Timnas Uruguay Hadapi Kendala Penerbangan dan Cedera Pemain
Tim nasional Uruguay menghadapi kendala penundaan penerbangan dan badai cedera pemain di Meksiko menjelang laga perdana Grup H Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi di Stadion Hard Rock, Miami, Amerika Serikat, pada Selasa, 16 Juni 2026.
Skuad asuhan Marcelo Bielsa tersebut sempat tertahan di Cancun, Meksiko, karena pesawat yang dijadwalkan membawa rombongan dilaporkan belum mengantongi izin masuk ke wilayah Amerika Serikat akibat masalah dokumen perizinan.
Dilansir dari New York Post, Federasi Sepakbola Uruguay (AUF) memberikan konfirmasi tertulis mengenai situasi yang dialami oleh seluruh rombongan timnas sebelum akhirnya bertolak menuju Miami pada sore hari.
"Karena masalah yang berada di luar kendali AUF, keberangkatan dari Meksiko mengalami penundaan. Saat ini skuad beristirahat di hotel, FIFA telah menetapkan jadwal keberangkatan baru pada pukul 16.15," tulis AUF dalam pernyataannya.
Pihak FIFA kemudian memberikan penjelasan bahwa penundaan tersebut murni disebabkan oleh kendala teknis pada armada pesawat yang semula disiapkan untuk mengangkut timnas Uruguay.
Selain masalah logistik perjalanan, persiapan teknis Uruguay juga terganggu oleh laporan cedera otot yang dialami bek Barcelona, Ronald Araujo, serta masalah kebugaran Jose Maria Gimenez dan Giorgian de Arrascaeta.
Dilansir dari Reuters, Pelatih Timnas Uruguay Marcelo Bielsa memberikan penjelasan terbuka mengenai situasi fisik terkini dari Araujo dalam sesi konferensi pers menjelang pertandingan.
"Araujo datang dengan masalah otot yang tidak serius. Dia tidak memiliki masalah otot serius dalam enam bulan terakhir di Barcelona. Dia juga mengalami robekan otot," kata Bielsa.
Arsitek strategi asal Argentina tersebut menambahkan bahwa penanganan medis terhadap Araujo selalu melibatkan komunikasi dua arah dan persetujuan dari tim yang mendampingi sang pemain.
"Kesimpulan saya tetap sama. Jika pemain cedera saat latihan, ada sesuatu yang salah. Tetapi Araujo bekerja dengan kelompok yang sangat dia percayai dan tidak ada keputusan yang dibuat tanpa mencapai konsensus dengan mereka dan Araujo sendiri." ujar Bielsa.
Pihak manajemen tim menegaskan tanggung jawab penuh atas kondisi fisik tersebut, namun memastikan tidak ada prosedur pencegahan yang dilewati oleh tim medis.
"Kami merasa bertanggung jawab, tetapi kami tidak bisa melakukan hal yang berbeda," jelas Bielsa.
Kendati diterpa kendala fisik pemain belakang, Bielsa menegaskan bahwa filosofi taktik ofensif La Celeste tidak akan mengalami perubahan saat meladeni perlawanan Arab Saudi.
"Robekan otot selama pemulihan dan persiapan harus diartikan sebagai kesalahan," kata Bielsa.
Bielsa memastikan skema permainan terbuka dengan target penguasaan bola tinggi di wilayah pertahanan lawan akan tetap menjadi senjata utama anak asuhnya.
"Cara kami bermain bukanlah rahasia. Kami mencoba untuk menguasai bola, kami mencoba untuk maju dan menyerang dengan banyak pemain," katanya.
Uruguay membidik poin penuh demi mengamankan posisi di Grup H yang juga dihuni oleh Spanyol dan Tanjung Verde.
"Kami mencoba untuk bermain di sisi lain lapangan dan merebut bola dengan cepat. Dan juga untuk memiliki hubungan yang baik antara penguasaan bola dan situasi berbahaya yang kami ciptakan." tutur Bielsa.
Di kubu lawan, Arab Saudi kini memulai era baru di bawah arahan pelatih asal Yunani, Georgios Donis, yang menggantikan posisi Herve Renard sejak tujuh pekan lalu.
Antara melaporkan Arab Saudi diprediksi akan menurunkan formasi Nawaf Al-Aqidi; Saud Abdulhamid, Hassan Tambakti, Ali Al-Bulaihi, Yasser Al-Shahrani; Abdullah Al-Khaibari, Mohamed Kanno, Nasser Al-Dawsari; Firas Al-Buraikan, Salem Al-Dawsari, Saleh Al-Shehri.
Sementara Uruguay diproyeksikan tampil dengan susunan pemain Sergio Rochet; Guillermo Varela, Sebastian Caceres, Mathias Olivera, Matias Vina; Manuel Ugarte, Rodrigo Bentancur, Federico Valverde; Facundo Pellistri, Darwin Nunez, Maximiliano Araujo.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow