Alfredo Berti Bangga Kinerja Independiente Rivadavia di Copa Libertadores

Smallest Font
Largest Font

Pelatih Independiente Rivadavia Alfredo Berti mengapresiasi penampilan anak asuhnya setelah tersingkir dari Copa Libertadores usai kalah adu penalti dari Fluminense. Tim asal Argentina tersebut harus menyudahi langkah mereka tanpa pernah menderita kekalahan dalam waktu normal di empat laga melawan klub asal Brasil itu.

Kekalahan dalam babak adu penalti dipastikan setelah kiper Fluminense Fabio berhasil menggagalkan dua eksekusi penalti pemain Independiente Rivadavia. Hasil ini membuyarkan harapan klub untuk terus melangkah lebih jauh di level internasional.

Menanggapi hasil pertandingan, sang pelatih memberikan pandangannya terkait jalannya laga yang berlangsung sengit tersebut.

"Empat pertandingan berjalan sangat ketat. Hari ini jalannya laga memiliki dinamika yang sama seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya," kata Pelatih Independiente Rivadavia Alfredo Berti.

Meskipun lawan unggul lebih dulu, skuad Independiente Rivadavia tetap berupaya keras untuk mengejar ketertinggalan hingga akhir laga.

"Kami berusaha mengejarnya dengan penuh martabat melawan tim besar. Kami membawa rasa pahit karena harus keluar dari Copa tanpa pernah kalah," kata Pelatih Independiente Rivadavia Alfredo Berti.

Pencapaian ini menjadi catatan tersendiri mengingat perkembangan klub yang dalam kurun waktu satu tahun terakhir berhasil bersaing di level domestik maupun internasional.

"Saya sangat bangga dengan kelompok pemain ini. Hampir satu tahun lalu kami memenangkan Copa Argentina dan kami terus bersaing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di tingkat internasional," kata Pelatih Independiente Rivadavia Alfredo Berti.

Meskipun menghadapi lawan yang memiliki kekuatan finansial dan kedalaman skuad besar, timnya mampu memberikan perlawanan seimbang sepanjang empat pertemuan.

"Kami menghadapi rival seperti Fluminense, yang memiliki kekuatan olahraga dan ekonomi yang besar, dan mereka tidak bisa mengalahkan kami dalam empat pertandingan," kata Pelatih Independiente Rivadavia Alfredo Berti.

Sikap optimistis dan rasa percaya terhadap kemampuan skuad terus ditunjukkan oleh jajaran pelatih selama kompetisi berlangsung.

"Kami pulang dengan ketenangan pikiran karena telah memberikan segalanya. Kami mengejarnya dengan senjata yang kami miliki. Para pemain tampil sesuai standar dalam empat pertandingan kami menghadapi mereka," kata Pelatih Independiente Rivadavia Alfredo Berti.

Mengenai kegagalan dalam drama adu penalti, sang pelatih enggan menyalahkan para eksekutor yang sudah mengambil tanggung jawab tersebut.

"Selalu yang gagal adalah dia yang memiliki keberanian untuk maju menendang," kata Pelatih Independiente Rivadavia Alfredo Berti.

Pasca-kekalahan ini, fokus utama tim akan langsung dialihkan untuk menghadapi kompetisi domestik yang sudah menanti.

"Kami harus bangkit dengan cepat, mengetahui bahwa kami telah menjalani Copa yang hebat dan dengan rasa pahit harus meninggalkan kompetisi karena kami memiliki ambisi untuk terus melangkah," kata Pelatih Independiente Rivadavia Alfredo Berti.

Karakter pantang menyerah yang ditunjukkan oleh para pemain menjadi modal penting untuk mengarungi sisa musim.

"Tim menunjukkan karakter dan keinginan untuk maju. Kami pergi dengan rasa pahit," kata Pelatih Independiente Rivadavia Alfredo Berti.

Sebagai penutup, ia menegaskan bahwa timnya telah tampil maksimal dan tidak menyesali pendekatan permainan yang diterapkan sepanjang turnamen.

"Kami selalu percaya pada senjata kami dan kami pergi dengan sedih karena saya percaya kami memiliki tim untuk terus melangkah. Kami sangat kompetitif. Kami memiliki banyak hal penting yang dipertaruhkan," kata Pelatih Independiente Rivadavia Alfredo Berti.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed