Trabzonspor Tersingkir dari Liga Europa dan Tolak Pengunduran Fatih Tekke

Smallest Font
Largest Font

Klub asal Turki Trabzonspor tersingkir dari kualifikasi Liga Europa setelah mengalami kekalahan telak 0-4 dari wakil Hungaria Ferencvaros pada laga leg kedua babak playoff di Stadion Groupama Arena, Budapest, Jumat (28/8/2026) dini hari WIB.

Hasil buruk tersebut memastikan Mohamed Salah dan rekan-rekannya kalah agregat 0-5 setelah sebelumnya tumbang 0-1 di kandang sendiri pada pertemuan pertama. Dampak kekalahan ini memaksa Trabzonspor terlempar ke UEFA Conference League musim ini.

Langkah Trabzonspor makin berat setelah krisis disiplin melanda tim di lapangan. Ruslan Malinovskyi diganjar kartu merah langsung saat laga baru berjalan 13 menit, disusul kartu kuning kedua untuk Sidny Lopes Cabral pada menit ke-57.

Ferencvaros memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan menyarangkan empat gol melalui Callum O'Dowda pada menit ke-19, Marius Corbu menit ke-54, penalti Yusuf Bamidele menit ke-59, serta Krisztian Lisztes pada menit ke-86.

Bintang anyar asal Mesir, Mohamed Salah, tampil sebagai starter namun ditarik keluar pada menit ke-64 setelah gagal memberikan kontribusi maksimal. Situasi memanas usai pertandingan ketika pelatih Fatih Tekke mengumumkan pengunduran dirinya secara terbuka.

"Kami mengalami malam yang sangat menyedihkan, tentu saja, penyebabnya adalah saya dan tim saya," kata Tekke, dilansir Fanatik.

Pelatih yang telah menukangi tim selama 18 bulan tersebut merasa bertanggung jawab penuh atas hasil buruk yang dialami klub dan masyarakat Turki.

"Itu adalah malam yang menyedihkan bagi negara dan komunitas kami. Sepertinya pertandingan itu akan berjalan positif hingga kartu merah itu dikeluarkan," ujar Tekke.

Tekke mengungkapkan bahwa dirinya dan staf kepelatihan telah berupaya keras memperbaiki performa tim selama masa jabatannya.

"Akibatnya, kami gagal lolos ke Liga Europa. Selama 18 bulan terakhir, siang dan malam, saya dan tim saya terus memikirkan apa yang bisa kami lakukan untuk menjadi sedikit lebih baik," kata Tekke.

Ia meyakini Trabzonspor akan berkembang di masa depan, tetapi memilih untuk meletakkan jabatannya sebagai bentuk hukuman diri.

"Tim ini akan menjadi jauh, jauh lebih baik, itu pasti. Saya tidak akan memperpanjang masalah ini; mulai saat ini, saya mengundurkan diri dari jabatan saya yang telah saya emban selama 18 bulan. Saya merasa berhak menjatuhkan hukuman untuk diri saya sendiri," tegas Tekke.

Ia juga menegaskan keputusan tersebut saat dikutip oleh Daily Mail.

"Tentu saja kami mengalami malam yang sangat menyedihkan. Penyebabnya adalah saya dan tim saya. Ini adalah malam yang menyedihkan, baik bagi negara maupun keluarga kami," tutur Tekke.

Ia kembali menegaskan batas akhir kepemimpinannya di ruang pers.

"Saya tidak akan bertele-tele; mulai saat ini juga, saya mengundurkan diri dari jabatan yang telah saya pegang selama 18 bulan ini. Saya berhak menjatuhkan hukuman ini pada diri saya sendiri," kata Tekke.

Namun, Dewan Direksi Trabzonspor secara resmi menolak permohonan pengunduran diri yang diajukan oleh sang pelatih.

"Fatih Tekke telah memutuskan untuk mengundurkan diri akibat tekanan emosional yang ditimbulkan oleh kekalahan setelah pertandingan melawan Ferencvaros," kata manajemen klub dalam pernyataan resminya.

Manajemen menegaskan bahwa keputusan Tekke tidak dikabulkan oleh jajaran pimpinan.

"Sebagai Dewan Direksi Trabzonspor, kami belum menerima keputusan pengunduran diri Fatih Tekke," tulis Trabzonspor.

Pihak klub mengonfirmasi bahwa Fatih Tekke dipastikan tetap memimpin tim untuk laga kompetisi domestik mendatang.

"Fatih Tekke tetap menjabat dan akan memimpin tim kami dalam pertandingan melawan Amedspor yang akan kami jalani di liga," lanjut pernyataan Trabzonspor.

Pernyataan serupa kembali ditekankan pihak klub dalam rilis tambahannya.

"Fatih Tekken memutuskan untuk mundur karena tekanan emosional akibat kekalahan dalam pertandingan melawan Ferencvaros. Sebagai Dewan Direksi, kami memutuskan tidak menerima pengunduran diri Fatih Tekke," sebut pihak klub.

Manajemen memastikan fokus utama tim langsung beralih ke kancah domestik Super Lig.

"Fatih Tekke tetap menjalankan tugasnya dan akan memimpin tim kali dalam pertandingan liga melawan Amedspor," tambah Trabzonspor.

Di tengah dinamika kepelatihan tersebut, Mohamed Salah memberikan tanggapan resminya melalui akun media sosial pribadi.

"Tidak ada satu pun dalam perjalanan karier saya yang datang dengan mudah. Malam-malam buruk dan kekecewaan adalah bagian dari sepak bola, dan saya telah belajar bagaimana mengubahnya menjadi motivasi dan gelar juara," kata Salah.

Pemain yang diboyong dari Liverpool tersebut menegaskan komitmen penuhnya terhadap proyek jangka panjang Trabzonspor.

"Trabzonspor adalah tim saya, dan saya adalah bagian dari proyek ini sepenuh hati, dan malam kemarin tidak akan mengubah itu. Saya tahu ekspektasinya tinggi, dan saya sungguh percaya bahwa kami mampu dan akan mewujudkan tujuan kami," ujar Salah.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan ambisinya bersama klub Turki tersebut.

"Kalimat (saya datang ke sini untuk menang) bukan sekadar slogan bagi saya," tutur Salah.

Catatan Performa Trabzonspor
MusimPosisi
2025-26Peringkat 5
2024–25Peringkat 1
2023–24Peringkat 3
2022–23Peringkat 5
2021–22Peringkat 2

Di Super Lig Turki, Trabzonspor mengantongi empat poin dari dua laga awal usai bermain imbang 1-1 dengan Kasimpasa dan menang 2-1 atas Istanbul Basaksehir lewat dua gol Mohamed Salah, sebelum bersiap menghadapi Amed SK pada Senin mendatang.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed