Warga Pariaman Didiagnosis Trigeminal Neuralgia Usai Nyeri Wajah
Seorang wanita asal Pariaman, Sumatera Barat, Nurul Sakinah (30), didiagnosis mengidap trigeminal neuralgia setelah mengalami sensasi nyeri hebat pada bagian kanan wajahnya, sebagaimana dilansir dari Detik Health. Gangguan saraf tersebut memicu rasa panas hingga sensasi seperti tersengat listrik. Pengalaman tersebut dibagikan Nurul melalui akun TikTok pribadinya setelah memeriksakan kondisi kesehatannya ke dokter spesialis saraf.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa gejala yang dialaminya berkaitan langsung dengan posisi pembuluh darah yang menempel atau berdekatan dengan struktur saraf trigeminal. "Yang aku rasakan wajah sebelah kanan aku terasa nyeri, kayak kesetrum, panas, kayak habis ngulek cabai. Panas banget rasanya," kata Nurul.
Untuk meredakan keluhan tersebut, dokter memberikan terapi obat dengan dosis rendah yang dapat ditingkatkan secara bertahap apabila belum efektif. Penanganan medis dalam kondisi tertentu juga dapat melibatkan prosedur tindakan operasi.
Munculnya rasa nyeri hebat tersebut dirasakan Nurul sehari setelah ia membuat konten ulasan produk perawatan kulit dan membersihkan riasan wajah secara tergesa-gesa. Ia menggosok area mata dengan kuat menggunakan pembersih guna menghapus produk maskara kedap air sebelum menunaikan ibadah salat. "Di bagian mata atau maskara itu kan susah hilangnya, apalagi waterproof. Jadi karena buru-buru aku gosok sekuatnya biar cepat hilang," ujar Nurul.
Rasa nyeri mulai muncul pada keesokan harinya, yang semula ia duga sebagai efek samping reaksi kulit akibat penggunaan produk perawatan wajah baru. Namun, tidak ditemukan adanya tanda-tanda iritasi atau kemerahan pada permukaan kulitnya sebelum akhirnya diagnosis medis ditegakkan. Nurul sendiri menegaskan bahwa dirinya belum dapat memastikan apakah tindakan menggosok riasan secara keras merupakan penyebab utama dari gangguan saraf yang diidapnya. Berdasarkan literatur medis Mayo Clinic, trigeminal neuralgia merupakan gangguan pada saraf trigeminal yang bertugas mengirimkan sinyal sensorik dari dahi, pipi, rahang, gigi, hingga mata menuju otak.
Tekanan pembuluh darah pada saraf maupun cedera wajah menjadi faktor penyebab umum kondisi ini, sehingga sentuhan ringan saat mengunyah, menyikat gigi, atau memakai riasan dapat memicu rasa nyeri hebat tiba-tiba. Kondisi ini lebih sering ditemukan pada perempuan dan individu berusia di atas 50 tahun, meskipun tetap dapat dialami oleh seluruh kelompok usia. "Pesan aku untuk kalian, tolong kalau mau bersihkan wajah jangan kasar-kasar, apalagi area mata itu kan sangat sensitif," tutur Nurul. Imbauan tersebut disampaikan agar masyarakat lebih berhati-hati saat membersihkan riasan di area sensitif serta segera berkonsultasi ke dokter apabila merasakan gejala nyeri wajah berulang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow