SC St Tonis Tantang Eintracht Frankfurt di DFB Pokal
Klub divisi lima SC St. Tönis bersiap mengukir sejarah dalam laga putaran pertama DFB Pokal menghadapi tim Bundesliga Eintracht Frankfurt di Stadion Grotenburg, Krefeld, pada Jumat (21/8/2026) malam waktu setempat.
Pertandingan ini menjadi penampakan perdana klub amatir asal Tönisvorst tersebut di panggung DFB Pokal usai berhasil melaju hingga partai puncak Niederrheinpokal. Tiket laga di Stadion Grotenburg berkapasitas 10.893 penonton ini lunas terjual dalam waktu singkat.
Guna memenuhi syarat regulasi ajang nasional, SC St. Tönis harus memindahkan markas sementara dari Jahn-Sportanlage menuju Stadion Grotenburg yang berjarak sepuluh kilometer. Puluhan relawan klub turut dikerahkan sepanjang pekan untuk mempersiapkan fasilitas teknis hingga ruang media.
Kapten tim SC St. Tönis, Maximilian Pohlig, menyampaikan bahwa jajaran pemain menaruh rasa hormat tinggi terhadap kualitas skuad Eintracht Frankfurt yang diisi deretan pemain profesional.
"Eintracht Frankfurt dalam pandangan saya adalah tim lima besar di Jerman," kata Maximilian Pohlig, Kapten SC St. Tönis.
Ia menambahkan bahwa timnya telah melakukan persiapan intensif dan tetap memelihara optimisme di lapangan tanpa rasa menyerah sebelum berlaga.
"Sangat menyenangkan bagi setiap pesepak bola amatir bisa memainkan pertandingan seperti ini, melawan musuh seperti mereka. Saya mengikuti Bundesliga setiap akhir pekan, jadi tentu saja kenal para pemainnya. Siapa pun pemain amatir yang mengaku tidak gugup, menurut saya dia berbohong.
Namun rasa penuh antusiasme ini jauh lebih mendominasi," ujar Maximilian Pohlig, Kapten SC St. Tönis.
Persiapan taktik juga dirancang oleh pelatih Bekim Kastrati yang menegaskan bahwa fokus utama tim baru beralih ke Frankfurt setelah mengamankan dua kemenangan beruntun di kompetisi lokal.
"Jujur saja, kami sama sekali tidak memikirkan Frankfurt dalam dua minggu terakhir. Bekim meminta kami menyisihkannya terlebih dahulu. Hal itu berhasil kami lakukan saat menghadapi dua lawan tangguh.
Baru dalam beberapa hari terakhir kami fokus ke Eintracht. Sekarang yang ada hanya antusiasme murni menghadapi lawan yang memiliki kualitas sangat besar. Kami akan tetap mencoba memainkan sepak bola dan tidak masuk ke lapangan dengan pemikiran bahwa kami pasti kalah.
Jika berpikir begitu, tidak perlu repot-repot bertanding," ucap Maximilian Pohlig, Kapten SC St. Tönis.
Manajemen klub mengonfirmasi bahwa penjaga gawang Simon Sell dipastikan tampil sebagai starter, sementara mantan kapten Dominik Dohmen dijadwalkan tampil sebagai laga perpisahan.
"Saya bisa saja mengambil keputusan dengan hati. Namun saya harus memutuskannya dengan kepala. Sebenarnya saya ingin memainkan semua pemain," ujar Bekim Kastrati, Pelatih SC St. Tönis.
Kastrati menyadari jurang perbedaan kualitas antara tim amatir dan klub papan atas Bundesliga, tetapi tetap menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil berani meredam pergerakan lawan.
"Kami masih belum terkelahkan di Grotenburg. Namun yang jelas, kami harus melewati neraka. Kejutan selalu memungkinkan, tetapi kami ingin tetap realistis.
Kami tim divisi lima, mereka pemain profesional. Kami tahu apa yang akan dihadapi, tetapi kami tentu memiliki rencana dan berusaha meraih hasil terbaik serta memberikan ancaman ofensif. Pertama-tama, kami harus mematikan peran para pemain kunci Eintracht, meskipun hampir semua pemain mereka adalah pemain kunci.
Terlepas dari apa pun hasilnya nanti, kita semua di klub bisa bangga dengan apa yang telah dicapai," tutur Bekim Kastrati, Pelatih SC St. Tönis.
Pelatih berusia 47 tahun itu juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendukung setia klub yang terus mengawal perjuangan tim di berbagai tingkatan kompetisi.
"Saya sangat senang, terutama untuk orang-orang yang selalu hadir setiap hari Minggu, bisa merasakan momen seperti ini. Untuk mereka yang ikut bertandang ke Dingden, atau berangkat ke Kleve di hari Jumat saat suhu minus 20 derajat," kata Bekim Kastrati, Pelatih SC St. Tönis.
Sektor manajerial klub turut menyoroti berbagai dinamika logistik penyelenggaraan yang melibatkan koordinasi lintas pihak demi kelancaran acara.
"Ada sekitar 64 halaman kriteria yang terasa harus dipenuhi hanya untuk menggelar satu pertandingan DFB Pokal," kata Holger Krebs, Direktur Olahraga SC St. Tönis.
Pihak manajemen juga mengutarakan optimisme unik berlandaskan rekor historis kedua tim di stadion tersebut.
"Berdasarkan riset saya, Eintracht Frankfurt kalah dalam tiga pertandingan terakhir mereka di Grotenburg. Sebaliknya, kami berhasil memenangkan tiga laga kompetitif yang kami mainkan di sana dengan margin yang cukup meyakinkan. Kami juga akan menggunakan ruang ganti yang biasa kami pakai, yaitu ruang ganti tim tamu.
Singkatnya, saat ini saya tidak melihat ada hal yang menguntungkan Frankfurt," ujar Holger Krebs, Direktur Olahraga SC St. Tönis.
Sisi operasional stadion juga ditangani secara detail oleh pengurus klub hingga menjelang hari pertandingan.
"Lihat saja nanti apakah kita masih akan membutuhkannya lagi setelah ini," ujar Lukas Moes, Anggota Dewan SC St. Tönis.
Pintu Stadion Grotenburg dibuka mulai pukul 16.30 waktu setempat untuk menyambut kedatangan puluhan ribu pendukung kedua kesebelasan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow