Alasan Pintu dan Jendela Wajib Ditutup Saat AC Beroperasi

Smallest Font
Largest Font

Menutup seluruh akses udara seperti pintu, jendela, dan ventilasi merupakan langkah utama yang dianjurkan saat menyalakan pendingin udara (AC). Penggunaan AC tanpa menutup ruangan dengan rapat sering kali dianggap tidak berpengaruh, padahal kebiasaan tersebut berdampak langsung pada kinerja mesin. Pengondisian ruang tertutup membantu mempercepat penurunan suhu udara di dalam ruangan.

Mengutip informasi yang dilansir dari Detikcom melalui The Spruce, langkah ini membuat kerja kompresor AC menjadi lebih ringan sehingga usia pakai perangkat dapat bertahan lebih lama. Teknisi HVAC berlisensi, Tamer Sayed, memberikan penjelasannya terkait penggunaan unit pendingin udara di area hunian. Kebiasaan menutup akses keluar masuk udara sangat disarankan pada penggunaan tipe AC split tanpa saluran.

"Dengan AC split tanpa saluran, Anda biasanya menutup pintu kamar karena unit tersebut mendinginkan zona itu," kata Tamer Sayed.

Pintu dan jendela yang tertutup rapat berfungsi menahan akumulasi udara sejuk agar tidak terbuang keluar. Kondisi ruangan yang terisolasi dengan baik meminimalkan masuknya hawa panas dari luar area bangunan. Presiden dan COO One Hour Heating & Air Conditioning, Steve Clemente, memaparkan dampak celah udara terhadap tingkat efisiensi energi. Penutupan celah secara presisi berperan penting dalam menekan konsumsi listrik harian.

"Celah di sekitar pintu dapat memungkinkan udara hangat masuk dan udara dingin keluar. Menutup pintu dengan benar menggunakan weatherstripping dapat membantu meningkatkan efisiensi energi, menurunkan biaya pendinginan, dan menjaga suhu yang lebih konsisten di seluruh rumah," jelas Steve Clemente. Penerapan aturan menutup pintu dan jendela memiliki perbedaan mendasar pada sistem AC central. Jenis pendingin ini memiliki jangkauan area pendinginan yang jauh lebih luas dan umumnya terpasang pada gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, atau ruang pertemuan publik.

Konstruksi AC central dapat dikenali dari muara hembusan angin yang keluar melalui kisi-kisi plafon. Mekanisme sirkulasi udara pada sistem pendingin skala besar ini membutuhkan ruang gerak yang lebih terbuka. Penutupan ruangan yang terlalu rapat pada sistem AC central justru berisiko memicu sumbatan aliran udara.

Pengondisian yang terlalu kedap dapat membuat distribusi suhu dingin menjadi tidak merata ke seluruh sudut area bangunan. Tamer Sayed menegaskan bahwa pintu ruangan tidak perlu ditutup terlalu rapat saat sistem pendingin terpusat ini bekerja. Membiarkan pintu tetap terbuka justru mendukung sirkulasi udara secara optimal.

"Menjaga pintu tetap terbuka saat AC (central) beroperasi dapat membantu aliran udara lebih bebas dari satu ruangan ke ruangan lain," ujar Tamer Sayed.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed