Senegal Sambut Kembalinya Sadio Mane Jelang Laga Kontra Prancis
Kembalinya penyerang veteran Sadio Mane ke tim nasional Senegal untuk ajang Piala Dunia 2026 di Amerika Utara disambut antusias oleh rekan setimnya. Skuad berjuluk Singa Teranga tersebut dijadwalkan melakoni laga pembuka Grup I melawan Prancis pada Selasa (16/6) di New York Jersey Stadium.
Mane sebelumnya terpaksa absen pada edisi 2022 di Qatar karena cedera. Saat itu, langkah Senegal harus terhenti pada babak 16 besar setelah disingkirkan oleh Inggris.
Gelandang bertahan AS Monaco, Krepin Diatta, meyakini kehadiran Mane akan memberikan perbedaan besar setelah timnya kesulitan pada edisi sebelumnya.
"Saya pikir semua orang tahu siapa Mane. Piala Dunia lalu, kami menderita karena tidak memilikinya di tim, dan saya pikir dia akan mengubah banyak hal," ujar Diatta.
Ia menambahkan bahwa kondisi sang penyerang kini sudah sepenuhnya siap untuk bertanding dan memberikan kontribusi nyata bagi tim.
"Kami senang sekarang melihatnya di tim. Dia siap. Seperti biasa, dia akan melakukan semua yang biasa dia lakukan. Kami senang, dan kami berharap dia akan membawa dampaknya seperti yang selalu dia lakukan," kata Diatta.
Senada dengan Diatta, mantan bek Chelsea Kalidou Koulibaly juga memuji kembalinya sang bintang saat menjalani sesi latihan pada Senin malam.
"Kami memiliki banyak bakat, banyak pemain berpengalaman. Pada Piala Dunia lalu, saya pikir kami bermain bagus, tetapi kami kehilangan pemain besar kami seperti Mane. Saya pikir semua orang tahu itu, tetapi sekarang dia bersama kami.
Kami senang dia ada di Piala Dunia. Kami senang memiliki semua pemain besar yang ada di tim kami," jelas Koulibaly.
Tantangan berat menanti skuad asuhan Pape Thiaw yang tergabung di Grup I bersama Prancis, Irak, dan Norwegia. Laga melawan Prancis akan menjadi ujian perdana mereka.
"Saya tahu ini akan sangat sulit. Kami memiliki tim kami, dan saya tahu ini akan sulit, tetapi kami tahu kami bisa berhasil, dan kami akan melakukannya karena kami adalah Senegal. Kami ingin membanggakan dan memberikan kebahagiaan bagi para pendukung dan rakyat kami," tambah Koulibaly.
Pertandingan ini mengulang pertemuan pembuka edisi 2002 ketika Senegal secara mengejutkan berhasil mengalahkan Prancis dengan skor 1-0 dan melaju hingga perempat final.
"Jadi saya pikir di lapangan, kami akan memberikan 100% untuk melewati tahap ini, tetapi ini akan dimulai dengan pertandingan besar besok melawan tim nasional Prancis, tim yang telah mencapai final dalam dua Piala Dunia terakhir, jadi kami tahu ini akan sangat sulit. Ada banyak bakat di skuad mereka, tetapi kami berharap dapat menampilkan performa yang baik dan siap untuk besok," ucap Koulibaly.
Di sisi lain, Prancis berpeluang mencetak sejarah sebagai tim ketiga yang mampu menembus tiga final Piala Dunia secara beruntun. Pada partai puncak edisi sebelumnya, mereka takluk lewat adu penalti dari Argentina.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow