Oklahoma City Thunder Tekuk San Antonio Spurs pada Gim Lima

Smallest Font
Largest Font

Oklahoma City Thunder berhasil mengalahkan San Antonio Spurs pada Gim 5 babak Final Wilayah Barat Playoff NBA 2026 di Paycom Center hari Selasa malam waktu setempat untuk memimpin seri dengan keunggulan 3-2.

Kemenangan tuan rumah diraih lewat skema bertahan yang solid untuk meredam andalan Spurs, Victor Wembanyama, serta performa impresif rookie Jared McCain yang masuk sebagai starter menggantikan Jalen Williams dan Ajay Mitchell yang cedera.

Dilansir dari eurohoops.net, Wembanyama hanya mampu mencetak 20 poin dengan akurasi tembakan 4-of-15 dari lapangan akibat pengawalan ketat para pemain Thunder.

"He’s got to take more than 15 shots, even with the free throws. He’s going to have to score more than 20 points, for sure," kata Mitch Johnson, Pelatih Kepala San Antonio Spurs.

Johnson menilai tim lawan telah melakukan pekerjaan yang baik dan skuatnya harus tampil lebih matang pada laga berikutnya.

"In this type of game, you gotta be sure of everything you’re doing in a secure, mature way," tambah Mitch Johnson, Pelatih Kepala San Antonio Spurs.

Kondisi sebaliknya dirasakan di ruang ganti Thunder setelah berhasil bangkit dari performa buruk pada gim sebelumnya.

"I think we were disappointed by the way we played. I don’t think we could have played any worse than we did in Game 4, to be honest. So, we just wanted to come out with a little more sense of urgency, and just play better," ujar Isaiah Hartenstein, Center Oklahoma City Thunder.

Pebet bola basket asal Jerman tersebut mencatatkan double-double dan lebih memilih memuji kerja sama tim daripada pencapaian individu.

"It’s a team thing," cetus Isaiah Hartenstein, Center Oklahoma City Thunder.

Hartenstein menekankan bahwa pemain hebat tidak bisa dihentikan oleh satu orang saja melainkan butuh eksekusi kolektif.

"With any great player, you’re not going to stop him with one player. Just going in there, making his looks hard, making sure he just doesn’t get anything easy. I think we did a great job as a team, just executing that," kata Isaiah Hartenstein, Center Oklahoma City Thunder.

Sementara itu, Jared McCain tampil selama 33 menit dan mencetak 20 poin serta tiga rebound setelah sebelumnya sempat menyumbang 24 poin pada Gim 3 di Frost Bank Center berdasarkan laporan mainbasket.com.

"Ini bukan untuk membuktikan siapa yang salah. Saya mencoba untuk tetap berpikiran positif. Saya suka membuktikan bahwa sistem pendukung saya tepat. Daryl (Morey) tetap orang yang memilih saya dalam draft. Saya akan selalu menyayanginya karena itu. Dia cukup percaya untuk memilih saya sebagai No. 16," tutur Jared McCain, Pemain Oklahoma City Thunder.

Keputusan mantan Presiden Operasi Bola Basket Philadelphia 76ers, Daryl Morey, yang menukar McCain demi hak pilih draf memicu kritik luas hingga berujung pemecatan dirinya pekan lalu setelah 76ers disingkirkan New York Knicks.

"I feel like I’ve played in big games, whether it’s in high school or Duke — definitely not the Western Conference finals — but being able to just take that confidence and be fearless, I love this so much," ucap Jared McCain, Pemain Oklahoma City Thunder.

Dilansir dari pojokpapua.id dan kabarnusantara.id, McCain mengaku sangat menikmati fase kariernya saat ini dan enggan menyia-nyiakan kesempatan tampil di level tertinggi.

"I love what my life is right now. Being able to play and contribute at this level, I never want to take it for granted. … I think that’s why I can go in there and just be fearless and trust myself," ujar Jared McCain, Pemain Oklahoma City Thunder.

Pertandingan berikutnya akan berlanjut pada Gim 6 yang dijadwalkan berlangsung di markas San Antonio Spurs pada hari Kamis mendatang.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed