Paul Scholes Kritik Posisi Cristiano Ronaldo Sebagai Starter Portugal
Mantan gelandang Timnas Inggris Paul Scholes mengkritik keputusan taktis Timnas Portugal yang tetap memainkan Cristiano Ronaldo sebagai starter pada pertandingan pertama Grup K yang berlangsung Jumat, 19 Juni 2026.
Performa penyerang berusia 41 tahun tersebut menjadi pusat perhatian setelah Selecao das Quinas ditahan imbang 1-1 oleh Kongo. Ronaldo dinilai tidak memberikan kontribusi positif karena gagal mencetak gol, asis, maupun menciptakan peluang selama pertandingan.
Kondisi ini menempatkan pelatih Roberto Martinez dalam situasi sulit lantaran dianggap tidak berani membangkucadangkan Ronaldo karena reputasinya. Scholes berpendapat bahwa pemain di usia kepala empat seharusnya tidak lagi menempati posisi outfield sebagai pemain inti.
Kritik tersebut disampaikan oleh Scholes dalam sebuah acara bincang-bincang olahraga di saluran luar negeri.
"Saya kira sulit buat manajernya," sahut Scholes dalam podcast The Good, The Bad & The Football.
Scholes kemudian mengungkapkan bahwa dirinya sempat berbincang langsung dengan arsitek taktik Portugal tersebut mengenai peran sang megabintang di dalam tim.
"Saya pernah siaran (podcast-red) Stick to Football dengan Roberto Martinez, dan saya bertanya kepada dia tanpa direkam kamera," sambung Scholes.
Menurut mantan penggawa Manchester United tersebut, ketergantungan pada pemain veteran justru bisa menjadi hambatan taktis bagi perkembangan strategi tim.
"Saya tanya, 'Apakah dia jadi masalah buat Anda?', karena saya merasa dia sedikit jadi masalahnya. Di usia 41 tahun itu... Saya kira hanya ada satu posisi di atas lapangan di usia 41 tahun di mana Anda seharusnya jadi starter di sebuah permainan, dan posisi itu adalah kiper, menurut saya begitu," lugas Scholes.
Setelah hasil imbang pada laga pembuka tersebut, Portugal dijadwalkan melakoni pertandingan krusial berikutnya melawan Uzbekistan pada Rabu, 24 Juni 2026 dinihari WIB.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow