Slogan It's Coming Home Warnai Langkah Inggris di Piala Dunia 2026
Slogan legendaris "It's coming home" kembali menggema di berbagai stadion dan media sosial setelah tim nasional Inggris memastikan diri lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1 pada hari Sabtu lalu.
Yel-yel yang berasal dari lagu resmi Piala Eropa 1996 berjudul "Three Lions" ini kembali menjadi simbol harapan sekaligus bahan olok-olok bagi para pendukung lawan sepanjang turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, turut meramaikan euforia ini dengan menuliskan dukungannya melalui platform media sosial X.
"It might actually be coming home." tulis Starmer, Perdana Menteri Inggris.
Lagu "Three Lions" sendiri diciptakan oleh grup musik indie asal Inggris, the Lightning Seeds, berkolaborasi dengan komedian David Baddiel dan Frank Skinner, untuk merefleksikan kembalinya turnamen ke tanah kelahiran sepak bola modern serta harapan mengakhiri paceklik gelar sejak tahun 1966.
Bagi pendukung tim lain, slogan ini sering kali dinilai sebagai bentuk kesombongan dan rasa percaya diri berlebih dari para suporter Inggris.
"Has it ever been home?" tanya Kasper Schmeichel, Penjaga Gawang Denmark.
Namun, pencipta lagu dan pihak tim nasional Inggris menegaskan bahwa makna di balik lirik tersebut sebenarnya dipenuhi oleh humor yang mencela diri sendiri dan bentuk harapan di tengah kekecewaan sejarah sepak bola mereka.
"really about magical thinking. About assuming we are going to lose, reasonably, based on experience, but hoping that somehow we won't." ujar David Baddiel, Komedian dan Penulis Lagu.
Mantan manajer timnas Inggris, Gareth Southgate, juga sempat memberikan penjelasan senada mengenai keunikan humor masyarakat Inggris yang tertuang dalam lagu tersebut.
"You have to know the English to understand our humor, and our humor is probably quite unique, but it's certainly not arrogant. The lyrics are making fun of ourselves, really, and the things that have gone wrong." kata Gareth Southgate, Mantan Manajer Inggris.
Meskipun lagu ini dirilis puluhan tahun lalu, popularitasnya tetap bertahan dan selalu dinyanyikan oleh para pendukung di setiap turnamen besar, termasuk saat mereka merayakan kemenangan di berbagai tempat publik seperti di transportasi umum hingga bar-bar di New York.
Inggris dijadwalkan menghadapi Argentina dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pada tanggal 15 Juli waktu setempat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow