Ketidakhadiran Senatur Mitch McConnell Menghambat Agenda Senat AS

Smallest Font
Largest Font

Absennya Senatur Mitch McConnell akibat menjalani perawatan medis setelah jatuh pada 14 Juni 2026 menyebabkan pembahasan rancangan undang-undang anggaran pemerintah dan sektor pertanian di Senat Amerika Serikat mengalami kebuntuan hingga 23 Juli 2026.

Kondisi ini menyulitkan kepemimpinan Partai Republik yang hanya memegang mayoritas tipis di Senat. Akibatnya, beberapa komite seperti Komite Alokasi Anggaran dan Komite Pertanian mengalami imbang suara 14-14 dan 11-11, yang menghentikan kemajuan pembahasan legislasi tanpa dukungan dwipartai.

Pemimpin Mayoritas John Thune mengonfirmasi keterbatasan jumlah suara yang kini dimiliki partainya di Senat.

"Kita berada di angka 52," kata Pemimpin Mayoritas John Thune, Pemimpin Mayoritas Senat.

"Ini adalah kenyataannya," ujar John Thune, Pemimpin Mayoritas Senat.

Kondisi tersebut memberikan dampak langsung terhadap pembahasan regulasi penting yang memerlukan persetujuan suara mayoritas.

"Kami tidak hanya merindukan suaranya, kami merindukannya," kata Shelley Moore Capito, Senatur AS dari West Virginia.

"Tetapi hal itu pasti berdampak pada alokasi anggaran –– itu mungkin yang paling terasa," ujar Shelley Moore Capito, Senatur AS dari West Virginia.

Sementara itu, Ketua Komite Alokasi Anggaran optimis terkait jadwal kembalinya McConnell ke parlemen.

"Saya percaya dia akan kembali pada bulan September, jadi saya sangat optimistis tentang hal itu," kata Susan Collins, Ketua Komite Alokasi Anggaran Senat.

Keterlambatan ini turut memicu kekhawatiran dari anggota dewan lain terkait nasib para petani di daerah pemilihan mereka.

"Mari kita berdoa agar dia benar-benar segera kembali dan kembali dalam kondisi yang baik dan sehat sehingga kita dapat melanjutkannya," kata Jim Justice, Senatur AS dari West Virginia.

"Itu benar-benar sangat masuk akal hingga terasa tidak terpercaya bagi saya," ujar Jim Justice, Senatur AS dari West Virginia.

Tekanan terkait transparansi kondisi kesehatan McConnell juga muncul dari jajaran Senat dan pemerintah daerah.

"Pada titik tertentu Anda memiliki kewajiban kepada konstituen Anda dan negara untuk memberi tahu mereka apa yang sedang terjadi," kata Josh Hawley, Senatur AS dari Missouri.

"Kekurangan satu suara, kita memiliki mayoritas tipis; ini tidak mudah," ujar Josh Hawley, Senatur AS dari Missouri.

Hawley menambahkan bahwa masalah ini menghambat prioritas rancangan undang-undang lainnya.

"Saya sering mendengar dari pimpinan bahwa, 'Yah, kita tidak memiliki cukup suara untuk ini.' Seperti identitas pemilih, kita tidak memiliki suara untuk itu. Yah, kita mungkin ingin melakukan sesuatu tentang hal itu," kata Josh Hawley, Senatur AS dari Missouri.

"Saya hanya berharap dia pulih, tetapi saya juga berharap mereka memberikan transparansi di luar sana untuk membantu orang-orang mengetahui bagaimana situasinya," ujar Josh Hawley, Senatur AS dari Missouri.

"Tentunya tidak ada masalah dengan rekan-rekan yang lebih tua," kata Josh Hawley, Senatur AS dari Missouri.

"Chuck tajam seperti paku dan lincah serta semua hal itu," ujar Josh Hawley, Senatur AS dari Missouri.

"Tetapi saya pikir perlu ada batasan masa jabatan. Orang-orang hanya datang ke sini dan tinggal selamanya. Dan saya pikir itu bukan apa yang diinginkan oleh para pendiri; saya pikir itu bukan apa yang diinginkan orang-orang. Jadi, saya selalu menjadi pendukung besar amandemen konstitusi untuk batasan masa jabatan," kata Josh Hawley, Senatur AS dari Missouri.

Hawley juga menyoroti gangguan operasional pada tingkat komite.

"Pada dasarnya, kita tidak dapat melakukan apa pun hari ini di komite," kata Josh Hawley, Senatur AS dari Missouri.

"Semua komite yang saya ikuti hari ini harus dibatalkan atau tidak dapat menjalankan tugas karena anggota Republik tidak ada di sana. Dan saya merasa, wah, kita punya waktu dua minggu lagi," ujar Josh Hawley, Senatur AS dari Missouri.

"Hanya ada 53 suara," kata Josh Hawley, Senatur AS dari Missouri.

"Ketika Anda memiliki beberapa orang yang absen pada saat yang sama, rasanya seperti, Anda bahkan tidak bisa mengendalikan ruang sidang. Pasti sangat frustrasi menjadi pemimpin," ujar Josh Hawley, Senatur AS dari Missouri.

Di sisi lain, anggota Senat Republikan lainnya menilai ketidakhadiran karena alasan medis merupakan hal yang wajar terjadi.

"Saya akan katakan tidak ada ketertarikan mendalam seperti yang dialami Senatur McConnell," kata Deb Fischer, Senatur AS dari Nebraska.

"Dia sedang menjalani rehabilitasi. Dia ingin kembali, itu pilihannya," ujar Deb Fischer, Senatur AS dari Nebraska.

Anggota dewan lain menegaskan fokus mereka pada kehadiran pribadi masing-masing.

"Saya belum pernah melewatkan pemungutan suara sejak saya berada di sini. ... Saya hanya bisa mengendalikan diri saya sendiri," kata Jon Husted, Senatur AS dari Ohio.

Sebelumnya, Gubernur Kentucky Andy Beshear mengungkapkan adanya laporan mengenai spekulasi kondisi fatal McConnell selama masa perawatan.

"Faktanya, saya telah menerima dua panggilan telepon dari lembaga yang berbeda, bukan lembaga negara bagian, yang mengindikasikan bahwa dia telah meninggal," kata Andy Beshear, Gubernur Kentucky.

Beshear mendesak keterbukaan informasi mengenai kesehatan sang senatur kepada publik.

"Saya secara terbuka dan privat mendesak pemerintahan terakhir untuk mengatasi kekhawatiran publik terhadap kesehatan mantan presiden," kata Andy Beshear, Gubernur Kentucky.

"Saya menyerukan hal yang sama kepada Senatur McConnell dan memberikan pemilih kabar terbaru tentang kesahatannya sendiri," ujar Andy Beshear, Gubernur Kentucky.

Menanggapi berbagai spekulasi, McConnell merilis pernyataan resmi pada 12 Juli 2026 untuk menjelaskan kondisi medisnya.

"Dokter saya telah mengonfirmasi bahwa saya tidak mengalami patah tulang atau gegar otak," kata Mitch McConnell, Senatur AS dari Kentucky.

"Saya tidak mengalami serangan jantung atau stroke. Saya tidak memiliki tumor atau pendarahan. Tetapi saya sempat pingsan sebentar dan dibawa ke rumah sakit. Selama menerima perawatan yang sangat baik dalam beberapa minggu terakhir, saya juga harus menangani kasus pneumonia ringan," ujar Mitch McConnell, Senatur AS dari Kentucky.

"Dokter saya telah mengonfirmasi bahwa saya tidak mengalami patah tulang atau gegar otak," kata Mitch McConnell, Senatur AS dari Kentucky.

"Saya tidak mengalami serangan jantung atau stroke. Saya tidak memiliki tumor atau pendarahan," ujar Mitch McConnell, Senatur AS dari Kentucky.

"Saya akan terus bekerja keras untuk kembali ke ruang sidang Senat sesegera mungkin," kata Mitch McConnell, Senatur AS dari Kentucky.

"won’t be able to return to the Senate floor to vote quite yet," ujar Mitch McConnell, Senatur AS dari Kentucky.

"I have every intention of finishing the job you elected me to do," kata Mitch McConnell, Senatur AS dari Kentucky.

"I’ll keep working hard to get back on the Senate floor as soon as possible," ujar Mitch McConnell, Senatur AS dari Kentucky.

Isu ini juga memicu perhatian dari media hiburan televisi.

"Kita telah kembali, dan kita melewatkan banyak hal selama beberapa minggu terakhir. Infeksi parasit telah menyebabkan diare parah di seluruh negeri. Lindsey Graham meninggal dunia, dan Mitch McConnell mungkin tidak," kata John Oliver, Pembawa Acara Last Week Tonight.

Proses pemulihan McConnell masih terus berjalan, sementara jadwal sidang Senat terus berlanjut tanpa kepastian tanggal kepulangannya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed