Suporter Haiti Merayakan Kebanggaan Piala Dunia 2026 di Philadelphia

Smallest Font
Largest Font

Komunitas diaspora Haiti memadati Stadion Lincoln Financial Field di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, pada Jumat (19/6) waktu setempat, guna merayakan penampilan bersejarah tim nasional mereka melawan Brasil dalam babak penyisihan Grup C Piala Dunia 2026.

Pertandingan tersebut menjadi momen emosional bagi suporter Haiti karena negara mereka berhasil kembali berlaga di panggung tertinggi sepak bola dunia setelah absen sejak dekade 1970-an. Kota Philadelphia sendiri memiliki basis diaspora asal negara Karibia tersebut yang cukup besar dengan jumlah mencapai lebih dari 10.000 orang berdasarkan data Global Philadelphia.

Atmosfer di luar dan di dalam stadion diwarnai perpaduan budaya dengan pemutaran lagu-lagu khas Haiti yang turut dinikmati oleh para pendukung tim nasional Brasil. Salah seorang pendukung asal Haiti, Maxence Jeanty yang mengenakan seragam militer abad ke-18 meniru tokoh kemerdekaan Jean-Jacques Dessalines, mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian skuad asuhan tersebut.

"I am his spirit — I cannot be him but I am his spirit." ujar Maxence Jeanty, suporter timnas Haiti.

Pria yang menetap di Chicago tersebut menceritakan bahwa dirinya langsung membeli tiga tiket pertandingan setelah Haiti dipastikan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 yang menerapkan format baru dengan ekspansi 48 tim peserta.

"Everybody wants to take a picture," kata Maxence Jeanty, suporter timnas Haiti.

"I grew up in Haiti and saw the 1994 World Cup and we were always cheering for the teams and I'm at the point in my life where I'm cheering for my home team. This means a lot. The moment we qualified, I bought all three tickets, and started putting this (uniform) together." tambah Maxence Jeanty, suporter timnas Haiti.

Pendukung lainnya bernama Kai Etienne menggarisbawahi pentingnya momen olahraga ini di tengah situasi krisis kemanusiaan dan kekerasan kelompok bersenjata yang sedang melanda tanah air mereka.

"Haiti haven't been here since the 70s," kata Kai Etienne, suporter timnas Haiti.

"It's a big deal for our country especially with what's going on right now — a big source of pride and a light at the end of the tunnel where we can bring a positive experience to Haitians both in the country and as part of the diaspora. Take that positive and move it forward." tutur Kai Etienne, suporter timnas Haiti.

Pertemuan kedua tim ini juga memicu ingatan kolektif mengenai hubungan diplomatik erat kedua negara di masa lampau, terutama saat tentara Brasil memberikan bantuan kemanusiaan pascabencana alam di Haiti.

"Why Haitians can love Brazilians other than this game — because in the very early times Brazil's army was there to protect them," ujar Antonio Smith, suporter timnas Brasil asal Porto Alegre.

"There was a big connection because we supported them in the worst occasions like hurricanes, earthquakes, and other things. I think they like ourselves, our style." imbuh Antonio Smith, suporter timnas Brasil asal Porto Alegre.

Terlepas dari hasil pertandingan di lapangan, kesempatan menghadapi tim besar dunia dinilai telah menaikkan level dan mentalitas sepak bola Haiti secara keseluruhan.

"If Haiti weren't in the World Cup, we'd all be rooting for Brazil," kata Kai Etienne, suporter timnas Haiti.

"It's a pleasure to be here and it's an honor to spar with them on equal footing." ucap Kai Etienne, suporter timnas Haiti.

Jeanty juga menceritakan bagaimana pertumbuhan sepak bola di negaranya telah mengubah status mereka dari yang semula hanya menjadi penonton, kini menjadi kompetitor di lapangan hijau.

"When I grew up in Haiti, there were two big factions: Argentina fans and Brazil fans." ungkap Maxence Jeanty, suporter timnas Haiti.

"Today it means a lot to us because we're stepping on the pitch not as fans but as equals. That's why the energy is so far up. We've evolved, we've stepped up our game to be able to do this. That's why you are feeling all this energy." pungkas Maxence Jeanty, suporter timnas Haiti.

Pada hari yang sama, rangkaian pertandingan lain di Piala Dunia 2026 juga mempertemukan Amerika Serikat melawan Australia di Seattle, Skotlandia menghadapi Maroko di Foxborough, serta Turkiye melawan Paraguay di Santa Clara.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed