Aarhus GF Menjuarai Superliga Denmark Setelah Penantian 40 Tahun

Smallest Font
Largest Font

Klub sepak bola Aarhus GF memastikan diri sebagai juara Superliga Denmark musim 2025/2026 setelah menumbangkan Brondby IF dengan skor 2-0 pada hari Minggu.

Kemenangan di markas Brondby tersebut membuat Aarhus GF mengumpulkan 64 poin yang tidak mungkin terkejar lagi dari 31 pertandingan, sekaligus mengakhiri puasa gelar liga domestik yang telah berlangsung selama 40 tahun sejak musim 1985/1986.

Keberhasilan mengejutkan ini diraih di bawah arahan manajer Jakob Poulsen, meskipun klub sempat diprediksi akan terdegradasi dan harus bermain di stadion sementara yang minim fasilitas karena markas utama mereka sedang dibangun kembali.

"Once upon a time, there was a sword in a stone," kata David Nielsen, mantan manajer Aarhus GF tahun 2017.

Nielsen mengibaratkan perjuangan klub seperti legenda King Arthur dalam menarik pedang dari batu.

"Everyone wants to pull that sword, but only one person is going to." cetus David Nielsen.

Manajer Aarhus GF saat ini, Jakob Poulsen, akhirnya menjadi sosok yang berhasil mewujudkan impian tersebut bersama skuadnya yang dinilai tampil tenang dan kolektif sepanjang musim.

"It's difficult to understand how wild it is that it's finally happened," ujar Jakob Poulsen.

Keberhasilan ini juga melambungkan nama penyerang sayap asal Afrika Selatan, Gift Links, yang menyumbang assist untuk gol pembuka yang dicetak oleh mantan bek kanan Brentford, Henrik Dalsgaard.

Links tercatat tampil sebanyak 37 kali di semua kompetisi musim ini dengan torehan lima gol dan tujuh assist, serta mendapatkan nominasi sebagai Pemain Terbaik Superliga Denmark musim 2025/2026 bersama tujuh pemain lainnya.

"We weren't thinking about winning the league," kata Jakob Emil Beikes, seorang pemegang tiket terusan Aarhus GF berusia 26 tahun kepada BBC Sport.

Beikes menceritakan bahwa para pendukung awalnya mengira timnya hanya akan berada di puncak klasemen untuk waktu yang singkat sebelum akhirnya bertahan hingga akhir.

"We were like 'well, we'll probably just be top for a short while', but then we stayed there and stayed there." tutur Jakob Emil Beikes.

Setelah memastikan gelar dengan satu pertandingan tersisa, perayaan besar berlanjut di kota Aarhus di mana sekitar 10.000 penggemar menyaksikan pertandingan melalui layar besar di sebuah taman hiburan.

"We hadn't won anything for 30 years but we're still one of the biggest clubs in Denmark," kata Jakob Emil Beikes.

Menurut laporan jurnalis media lokal Aarhus Stiftstidende, Mathias Maznikar-Hansen, atmosfer kota tetap meriah setelah rombongan suporter kembali dari Brondby.

"It is huge because we've been through so much." ucap Jakob Emil Beikes.

Mathias Maznikar-Hansen menambahkan bahwa sepak bola dan klub Aarhus GF memiliki arti yang sangat mendalam dan khusus bagi masyarakat setempat dibandingkan kota-kota lain di Denmark.

"Everybody here is a fan of AGF, especially the younger ones," ujar Mathias Maznikar-Hansen.

Kota Aarhus yang dihuni oleh banyak mahasiswa memberikan energi besar bagi dukungan klub sepak bola ini.

"Aarhus is one of the youngest cities in Denmark, mainly because of the university, which gives such life and energy to the city." kata Mathias Maznikar-Hansen.

Reporter media lokal tersebut menceritakan pengalamannya pindah ke kota ini.

"I'm from the west coast, I came here to study, and Aarhus is not a regular city when it comes to football." tutur Mathias Maznikar-Hansen.

Hanya ada satu klub besar di kota ini yang menyatukan seluruh masyarakat.

"There's no other city in Denmark where football and one specific club means so much for the people. There's only one big team here so AGF means a lot. It is just something special." kata Mathias Maznikar-Hansen.

Menurut Beikes, kekuatan utama keberhasilan Aarhus GF musim ini terletak pada kesolidan permainan tim secara keseluruhan.

"We don't have the best players in the league, but we've had the best team," kata Jakob Emil Beikes.

Seluruh 43.000 tiket untuk acara pesta perayaan emas yang digelar di kota Aarhus dilaporkan telah habis terjual menjelang pertandingan penutup musim melawan Viborg.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed