Anang Ashanty dan Azriel Hermansyah Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

Smallest Font
Largest Font

Penyanyi Ashanty, suaminya Anang Hermansyah, dan anak mereka Azriel Hermansyah merayakan kelulusan bersama dari Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya setelah menyelesaikan jenjang pendidikan tinggi yang berbeda pada Minggu, 21 Juni 2026.

Dilansir dari kompas.com dan lifestyle.sindonews.com, momen langka ini memperlihatkan ketiganya kompak mengenakan toga di lingkungan kampus, di mana Ashanty berhasil meraih gelar akademik tertinggi di keluarganya.

Ashanty menuntaskan pendidikan Doktor (S3) di Fakultas Pengembangan Sumber Daya Manusia UNAIR dengan raihan IPK 3,94 setelah menempuh studi selama hampir empat tahun. Disertasinya berjudul "Respons Adaptif Penyanyi Baby Boomers dan Generasi X Terhadap Transformasi Digital di Industri Musik Indonesia". Sementara itu, Anang Hermansyah meraih gelar Magister (S2) Pengembangan Sumber Daya Manusia (M.PSDM) dan Azriel Hermansyah meraih gelar Magister Ilmu Politik (M.I.P).

Kebahagiaan atas pencapaian akademik bersama ini diungkapkan langsung oleh Ashanty melalui sebuah unggahan di media sosial.

"Satu panggung, dan tiga kebahagiaan yang melebur menjadi satu," tulis Ashanty.

Melalui pernyataan tertulis tersebut, ia juga menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas dukungan penuh dari seluruh anggota keluarganya dalam menuntut ilmu.

"Terima kasih ya Allah atas anugerah yang begitu luar biasa ini. Ini bukan sekadar perayaan gelar, tetapi juga perayaan tentang cinta, saling mendukung, dan komitmen keluarga kami untuk terus belajar tanpa henti," imbuh Ashanty.

Di balik keberhasilan meraih gelar Dr. Ashanti Hastuti, S.Sos, M.M., ia sempat mengenakan memori beratnya perjuangan akademik yang harus dilalui.

"Sangat tidak mudah untuk saya, saat kemarin ingin menyelesaikan S3 saya," ucap Ashanty saat mengisi pidato kelulusan.

Kondisi kesehatan Ashanty bahkan sempat menurun berulang kali akibat tekanan berat selama proses penyusunan tugas akhir doctoral tersebut.

"Berkali-kali ada momen, disaat-saat saya ingin memutuskan untuk tidak melanjutkan. Banyak sekali momen setiap kali mau sidang, saya pasti masuk UGD," ungkap Ashanty.

Kendati demikian, seluruh rangkaian ujian yang menguras fisik dan mental tersebut dipandang secara positif sebagai proses pendewasaan diri.

"Semuanya mengajarkan saya tentang batas ketahanan diri," kata Ashanty.

Sebelum meraih gelar doktor, Ashanty tercatat menyelesaikan pendidikan S1 Ilmu Hubungan Internasional di Universitas Paramadina pada 2005 dan S2 Manajemen di Universitas Bina Nusantara pada 2018. Saat ini, ia dilaporkan tengah menempuh pendidikan S1 Ilmu Hukum melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed