Absennya Senator Mitch McConnell Picu Kebuntuan Pemungutan Suara Senat AS
Ketidakhadiran Senator Mitch McConnell setelah dirawat akibat komplikasi pneumonia pascajatuh pada 14 Juni 2026 menyebabkan pemungutan suara di Senat Amerika Serikat mengalami kebuntuan. Kondisi ini memperketat selisih suara dan menghambat pengesahan sejumlah undang-undang penting.
Senator berusia 84 tahun tersebut tercatat telah melewatkan 38 kali pemungutan suara di Senat sejak menjalani perawatan medis. Sebagian besar voting yang terlewat berkaitan dengan konfirmasi posisi hakim dan duta besar, hingga rancangan undang-undang perumahan terjangkau.
Absennya McConnell juga berdampak serius pada voting isu kewenangan perang presiden dan keterlibatan militer AS di Iran. Pada 23 Juli 2026, Senat mencatat hasil imbang tipis 47-49 saat menolak resolusi penarikan pasukan dari Iran, setelah sebelumnya meloloskan resolusi nonbinding terkait isu serupa lewat hasil 50-48 pada 21 Juli 2026.
Melalui rilis resmi pada 12 Juli 2026, McConnell sempat membagikan foto dan surat terkait kondisi pemulihannya yang membutuhkan waktu lebih lama.
"Sangat mengesalkan bagi saya, proses ini memakan waktu," tulis McConnell dalam surat tersebut.
Ia menegaskan komitmennya untuk tetap memantau pekerjaan legislatif meskipun harus menjalani perawatan sesuai arahan tim medis.
"Dan atas saran dokter, saya belum bisa kembali ke ruang Senat untuk memberikan suara dalam waktu dekat. Namun yakinlah bahwa, sementara itu, saya tidak mengambil jeda dari urusan Senat yang penting bagi Anda," tulis McConnell.
Ketidakpastian jadwal kembalinya McConnell memicu kritik keras dari politisi lain. Anggota DPR Alexandria Ocasio-Cortez pada 23 Juli 2026 mendesak transparansi kondisi kesehatan McConnell secara menyeluruh.
"ia harus mengundurkan diri," kata Alexandria Ocasio-Cortez, Anggota DPR AS.
Di sisi lain, kebuntuan ini mendorong usulan perubahan aturan internal dari kalangan internal partai terkait pengisian posisi komite yang kosong.
"Hal itu sangat masuk akal hingga terasa tak terpercaya bagi saya," kata Jim Justice, Senator Virginia Barat dari Partai Republik.
Senator Jim Justice menilai partai politik seharusnya diizinkan mengganti anggota komite apabila seorang senator harus absen melampaui jangka waktu 30 hari.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow