Senegal Tundukkan Belgia Dua Gol Tanpa Balas di Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional Senegal berhasil mengalahkan Belgia dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Lumen Field, Seattle, Amerika Serikat, pada Rabu, 1 Juli 2026 waktu setempat. Kemenangan dua gol tanpa balas ini mengantarkan tim berjuluk Singa Teranga tersebut melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi pemenang laga antara Amerika Serikat dan Bosnia-Herzegovina.

Gol pembuka Senegal dilesakkan oleh Habib Diarra pada menit ke-24 setelah memanfaatkan bola muntah hasil sundulan Ismaila Sarr yang sempat mengenai tiang gawang Thibaut Courtois. Memasuki babak kedua, tepatnya pada menit ke-51, Ismaila Sarr menggandakan keunggulan Senegal usai menerima umpan lambung dan menaklukkan Courtois, yang membuat Senegal kini mencatatkan rekor baru sebagai tim Afrika tersubur dalam satu edisi Piala Dunia dengan total 10 gol.

Pertandingan ini juga memicu antusiasme besar dari para pendukung kedua negara, termasuk suporter yang memiliki kewarganegaraan ganda.

"Voor mij kan de avond sowieso niet stuk." ujar Souleyman Abdoulah, Suporter.

Kondisi di lapangan selama jeda pertandingan juga dipantau langsung oleh awak media yang melaporkan situasi persaingan sengit tersebut.

"Ik zie nog kansen" kata Peter Decroubele, Jurnalis VRT NWS.

Di tempat lain, kemeriahan para pendukung Belgia tetap terasa meskipun tim mereka tertinggal sejak babak pertama.

"Sfeer zit hier heel goed" kata Laura Verhaeghe, Jurnalis VRT NWS.

Sebelum pertandingan dimulai, atmosfer ketat sudah diprediksi oleh para pendukung Setan Merah yang berkumpul di area nonton bareng.

"We gaan winnen, maar het wordt moeilijk" ujar Suporter, Fans Rock Werchter.

Kekhawatiran mengenai jalannya laga yang berat juga disuarakan oleh para pendukung Belgia di Seattle.

"Het gaat spannend worden" kata Suporter, Fans Belgia di Seattle.

Di sisi lain, turnamen ini juga diwarnai dengan kampanye FIFA melawan tindakan diskriminasi dan rasisme di media sosial selama kompetisi berlangsung, yang mendapat perhatian dari berbagai federasi sepak bola dunia.

"Voetbal brengt miljoenen verschillende mensen bij elkaar en discriminatie zorgt voor het tegenovergestelde. Dat staat dus haaks op alles waar voetbal voor staat" kata KNVB, Federasi Sepak Bola Belanda.

Kekalahan ini membuat langkah Belgia terhenti di babak gugur awal, sementara Senegal bersiap melanjutkan perjalanan mereka ke babak berikutnya yang juga akan digelar di Seattle.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    20
    Dislike
  • Funny
    16
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    1
    Wow

Most viewed