Ajax Mundur dari Perburuan Azzedine Ounahi dari Girona
Ajax Amsterdam memutuskan mundur secara definitif dari perburuan gelandang tim nasional Maroko Azzedine Ounahi pada transfer musim panas 2026. Keputusan klub Belanda tersebut diambil meski sebelumnya telah mencapai kesepakatan personal dengan sang pemain. Klub asal Amsterdam tersebut memilih menyudahi negosiasi karena Ounahi dinilai bukan sosok spesialis gelandang bertahan nomor enam yang dibutuhkan tim.
Gelandang berusia 26 tahun itu sempat terbang ke ibu kota Belanda untuk berdiskusi dengan Jordi Cruijff sebelum Ajax membatalkan pembicaraan. Mundurnya Ajax membuka peluang besar bagi Panathinaikos dan PSV Eindhoven untuk mengamankan tanda tangan Ounahi dari Girona. Panathinaikos dilaporkan mengajukan tawaran finansial yang sangat menggiurkan untuk menjadikan Ounahi sebagai pemain bergaji tertinggi di Liga Yunani.
Ounahi bergabung dengan Girona dari Marseille pada 30 Agustus 2025 dengan nilai transfer 6 juta euro dan terikat kontrak hingga 30 Juni 2030. Pemain dengan nilai pasar 18 juta euro tersebut belum mencatatkan penampilan bersama Girona di LaLiga2 musim ini setelah klub Spanyol itu terdegradasi dari kasta tertinggi pada musim 2025-2026.
Sebelumnya, Ounahi sempat menjalani masa peminjaman di Panathinaikos dari Marseille pada musim 2024-2025 dengan biaya pinjam 500 ribu euro. Pemain yang membawa Maroko menjuarai Piala Afrika 2025 itu juga tampil reguler di Piala Dunia 2026 dengan mencetak dua gol dari enam pertandingan. Girona masih menunggu tawaran finansial yang lebih kuat sebelum melepas gelandang tengah tersebut di sisa waktu jendela transfer. Panathinaikos memiliki keuntungan tenggat waktu transfer yang lebih panjang hingga pertengahan bulan depan dibandingkan bursa transfer Belanda yang segera ditutup.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow