Air Lemon Hangat Efektif Meluruhkan Lemak Perut Cuma Mitos
Kebiasaan mengonsumsi segelas air lemon hangat pada pagi hari kerap dianggap sebagai langkah praktis untuk meluruhkan lemak di area perut. Namun, klaim mengenai kemampuan minuman ini dalam membakar lemak tubuh ternyata tidak benar.
Ahli Endokrinologi dan Diabetologi dari Aster Whitefield Hospitals India Dr Narendra BS menegaskan bahwa anggapan tersebut keliru. Penjelasan ini dikutip dari Detik Health.
"Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung gagasan bahwa air lemon membantu membakar lemak perut atau memetabolisme timbunan lemak di area perut secara spesifik. Air lemon sama sekali tidak memiliki sifat pembakar lemak," tegas Dr Narendra.
Ia menyampaikan bahwa tubuh manusia tidak dapat memilih lokasi pembakaran lemak atau spot reduction hanya dengan mengonsumsi jenis minuman tertentu. Pemangkasan lemak perut selalu berhubungan dengan penurunan lemak tubuh secara menyeluruh melalui penataan pola makan, aktivitas fisik, dan gaya hidup.
Penurunan berat badan yang dirasakan sejumlah orang setelah rutin mengonsumsi air lemon dipicu oleh perubahan kebiasaan harian. Pengurangan asupan kalori terjadi secara signifikan ketika minuman berkalori tinggi seperti kopi manis atau jus kemasan diganti dengan air perasan lemon.
"Keuntungan ini sebagian besar didapat dari kandungan air dan defisit kalori yang terjadi, bukan karena zat di dalam lemonnya," jelasnya.
Kandungan Nutrisi dan Efek Samping
Meskipun tidak dapat membakar lemak, lemon tetap bermanfaat sebagai sumber vitamin C. Namun, Dr Narendra mengingatkan agar minuman ini tidak dijadikan satu-satunya tumpuan pemenuhan nutrisi harian.
Asupan vitamin C dari air lemon tidak bisa menggantikan keragaman nutrisi dari buah dan sayur utuh. Anggapan mengenai kemampuan air lemon untuk membilas racun atau detoksifikasi juga tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat.
Konsumsi air lemon dapat dilakukan dalam kondisi hangat maupun dingin kapan saja. Kendati aman, sifat asam pada lemon berisiko merusak enamel gigi jika dikonsumsi terlalu sering, serta berpotensi memicu heartburn atau kambuhnya asam lambung pada beberapa orang.
Keberhasilan program penurunan berat badan tetap bergantung pada konsistensi dalam menjaga pola makan, berolahraga, memenuhi waktu tidur yang cukup, dan mengelola tingkat stres.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow