Spanyol Hadapi Belgia pada Perempat Final Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional Spanyol dijadwalkan bertanding menghadapi Belgia dalam laga babak perempat final Piala Dunia 2026 di Stadion Los Angeles pada Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB. Pertemuan kedua tim besar ini menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan setelah Spanyol menunjukkan performa tanpa cela sepanjang turnamen dengan belum kebobolan satu gol pun.

La Furia Roja melaju ke babak delapan besar dengan catatan mentereng berupa empat kemenangan beruntun dan satu hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde di laga pembuka. Berdasarkan data yang dihimpun dari Media Indonesia dan Detik Sport, skuad asuhan Luis de la Fuente tersebut telah mengemas delapan gol dan gawang yang dikawal Unai Simon tetap steril dalam lima pertandingan.

Gelandang timnas Spanyol, Gavi, menyatakan kesiapannya untuk memberikan kontribusi terbaik bagi negaranya meskipun menyadari persaingan ketat di dalam skuad. Pemain muda milik Barcelona tersebut menegaskan pentingnya persatuan tim dalam menghadapi fase krusial ini.

"Pada akhirnya, kami adalah tim nasional, dan kami harus mewakili negara dengan sebaik mungkin." kata Gavi seperti dikutip dari Mundo Deportivo oleh Kompas.com.

"Baik Anda bermain atau tidak, Anda harus memberikan kontribusi Anda, baik dalam latihan maupun saat giliran Anda tiba;" jelas Gavi mengenai komitmen seluruh anggota skuad.

Pemain berusia muda ini juga mengakui karakter agresifnya di lapangan yang terkadang memicu respons dari rekan-rekan setimnya, namun hubungan internal tim tetap solid menjelang laga krusial menghadapi Belgia.

"I intens, agak sulit diatur, jadi wajar jika rekan-rekan setim saya merasa jengkel dengan saya." kata Gavi.

"Kami semua sangat dekat, kami banyak bercanda, tetapi ketika kami harus berkompetisi, kami berkompetisi;" tambah Gavi mengenai atmosfer kompetitif yang sehat di tim.

Gavi juga mengungkapkan ambisi pribadinya untuk bisa menembus partai puncak Piala Dunia 2026 dan menghadapi tim kuat lainnya, Argentina.

"Saya bermimpi mencetak gol kemenangan di final dengan tendangan salto;" ungkap Gavi.

"Saya harap itu menjadi kenyataan;" imbuh Gavi terkait impian besarnya.

Mengenai status unggulan, gelandang Barcelona tersebut memilih untuk bersikap rendah hati dan mengingatkan bahwa Belgia akan menjadi ujian yang sangat berat.

"Saya tidak pernah suka membicarakan favorit karena Anda harus membuktikannya di lapangan;" papar Gavi.

"Itu salah satu hal terbaik yang kita miliki. Baik Anda bermain atau tidak, kita semua bersatu, dan kapan saja Anda bisa dipanggil untuk memenangkan pertandingan;" tegas Gavi menyoroti kedalaman skuad Spanyol.

Di sisi lain, mantan pelatih RSC Anderlecht, Hein Vanhaezebrouck, justru menilai lini depan Spanyol saat ini kurang tajam jika dibandingkan dengan generasi emas terdahulu. Dilansir dari CNN Indonesia, Vanhaezebrouck mengkritik komposisi penyerang Spanyol dan memperingatkan lini pertahanan Belgia untuk tetap waspada terhadap pergerakan Lamine Yamal.

"Saya tidak melihat juara dunia di Spanyol.Hanya itu saja [belum kebobolan]. Pertahanan mereka tidak mustahil untuk ditembus;" cetus Hein Vanhaezebrouck melalui Mundo Deportivo.

"Olmo, Ferran Torres: di lini serang, mereka tidak memiliki talenta kelas dunia seperti dulu. Bahkan Oyarzabal, pemain yang berbakat secara teknis, tetapi bukan penyerang tengah." sambung Vanhaezebrouck mengenai analisis taktisnya.

Vanhaezebrouck secara khusus meminta bek sayap kanan Belgia, Maxim De Cuyper, untuk memberikan pengawalan ketat terhadap pergerakan penyerang sayap Spanyol.

"Yamal tidak dalam performa terbaiknya di turnamen ini, tetapi ia tetap sulit dihentikan. Kami mengalami beberapa masalah di sayap kiri selama kejuaraan ini;" ujar Vanhaezebrouck.

"De Cuyper cenderung banyak melakukan pressing, sementara Yamal, seperti Messi, adalah legenda yang dilindungi. Jadi De Cuyper harus berhati-hati;" tutup Vanhaezebrouck memberikan instruksi taktis.

Sementara itu, gelandang Spanyol Mikel Merino meredam spekulasi yang menyebut timnya berada di atas angin dengan merujuk pada ketatnya persaingan sejak fase grup turnamen ini.

"Saya tidak melihat ada tim yang lebih unggul atau lebih lemah. Semua tim sedang berjuang keras, entah Anda bermain melawan Tanjung Verde atau Argentina. Setiap pertandingan akan kami hadapi satu per satu;" ucap Mikel Merino kepada As.

Pemenang dari pertandingan perempat final antara Spanyol dan Belgia ini dijadwalkan akan melaju ke babak semifinal untuk berhadapan dengan pemenang dari laga antara Prancis atau Maroko.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed