Gol Penyeimbang Kroasia Dianulir, Teknologi Bola Pintar Selamatkan Portugal
Tim nasional Portugal berhasil memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Kroasia dengan skor 2-1 di BMO Field, Toronto, Kanada.
Kemenangan dramatis Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan tersebut tidak lepas dari peran penting teknologi sensor bola pintar yang membantu wasit menganulir gol penyama kedudukan dari Kroasia.
Kronologi Gol Kroasia yang Dianulir
Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut sempat berjalan imbang sebelum akhirnya Selecao das Quinas unggul lewat gol Cristiano Ronaldo dan Goncalo Ramos setelah tertinggal lebih dulu oleh gol Ivan Perisic.
Memasuki masa injury time, Josko Gvardiol berhasil membobol gawang Diogo Costa setelah memanfaatkan umpan silang Ivan Perisic yang memicu selebrasi dari kubu Kroasia karena mengira skor menjadi imbang.
Namun, wasit Espen Eskas menganulir gol tersebut karena menganggap bola sempat mengenai kepala Igor Matanovic sebelum memantul ke Mario Pasalic yang sudah berdiri dalam posisi offside.
| Tim | Skor | Pencetak Gol |
|---|---|---|
| Portugal | 2 | Cristiano Ronaldo, Goncalo Ramos |
| Kroasia | 1 | Ivan Perisic |
Keputusan tersebut memicu protes keras dari para pemain Kroasia karena dalam tayangan ulang visual biasa, bola hampir tidak terlihat menyentuh kepala striker Igor Matanovic.
Peran Connected Ball Technology
Petugas Video Assistant Referee (VAR) mendeteksi sentuhan tipis tersebut menggunakan data dari Connected Ball Technology yang tertanam di dalam bola resmi pertandingan.
Teknologi bola terkoneksi ini melacak adanya getaran frekuensi tinggi saat bola melewati kepala Igor Matanovic, sehingga memvalidasi sentuhan spesifik yang membuat posisi Pasalic menjadi offside.
Inovasi mutakhir yang dikembangkan oleh FIFA bersama Adidas ini menggunakan bola resmi bernama Adidas Trionda untuk mengukur pergerakan secara real-time sepanjang jalannya pertandingan di Piala Dunia 2026.
| Komponen Teknologi | Spesifikasi / Fungsi |
|---|---|
| Nama Bola Resmi | Adidas Trionda |
| Jenis Sensor | Unit Pengukuran Inersia (IMU) |
| Frekuensi Data | 500 Hz (500 data per detik) |
| Integrasi Sistem | Kamera Pelacak Pemain & Kamera Stadion |
Sensor unit pengukuran inersia (IMU) berukuran kecil yang beroperasi pada frekuensi 500 Hz tersebut mampu mengirimkan data kestabilan dan arah lintasan tiga dimensi sebanyak 500 kali per detik.
Data instan ini langsung dikirimkan ke ruang operasi video untuk digabungkan dengan sistem pelacakan posisi pemain guna menghasilkan keputusan offside semi-otomatis yang adil dan akurat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow