West Ham Terancam Krisis Finansial Akibat Degradasi Premier League

Smallest Font
Largest Font

Klub sepak bola West Ham United menghadapi tekanan besar untuk mengumpulkan dana lebih dari 100 juta poundsterling melalui penjualan pemain jika mereka resmi terdegradasi ke kulf kasta kedua Inggris pada Mei 2026.

Langkah ekstrem tersebut harus diambil demi menghindari pelanggaran regulasi keuangan Premier League maupun EFL setelah klub mencatatkan kerugian sebelum pajak sebesar 104,2 juta poundsterling dalam laporan keuangan terakhir mereka.

Ancaman penurunan kasta ini kian nyata setelah skuad asuhan Nuno Espirito Santo menelan kekalahan 3-1 dari Newcastle United pada hari Minggu, yang memicu potensi eksodus massal pemain bintang akibat pemotongan gaji di divisi Championship.

Berdasarkan dokumen internal klub yang dilansir The Guardian, pembukuan West Ham memproyeksikan terjadinya kelangkaan likuiditas pada musim panas 2026 serta skenario buruk akibat degradasi yang memperparah krisis.

Selain masalah internal, pendapatan hak siar televisi diperkirakan merosot hingga 80 juta poundsterling, sementara pemasukan sponsor utama dari sektor taruhan akan anjlok dari 15 juta poundsterling menjadi hanya 1,5 juta poundsterling di Championship.

Mantan CEO Aston Villa dan Liverpool, Christian Purslow, memprediksi pendapatan tiket pertandingan West Ham juga berpotensi turun hingga 20 juta poundsterling, dengan total omzet tahunan berkurang sekitar 100 juta poundsterling.

Kondisi ini diperparah oleh kebijakan transfer musim panas lalu ketika manajemen melepas Emerson Palmieri dan Vladimir Coufal dengan nilai total gabungan yang sangat murah, yakni 865.000 poundsterling.

Sejumlah pemain kunci seperti Jarrod Bowen, Mateus Fernandes, dan Crysencio Summerville dilaporkan menjadi komoditas paling bernilai untuk dijual demi menyeimbangkan neraca keuangan klub.

Gelandang Portugal Mateus Fernandes yang dibeli seharga 38 juta poundsterling kini tengah dipantau oleh Arsenal, Manchester United, dan Paris Saint-Germain, sedangkan bek kiri El Hadji Malick Diouf masuk dalam radar incaran United.

Dua pemain bertahan lainnya, Aaron Wan-Bissaka dan Jean-Clair Todibo, dilaporkan oleh talkSPORT akan mendesak manajemen untuk melepas mereka ke klub lain apabila kepastian degradasi telah resmi terjadi.

Wan-Bissaka yang memiliki kontrak tujuh tahun serta Todibo yang dipermanenkan seharga 33 juta poundsterling dinilai akan kesulitan mencari pelamar baru di Premier League setelah performa semenjana mereka musim ini.

Selain eksodus pemain, masa depan manajer Nuno Espirito Santo juga dipenuhi ketidakpastian karena sang pelatih memberikan isyarat kuat untuk meletakkan jabatannya di akhir musim.

"A bad day" ujar Nuno, Manajer West Ham United.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Nuno setelah kekalahan dari Newcastle yang sekaligus menegaskan bahwa klub memiliki utang rasa hormat dan martabat kepada para suporter setia mereka.

Di tingkat manajerial, tekanan kini beralih kepada pengusaha Daniel Kretinsky yang baru saja meningkatkan kepemilikan sahamnya di West Ham setelah membeli sebagian porsi milik keluarga mendiang David Gold.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed