Timnas Voli Putra Indonesia Raih Runner-Up di Leg Pertama SEA V Cup 2026

Smallest Font
Largest Font

Timnas voli putra Indonesia mengakhiri leg pertama SEA V Cup 2026 sebagai runner-up. Pasukan Garuda menelan kekalahan 2-3 dari Kamboja pada laga pamungkas di Candon City Arena, Filipina, Minggu (19/7/2026).

Kamboja membungkus kemenangan atas Indonesia lewat pertarungan lima set dengan skor akhir 25-23, 28-26, 23-25, 22-25, dan 15-11, sebagaimana dilansir dari Bola.

Hasil ini menegaskan kejutan Kamboja pada turnamen antarnegara Asia Tenggara tersebut. Kemenangan mereka tak lepas dari keunggulan sejak set pembuka serta konsistensi di momen krusial.

Skuad Indonesia sebenarnya sempat tertinggal dua set lebih dulu. Anak asuh Reidal Toiran mampu bangkit hingga memaksakan tie-break, tetapi langkah mereka terhenti pada set kelima saat Kamboja mengunci skor 15-11.

Tekanan Kamboja sudah terasa sejak awal set pertama melalui servis yang agresif. Walau sempat menipiskan jarak angka menjelang akhir set, Indonesia tetap menyerah 23-25 dari Kamboja.

Performa Indonesia sempat membaik di set kedua dengan skema permainan yang lebih efektif. Namun, Kamboja yang mampu mengimbangi duel terbuka berhasil mengamankan set kedua lewat skor ketat 28-26.

Memasuki set ketiga, Indonesia menunjukkan ketenangan dalam mengatur irama permainan. Rentetan poin berhasil diraih hingga Garuda menutup set ini dengan keunggulan 25-23 untuk mengubah kedudukan menjadi 1-2.

Dominasi Indonesia berlanjut pada set keempat. Dengan meredam skema serangan lawan, Indonesia berhasil mengamankan kemenangan 25-22 sekaligus menyamakan kedudukan.

Pada set penentuan, Kamboja kembali menemukan momentum. Mereka langsung memimpin perolehan angka sejak awal set kelima hingga mengakhiri laga dengan skor 15-11.

Staf pelatih Timnas Indonesia menilai performa lambat di awal set menjadi pemicu utama kegagalan tim. Asisten pelatih Timnas Indonesia, Nur Widayanto, menyoroti momentum kebangkitan lawan yang berawal dari kelemahan internal.

Mental Kamboja sedang naik setelah kemenangan melawan Thailand. PR tim kami adalah start pertandingan yang kurang bagus sehingga mental mereka semakin meningkat, ujar asisten pelatih Timnas Indonesia Nur Widayanto dikutip dari PBVSI.

Nur Widayanto turut menambahkan bahwa kelemahan pada bola pertama serta penyelesaian akhir menjadi kendala besar sepanjang pertandingan.

Selain ada masalah di serangan, penerimaan bola pertama juga kurang baik dan serangan kami tidak cukup membunuh lawan, imbuhnya.

Sektor pertahanan belakang juga dinilai belum maksimal dalam mengantisipasi alur serangan Kamboja. Meski skema lawan sudah terbaca, eksekusi blok dan cover di lapangan dianggap belum konsisten.

Kemenangan di laga final ini memastikan Kamboja keluar sebagai juara leg pertama SEA V Cup 2026. Sepanjang kompetisi, Kamboja mencatat hasil mengesankan dengan mengalahkan dua tim kuat kawasan, Indonesia dan Thailand.

Sementara itu, Thailand mengamankan posisi ketiga setelah menundukkan Vietnam lewat skor 3-1 (23-25, 30-28, 25-20, 28-26).

Persaingan SEA V Cup 2026 akan berlanjut pada leg kedua yang digelar di Indonesia pada 22-26 Juli 2026. Pertandingan kandang ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk melakukan evaluasi dan merebut hasil maksimal.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed