Aberdeen Tekuk Hearts 2 1 Lewat Dua Gol Drama Menit Akhir

Smallest Font
Largest Font

Aberdeen mencetak dua gol pada masa perpanjangan waktu untuk membalikkan keadaan dan mengalahkan Hearts 2-1 dalam laga pembuka Liga Utama Skotlandia di Stadion Pittodrie, Sabtu (1/8/2026). Tim tamu sempat memimpin hingga menit ke-90 sebelum kebobolan dua kali secara dramatis.

Hearts unggul terlebih dahulu pada menit ke-35 melalui tembakan jarak dekat Oisin McEntee yang memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti. Gol tersebut tercipta setelah tembakan Blair Spittal dan upaya sapuan pertahanan Aberdeen memicu kemelut di depan gawang.

Keunggulan Hearts bertahan hingga memasuki menit akhir babak kedua. Namun, Aberdeen menyamakan kedudukan pada menit ke-90 lewat dorongan jarak dekat Lewis Mayo yang memanfaatkan umpan sundulan Dan Happe dari situasi tendangan bebas Stuart Armstrong.

Petaka bagi Hearts berlanjut di masa perpanjangan waktu ketika bek Stuart Findlay menjatuhkan Toyosi Olusanya di kotak terlarang. Findlay diganjar kartu merah langsung oleh wasit karena menggagalkan peluang emas mencetak gol.

Kapten Aberdeen, Kevin Nisbet, maju sebagai eksekutor dan sukses mengonversi hadiah penalti menjadi gol kemenangan. Hasil ini menjadi kekalahan ketiga berturut-turut bagi pelatih Hearts, Wouter Vrancken, sejak menjabat pada Juni lalu.

Kekalahan ini terjadi setelah Hearts tersingkir dari kualifikasi Liga Champions akibat kalah agregat 0-6 dari klub Austria, Sturm Graz. Sementara itu, Aberdeen mencatatkan modal positif usai menyapu bersih empat pertandingan grup Piala Liga sebelum laga ini.

Vrancken menyatakan kekecewaannya atas kegagalan timnya mempertahankan keunggulan di menit-menit akhir pertandingan.

"Kami membuangnya dalam waktu lima menit," kata Wouter Vrancken, Pelatih Kepala Hearts.

Ia menekankan pentingnya kedewasaan taktik saat tim sedang unggul.

"Kami harus lebih pintar. Kami pergi menyerang dengan terlalu banyak pemain alih-alih menjaga kontrol dan mengelola serangan balik, terutama ketika Anda unggul 1-0," kata Wouter Vrancken, Pelatih Kepala Hearts.

Ia juga meminta anak asuhnya untuk segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya.

"Ketika pertandingan berikutnya tiba, Anda harus berganti fokus lagi karena Anda tidak boleh membawa perasaan ini ke pertandingan selanjutnya. Kami harus siap dan fokus penuh kembali," kata Wouter Vrancken, Pelatih Kepala Hearts.

Pelatih Hearts tersebut sebelumnya juga menegaskan batas waktu persiapan timnya usai tersingkir dari kompetisi Eropa.

"Ini bukan alasan, ini hanya fakta. Dan faktanya adalah, seperti yang saya katakan setelah melawan Sturm Graz, faktanya adalah persiapannya tidak panjang," kata Wouter Vrancken, Pelatih Kepala Hearts.

Ia menambahkan bahwa timnya harus beradaptasi dengan cepat di kompetisi domestik.

"Tapi kami tidak mencari alasan di sana. Kami harus menemukan permainan terbaik kami sesegera mungkin, dalam situasi di mana Anda berada. Inilah olahraga dan ini juga yang menjadi tantangannya," kata Wouter Vrancken, Pelatih Kepala Hearts.

Mengenai rekor pertemuan di markas Aberdeen, ia sempat menyuarakan optimismenya sebelum laga.

"Ini akan menjadi pertandingan yang berbeda. Gaya yang berbeda, tipe pemain yang berbeda. Semuanya berbeda.

Dan kami harus siap, karena sejarah di Aberdeen tidak terlihat bagus. Jadi inilah saatnya untuk mengubah statistik dalam kasus ini," kata Wouter Vrancken, Pelatih Kepala Hearts.

Ia juga menilai hasil pertandingan sangat memengaruhi kepercayaan diri para pemainnya.

"Kami tahu ini adalah pertandingan tandang yang sulit. Tapi kami semua masih yakin bahwa kami bisa melakukan hal-hal baik di sana. Hasil itu sendiri penting, tetapi hasil juga membantu pemain untuk lebih mendorong diri, memiliki lebih banyak kepercayaan diri, memiliki lebih banyak keyakinan dalam setiap pergerakan atau setiap koneksi," kata Wouter Vrancken, Pelatih Kepala Hearts.

Mengenai ukuran skuadnya yang mencapai 32 pemain, ia menegaskan fokus manajemen tim.

"Kami memiliki skuad yang besar saat ini. Kami berjumlah total 32 orang. Jadi saya pikir kami harus mengelola ini terlebih dahulu," kata Wouter Vrancken, Pelatih Kepala Hearts.

Ia juga mengomentari proses adaptasi pemain baru Laurent Mendy.

"Sekarang kita harus melihat bagaimana Mendy beradaptasi dalam permainan karena ini bukan level tertinggi tempat dia bermain sebelumnya. Jadi kami harus beradaptasi pada para pemain dan pada level seperti yang lain," kata Wouter Vrancken, Pelatih Kepala Hearts.

Vrancken menjelaskan proses membangun chemistry di dalam timnya.

"Bagi saya, ini tentang menemukan koneksi. Empat atau lima minggu, tidak hanya untuk saya, tetapi juga untuk para pemain di antara mereka sendiri. Mereka membuat langkah mereka. Sayang sekali untuk pertandingan terakhir, sebenarnya, Amadou Ba-Sy tidak bisa memiliki peran yang lebih besar," kata Wouter Vrancken, Pelatih Kepala Hearts.

Mengenai rencana penggunaan pemain, ia menambahkan rincian strateginya.

"Tujuannya adalah kami bisa mencetak gol di babak pertama dan bisa membawanya dengan kehadiran fisik yang lebih besar. Namun sekali lagi, dia harus mengambil langkah-langkah, dan dia akan mengambil langkah-langkah untuk memiliki peran yang lebih besar di tim," kata Wouter Vrancken, Pelatih Kepala Hearts.

Mengenai kondisi cedera bek Stephen Kingsley, ia memberikan pembaruan medis.

"Kings tidak ada dalam skuad di akhir pekan. Kami belum tahu berapa lama. Anda harus selalu berhati-hati ketika berbicara tentang hal-hal itu, terutama cedera otot. Dan Anda harus melihatnya dari hari ke hari, minggu ke minggu," kata Wouter Vrancken, Pelatih Kepala Hearts.

Ia berharap cedera pemainnya tersebut tidak memakan waktu pulih yang lama.

"Saya berharap ini tidak lama karena dia cocok dengan apa yang kami inginkan. Dia nyaman dengan bola. Anda sudah melihatnya di pertandingan. Ini sayang sekali, tapi mudah-mudahan tidak terlalu lama," kata Wouter Vrancken, Pelatih Kepala Hearts.

Ia juga membeberkan kondisi Alexandros Kyziridis yang sempat mengalami masalah kebugaran.

"Kyzi baik-baik saja. Dia berlatih kemarin. Jadi saya pikir dia akan berlatih hari ini tanpa masalah juga.

Namun seperti yang saya katakan, terkadang Anda harus mengelola beban, karena kelelahan, terutama di sana. Karena Anda tahu volumenya tidak ada di sana, jadi Anda perlu beradaptasi dengan individu," kata Wouter Vrancken, Pelatih Kepala Hearts.

Di sisi lain, manajer Aberdeen Stephen Robinson memuji daya juang anak asuhnya yang pantang menyerah.

"Jika Anda akan memenangkan pertandingan, ini adalah cara yang bagus untuk melakukannya," kata Stephen Robinson, Manajer Aberdeen.

Ia menilai timnya menunjukkan mentalitas yang berbeda dibanding musim sebelumnya.

"Kami tentu menunjukkan karakter dan perjuangan yang saya tidak percaya ada di sini tahun lalu dan tentu saja itu merupakan nilai tambah yang nyata bagi saya," kata Stephen Robinson, Manajer Aberdeen.

Kendati demikian, ia meminta timnya tidak berpuas diri karena kompetisi baru dimulai.

"Kita harus ingat ini baru satu pertandingan," kata Stephen Robinson, Manajer Aberdeen.

Ia memberikan apresiasi penuh atas kerja keras seluruh pemainnya di lapangan.

"Anda menerima kritik ketika Anda kalah dalam pertandingan, jadi saya pikir para pemain pantas mendapat banyak pujian atas mentalitas mereka," kata Stephen Robinson, Manajer Aberdeen.

Robinson menekankan fokus timnya untuk menatap laga-laga berikutnya di Liga Utama Skotlandia.

"Ini hasil yang sangat bagus. Ini adalah awal, tapi baru sebatas itu," kata Stephen Robinson, Manajer Aberdeen.

Hearts selanjutnya dijadwalkan bertandang ke markas Benfica di Portugal untuk melakoni laga leg pertama kualifikasi Liga Europa pada Kamis mendatang.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed