Amitabh Bachchan Unggah Puisi Setelah Keluar dari Rumah Sakit Mumbai

Smallest Font
Largest Font

Aktor veteran Amitabh Bachchan membagikan sebuah puisi menenangkan melalui blog pribadinya setelah diperbolehkan pulang dari rumah sakit swasta di Mumbai pada Rabu, 20 Mei 2026. Langkah tersebut diambil oleh pria berusia 83 tahun itu untuk menenteramkan para penggemar yang sempat mengkhawatirkan kondisi kesehatannya.

Kabar mengenai kepulangan sang aktor dikonfirmasi setelah ia menjalani pemeriksaan kesehatan berkala di fasilitas medis tersebut. Pihak rumah sakit menyatakan bahwa sang aktor kini telah kembali ke kediamannya dalam kondisi baik.

"Amitabh Bachchan underwent a routine check-up. He has now been discharged and returned home after the examination." kata seorang sumber dilansir dari NDTV.

Melalui tulisan terbarunya, Amitabh Bachchan memilih untuk tidak mengulas detail mengenai spekulasi kesehatan yang beredar seputar rawat inap dirinya. Ia justru membuka tulisan tersebut dengan mengutip baris khidmat dari Sundar Kand Ramayana.

"Mangal bhavan amangal haari" tulis Amitabh Bachchan.

Aktor legendaris India tersebut kemudian melanjutkan pesannya dengan deretan kalimat puitis dalam bahasa lokal. Ia menutup tulisan pendek di blognya tersebut dengan mengirimkan pesan penuh kasih kepada para pengikutnya.

"Cheel jab howe shant to bhaiya, tote bolan suru karen ir bir fatte, kahan, chal hamau, pilave suru karen!!!! bajre di roti kha di, fu padiyon da, saag re munh mein dalan lagai jaise, bolan lage kaag re!" lanjut Amitabh Bachchan.

Penggunaan istilah spesifik dalam bait tersebut merujuk pada lagu utama dari album studio Indie-pop miliknya yang bertajuk Aby Baby pada tahun 1996. Lirik eksentrik dalam karya debut tersebut ditulis oleh mendiang ayahnya yang merupakan seorang penyair legendaris, Harivansh Rai Bachchan.

"Love, prayers and more." tulis Amitabh Bachchan.

Sebelum dilarikan ke rumah sakit, sang megastar sempat mengunggah momen rutin mingguan saat menyapa kerumunan penggemar di luar kediamannya, Jalsa. Dalam catatan tersebut, ia menggambarkan perasaan emosional yang dialaminya setiap kali berjalan menemui publik.

"I go in from the house to meet the wellwishers .. staff security and police tell me its ready to come .. and as I walk apprehension...will they be there...will they greet me...or booo? And then I hear the cheers, and the adrenaline activates and the body and limbs move in cohesion." tulis Amitabh Bachchan.

Ia juga mengungkapkan kebahagiaan mendalam saat melihat antusiasme dari berbagai kalangan usia yang hadir di depan rumahnya. Baginya, kehadiran konstan dari para lansia hingga anak-anak kecil merupakan sebuah berkah yang luar biasa.

"Almost as an intrusion...a loving intrusion...and the joy of seeing so much joy in others...the constants, the elderly, the little kids who do not know what the heck is going on...but cute they are. Ahhhh...such a blessing...the Almighty be praised." kata Amitabh Bachchan.

Selain membahas rutinitas bersama penggemar, bintang film Kalki 2898 AD ini sempat membagikan cerita mengenai jadwal kerja padat yang membuatnya sering terjaga pada dini hari. Kondisi tersebut tetap dilakukannya meskipun tim medis telah menyarankan waktu istirahat yang cukup.

"No sleep process takes over at this hour of the morning from the night before. Why? Because work is more important than sleep... medical says it's not right... must get 7 hrs minimum... the body grows, develops and repairs in the sleep hours... so what does one do?" tulis Amitabh Bachchan.

Untuk mengatasi rasa lelah dan menjaga ketenangan jiwanya di sela-sela kesibukan malam, ia mengaku sering mendengarkan petikan musik gitar slide dan sitar. Alunan musik klasik tersebut dinilainya menjadi obat paling ampuh untuk mengantarkannya menuju tidur.

"As I work, I am glued to the EB Blog but in the silence of the night that gentle music on slide guitar - sitar rendering some of the most soulful classical meditation solos... aaah!! There is no better cure for the soul than this." tambah Amitabh Bachchan.

Ia menganggap bahwa melodi musik memiliki keterikatan spiritual yang kuat yang mampu menghubungkan jiwa manusia. Amitabh Bachchan menegaskan pentingnya menghargai harmoni universal tersebut guna mendapatkan kedamaian.

"It is the chord that ties the soul to the Almighty... that invisible thread unseen, yet felt despite its absence... I feel... so it strums the strings within... put it on and softly it shall give you the peace of slumber... the seven notes that have invaded all music in whichever part of the world, are the universal commonness of mankind... respect it and it shall respect you." lanjut Amitabh Bachchan.

Setelah terakhir kali membintangi film drama aksi Tamil Vettaiyan dan memerankan karakter Ashwatthama pada tahun 2024, Amitabh Bachchan kini dijadwalkan kembali tampil dalam sekuel Kalki 2898 AD. Proses pengambilan gambar untuk proyek film fiksi ilmiah tersebut saat ini tengah berlangsung di Hyderabad.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed