Yaya Touré Bawa Slovan Bratislava ke Babak Utama Liga Champions 2026

Smallest Font
Largest Font

Yaya Touré berhasil membawa Slovan Bratislava lolos ke babak utama Liga Champions 2026 setelah kemenangan dramatis melawan Celje yang berakhir dengan agregat 3-2, menandai sejarah sebagai pelatih Afrika pertama yang mencapai tahap ini.

Dalam perjalanan kualifikasi yang dimulai pada Juni, Touré belum terkalahkan dalam 10 pertandingan dengan catatan delapan kemenangan dan dua hasil imbang, menunjukkan dampak positifnya meski baru memulai karir kepelatihan senior.

Pelatih yang juga mantan pemain Barcelona dan Manchester City ini menyatakan keinginannya untuk menghadapi dua mantan klubnya di babak grup, yakni Barcelona dan Manchester City, sebagai ujian sejati bagi timnya dan momen bersejarah di stadion mereka.

"Saya ingin Barcelona dan Manchester City datang ke Bratislava," ujar Touré. "Kami sangat menghormati klub-klub besar ini, tetapi kami ingin bermain melawan mereka untuk mengetahui posisi kompetitif kami yang sebenarnya."

Pelatih muda ini memberikan pujian kepada skuadnya dan staf pendukung, serta para suporter yang telah menempuh perjalanan panjang untuk menciptakan atmosfer seperti pertandingan kandang saat melawan Celje.

"Saya mengatakan pada pemain sebelum pertandingan, 'Mereka datang untuk kalian, buat mereka pulang dengan bahagia.' Itu saja yang saya harapkan dan mereka berhasil melakukannya. Pemain tampil fantastis hari ini," kata Touré.

Namun, tantangan berat menanti Slovan Bratislava setelah pengundian babak grup yang mempertemukan mereka dengan tim-tim kuat seperti Paris Saint-Germain, Roma, Lille, LASK, Inter Milan, Real Betis, Shakhtar Donetsk, dan VfB Stuttgart.

Walau menghadapi jadwal yang sulit, Touré tetap optimis dan fokus menjaga kesiapan tim dalam menghadapi kompetisi elit Eropa ini.

CEO Slovan Bratislava, Ivan Smotrik Jr., mengakui motivasi dan ambisi Touré yang kuat saat mereka berdiskusi sebelum penunjukan pelatih asal Pantai Gading tersebut.

"Kami berbagi semangat muda, ambisi, dan keinginan untuk memberikan yang terbaik bagi klub," kata Smotrik, menegaskan keselarasan visi antara manajemen dan pelatih.

Sejarah baru dibuat Touré mengingat sebelumnya pelatih Afrika yang mengelola klub di Liga Champions belum berhasil membawa tim ke babak grup, seperti yang dialami Ndubuisi Egbo pada 2020.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed