Amri Nita Incar Medali di Kejuaraan Dunia BWF 2026

Smallest Font
Largest Font

Pasangan ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah membidik raihan medali usai melangkah ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, pada Rabu (19/8/2026). Hasil positif ini diraih setelah memetik kemenangan dua gim langsung 21-14, 21-10 atas wakil Turki Emre Sonmez/Yasemen Bektas.

Target meraih medali langsung dipasang oleh pasangan tersebut pada penampilan perdana mereka di ajang bergengsi ini. Kesempatan melaju ke babak berikutnya dimanfaatkan secara maksimal untuk membawa pulang pencapaian terbaik bagi Indonesia.

"Ini Kejuaraan Dunia pertama kami dan tidak semua pemain mendapat kesempatan seperti ini. Karena itu, kami bertekad memaksimalkannya. Mudah-mudahan bisa meraih hasil terbaik dan membawa pulang medali. Itu target kami," kata Amri dalam keterangan resmi PBSI.

Strategi pertandingan berjalan efektif berkat persiapan yang matang selama beberapa hari sebelum laga dimulai. Waktu jeda tersebut difungsikan untuk memulihkan kondisi fisik serta memantapkan fokus bertanding.

"Ada jeda sekitar tiga hari sebelum pertandingan pertama, jadi kami memiliki cukup waktu untuk mempersiapkan semuanya, mulai dari pemulihan kondisi, penyesuaian lapangan, hingga mengembalikan fokus," ujar Amri.

Performa apik Amri/Nita di lapangan ditunjukkan melalui permainan taktis untuk meredam perlawanan alot dari pasangan Turki. Penyesuaian strategi juga dilakukan guna mengatasi kendala pergerakan angin sepanjang laga.

"Sejak awal kami sudah bisa masuk ke permainan dan mencoba bermain lebih taktis karena mereka pasangan yang cukup bagus. Pertahanan mereka juga kuat sehingga kami harus beberapa kali melakukan serangan untuk mendapatkan poin," ujar Nita.

Kondisi lapangan yang berubah pada setiap gim menuntut kedisiplinan dan kesabaran tinggi. Perubahan pola main dari gim pertama ke gim kedua menjadi kunci utama dalam mengunci kemenangan.

"Pada gim pertama kami bermain dalam kondisi kalah angin, jadi kami mencoba lebih sabar menahan pola permainan hingga lawan kesulitan. Pada gim kedua kondisinya lebih nyaman karena kami bermain dengan menang angin," kata Nita.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed