Toronto FC Jamu New York City FC di BMO Field

Smallest Font
Largest Font

Toronto FC bersiap menjamu New York City FC di BMO Field pada Sabtu, 29 Agustus 2026 pukul 19.30 waktu setempat dalam lanjutan MLS. Tuan rumah berambisi memangkas selisih tiga poin di klasemen Wilayah Timur.

Toronto FC saat ini menempati peringkat ke-10 dengan mengantongi 24 poin, sementara New York City FC berada di posisi ketujuh dengan torehan 27 poin dari jumlah 21 pertandingan yang sama.

Tuan rumah berbekal catatan empat pertandingan tanpa kekalahan, termasuk kemenangan 2-1 di markas Inter Miami CF pada 22 Agustus 2026. Sebaliknya, tim tamu belum mencatatkan kemenangan sepanjang Agustus 2026.

Penyerang Toronto FC, Josh Sargent, yang mencetak satu gol dan satu assist dalam dua laga terakhir, menegaskan kesiapan timnya menghadapi tantangan ini.

"Kami semua menantikan pertandingan ini. Kami menjalani pekan yang sangat baik dan semua ingin terus berkembang," ujar Josh Sargent, penyerang Toronto FC.

Sargent menilai seluruh pemain berada dalam kondisi mental yang siap untuk mendulang hasil positif di kandang sendiri.

"Mereka tim berkualitas dengan pemain bagus. Kami lebih siap secara mental saat ini dan berharap bisa tampil bagus serta mendapatkan hasil yang baik," kata Josh Sargent, penyerang Toronto FC.

Pelatih kepala Toronto FC, Robin Fraser, mengingatkan anak asuhnya agar tidak menganggap remeh lawan meski New York City FC sedang mengalami penurunan performa.

"Mereka adalah tim yang sangat cerdas dengan banyak pemain berbakat. Hasil sebelumnya tidak mengubah pandangan saya, mereka tim yang terorganisir dan memiliki pelatih yang baik," kata Robin Fraser, pelatih kepala Toronto FC.

Fraser menyoroti kedalaman taktik tim lawan yang dinilainya tetap sangat berbahaya di lapangan.

"Mereka tim yang sangat cerdas dengan banyak pemain pintar. Hasil sebelumnya tidak mengubah pandangan saya, mereka terorganisir dengan baik dan berbakat. Kami harus sangat fokus," ujar Robin Fraser, pelatih kepala Toronto FC.

Pemain sayap Toronto FC, Derrick Etienne Jr., menekankan pentingnya organisasi pertahanan yang disiplin sepanjang pertandingan.

"Kami harus tetap kompak, bermain baik di lini pertahanan, dan memanfaatkan peluang yang ada. Jika kami minim kesalahan, kami akan sulit dikalahkan," ujar Derrick Etienne Jr., pemain sayap Toronto FC.

Etienne Jr. menambahkan bahwa kecerobohan sekecil apa pun di area pertahanan dapat berakibat fatal.

"Kami harus menjaga pertahanan yang rapat dan memanfaatkan peluang yang ada. Jika kami sedikit saja melakukan kesalahan, lawan bisa memanfaatkan," kata Derrick Etienne Jr., pemain sayap Toronto FC.

Di kubu tim tamu, pelatih kepala New York City FC, Pascal Jansen, menyadari perlunya evaluasi menyeluruh setelah rentetan hasil buruk yang didapat timnya.

"Kami harus bermain lebih baik di kandang lawan dan menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan pertemuan sebelumnya," ujar Pascal Jansen, pelatih kepala New York City FC.

Jansen menyinggung laga pertemuan pertama kedua tim pada 31 Juli yang berakhir imbang 1-1 sebagai bahan pelajaran berharga.

"Pertandingan yang kami mainkan di New York dimulai dengan baik. Kami mendapat gol yang bagus lewat penalti, serangan yang bagus, dan beberapa momen lagi untuk mendapatkan keunggulan yang lebih nyaman. Kami melepasnya tepat sebelum jeda dan kemudian memiliki beberapa momen di babak kedua tetapi tidak cukup baik untuk keluar dari lapangan sebagai pemenang dalam laga itu," kata Pascal Jansen, pelatih kepala New York City FC.

Pelatih asal Belanda tersebut berharap timnya dapat menerapkan evaluasi dari laga sebelumnya saat tampil di markas lawan.

"Jadi pelajaran yang dipetik dari pertandingan itu masih segar, dan itu adalah sesuatu yang harus kami sadari menjelang laga tandang ini, juga menyadari bahwa kami akan bermain di kandang mereka dan memastikan kami tampil lebih baik daripada di pertandingan pertama," ujar Pascal Jansen, pelatih kepala New York City FC.

Jansen menegaskan laga ini menjadi momentum penting untuk menghentikan tren negatif timnya.

"Kami harus bermain lebih baik dari pertemuan sebelumnya dan memanfaatkan kesempatan untuk bangkit," kata Pascal Jansen, pelatih kepala New York City FC.

Gelandang New York City FC, Mitja Ilenic, menyatakan kesiapannya untuk membantu tim baik dari awal pertandingan maupun sebagai pemain pengganti.

"Anda ingin memulai setiap pertandingan. Jika saya bisa masuk dari bangku cadangan atau sekadar berada di kamar ganti untuk membantu tim ... dengan memotivasi mereka, sekadar ada di sana untuk membangun suasana ... bagaimanapun saya bisa membantu. Namun pada akhirnya, saya masih berusia 21 tahun, dan saya pikir saya telah memainkan jumlah pertandingan yang cukup lumayan.

Saya pikir laga melawan New England adalah yang ke-80 bagi saya dengan seragam ini di semua kompetisi. Jadi, untuk usia saya, saya pikir itu angka yang cukup solid. Saya tidak ingin kecewa ketika tidak bermain, jadi saya hanya harus ada di sana untuk rekan-rekan," ujar Mitja Ilenic, pemain New York City FC.

Kedua tim dipastikan tampil tanpa beberapa pemain kunci. Toronto FC kehilangan Jonathan Osorio akibat cedera kaki dan Niklas Dorsch yang mengalami patah tulang wajah, sementara New York City FC harus merestrukturisasi skuad menyusul delapan pemain yang absen termasuk Alonso Martinez dan Talles Magno.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed