. Pertandingan krusial di Stadion Urbano Caldeira ini nantinya akan dipimpin oleh wasit asal Venezuela, Alexis Herrera.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow