Andrey Santos Siap Gantikan Peran Casemiro di Manchester United

Smallest Font
Largest Font

Gelandang anyar Manchester United, Andrey Santos, menegaskan kesiapannya untuk mengisi posisi gelandang bertahan yang ditinggalkan Casemiro setelah didatangkan dari Chelsea dengan nilai transfer mencapai £50 juta pada musim panas 2026.

Pemain berusia 22 tahun tersebut langsung menjadi pilihan utama manajer Michael Carrick dalam formasi 4-2-3-1 selama laga pramusim, termasuk saat tampil selama 63 menit dalam hasil imbang 1-1 melawan Paris Saint-Germain di Gothenburg.

Kepindahan Santos terjadi setelah kepergian Casemiro ke Inter Miami dan cedera jangka panjang Manuel Ugarte, sementara klub juga sempat gagal merekrut Elliot Anderson serta Mateus Fernandes sebelum mengalihkan perburuan ke Santos.

Dalam penampilannya melawan PSG, Santos mencatatkan 44 sentuhan, tingkat akurasi umpan 95 persen, serta melakukan lima aksi defensif yang mencakup satu tekel, satu intersepsi, satu sapuan, satu blok tembakan, dan satu perebutan bola.

Santos menyampaikan pandangannya mengenai peran barunya di Old Trafford serta ekspektasi besar yang menyertainya.

"Casemiro bagi saya, dia seperti legenda, Anda tahu," kata Santos, Gelandang Manchester United.

Ia menekankan komitmennya untuk memberikan kontribusi serupa seperti yang ditunjukkan seniornya tersebut di musim sebelumnya.

"Jadi sekarang dia sudah pergi. Sekarang saya ada di sini jadi saya merasa bisa melakukan seperti yang Casemiro lakukan pada musim lalu dan saya di sini untuk melakukannya," kata Santos, Gelandang Manchester United.

Mengenai preferensi posisi bermainnya di lapangan tengah, Santos menjelaskan gaya permainan yang menyukainya.

"Kualitas saya, saya suka dan lebih memilih bermain lebih dalam seperti nomor enam," kata Santos, Gelandang Manchester United.

Ia menambahkan detail kontribusi taktis yang ingin dilakukannya saat menguasai maupun tanpa bola.

"Soal kualitas saya, saya suka dan lebih suka bermain lebih dalam sebagai nomor six," kata Santos, Gelandang Manchester United.

Ia merinci lebih lanjut peran defensif dan serangannya di lini tengah.

"Jadi saya berusaha membantu rekan setim saya tanpa bola, dan dengan bola, saya suka menembus lini," kata Santos, Gelandang Manchester United.

Santos juga membagikan momen saat ia pertama kali menerima kabar ketertarikan dari Manchester United.

"Saat agen saya menelepon saya, saya memberi tahu istri saya, dan dia berkata, 'Ya, kami harus pergi,'" kata Santos, Gelandang Manchester United.

Ia menegaskan besarnya nama klub baru dan ambisinya untuk meraih hasil maksimal.

"Manchester United sangat besar, saya sangat senang berada di sini, dan saya ingin memenangkan setiap pertandingan," kata Santos, Gelandang Manchester United.

Meski meninggalkan Stamford Bridge secara mendadak setelah empat kali dipinjamkan ke Vasco da Gama, Nottingham Forest, dan Strasbourg, Santos menyampaikan apresiasi kepada mantan klubnya.

"Terima kasih untuk semua yang Chelsea lakukan untuk saya selama masa saya di sana," kata Santos, Gelandang Manchester United.

Namun, ia menegaskan bahwa fokus kariernya kini telah sepenuhnya beralih ke Old Trafford.

"Tapi sekarang Chelsea sudah berlalu, di sini adalah rumah saya saat ini. Dan saya ingin berada di sini untuk waktu yang sangat, sangat lama dan memenangkan begitu banyak trofi," kata Santos, Gelandang Manchester United.

Ia menegaskan kembali orientasi kemenangan yang menjadi tradisi di Manchester United.

"Ketika saya berbicara tentang Manchester United, yang kami bicarakan adalah kemenangan," kata Santos, Gelandang Manchester United.

Santos menutup dengan tekadnya untuk mencapai target pribadi dan tim di musim mendatang.

"Kami harus bekerja keras setiap hari untuk mencoba memenangkan setiap trofi yang mungkin. Dan sebagai individu, saya punya tujuan saya sendiri dan saya berharap bisa bekerja bersama rekan-rekan setim saya dengan tujuan-tujuan saya itu dan berharap memenangkan beberapa trofi," kata Santos, Gelandang Manchester United.

Mengenai adaptasi di lingkungan barunya, Santos menceritakan pengalaman awal saat bergabung dengan tim.

"Minggu pertamaku sedikit lucu karena kamu tahu, saat pindah ke klub baru," kata Santos, Gelandang Manchester United.

Ia merasa proses aklimatisasi berjalan sangat cepat bagi dirinya dan para pemain baru lainnya.

"Tapi sejak hari pertama saya merasa seperti di rumah sendiri, jadi saya pikir ini sangat penting bagi saya dan juga bagi pemain baru lainnya," kata Santos, Gelandang Manchester United.

Ketika ditanya mengenai perbandingan tingkatan antara klub lamanya dan klub barunya, ia memberikan jawaban lugas.

"Apakah ini langkah naik dari Chelsea? Ya, tentu saja. Saya tahu Chelsea juga klub besar, jadi saya ucapkan terima kasih atas semua yang Chelsea berikan selama saya di sana," kata Santos, Gelandang Manchester United.

Ia menegaskan kembali komitmen jangka panjangnya bersama Setan Merah.

"Tapi sekarang Chelsea sudah lewat, di sinilah rumah saya sekarang. Dan saya ingin bertahan di sini selama mungkin dan memenangkan banyak trofi," kata Santos, Gelandang Manchester United.

Santos juga menambahkan target pribadinya untuk bahu-membahu bersama skuad yang ada.

"Saya punya target-target saya dan saya berharap bisa bekerja sama dengan rekan-rekan setim untuk meraih target itu dan berharap bisa memenangkan beberapa trofi," kata Santos, Gelandang Manchester United.

Seusai laga pramusim, Santos membagikan kesannya melalui wawancara resmi klub.

"Saya merasa sangat nyaman. Ini rumah saya sekarang. Sejak hari pertama, saya merasa seperti di rumah dan saya sangat senang berada di sini," kata Santos, Gelandang Manchester United.

Ia memberikan evaluasi terhadap jalannya pertandingan persahabatan yang telah dijalani tim.

"Pertandingan ini agak sulit, tetapi kami jelas semakin membaik. Saya pikir seluruh tim bermain bagus di babak pertama, mengendalikan permainan dan menciptakan banyak peluang. Itulah sepak bola, Anda harus berlatih keras untuk pertandingan berikutnya," kata Santos, Gelandang Manchester United.

Mantan pemain Manchester United, Paul Ince, memberikan pandangan kritis terkait kebijakan transfer klub yang mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan gelandang muda tersebut.

"Lihatlah pekerjaan transfer Manchester United saat ini, mereka jelas membutuhkan penguatan di lini tengah. Mengenai apakah Manuel Ugarte akan kembali, saya tidak tahu. Tetapi Manchester United menghabiskan £50 juta untuk mendatangkan Andrey Santos dari Chelsea, bagi pemain ini, ini adalah investasi yang sangat tinggi," kata Paul Ince, Mantan Pemain Manchester United.

Ince menilai nilai transfer tersebut masih harus dibuktikan melalui performa nyata di lapangan.

"Saya pikir apakah dia bisa membuktikan dirinya sepadan dengan harga itu, saat ini masih belum ada jawaban. Mainoo masih berkembang, mengapa harus membeli gelandang muda lagi?" kata Paul Ince, Mantan Pemain Manchester United.

Ia mempertanyakan keputusan merekrut Santos ketika klub sudah memiliki bakat muda seperti Kobbie Mainoo.

"Skuad Setan Merah sudah memiliki Mainoo, dan dia berkembang secara stabil selangkah demi selangkah. Namun tim menghabiskan £50 juta lagi untuk mendatangkan gelandang muda, hal ini memang sedikit sulit saya pahami," kata Paul Ince, Mantan Pemain Manchester United.

Ince mengusulkan nama lain yang dinilainya punya profil permainan yang dibutuhkan tim.

"Saya pikir Youri Tielemans adalah pemain yang sangat baik. Gaya bermainnya sampai batas tertentu sangat mirip dengan Bruno Fernandes," kata Paul Ince, Mantan Pemain Manchester United.

Ia juga mengungkapkan bahwa Manchester United masih memantau opsi penguatan lini tengah lainnya.

"Sejauh yang saya tahu, Manchester United masih mencoba mendatangkan Ederson. Dia juga pemain yang sangat saya kagumi, performanya selalu luar biasa. Dengan demikian, Manchester United akan menimbun banyak pemain baru di posisi yang sama.

Meskipun posisi itu memang membutuhkan penguatan. Saya selalu percaya pada Mainoo, saya selalu berpikir Mainoo bisa mengemban posisi ini. Dia sangat tenang, pemikirannya matang, dan dia muda, dengan energi yang melimpah.

Kemampuan mengontrol bolanya juga sangat baik," kata Paul Ince, Mantan Pemain Manchester United.

Ince menekankan bahwa peran gelandang modern menuntut kontribusi yang lebih luas dari sekadar operan dasar.

"Saya bermain di posisi gelandang selama 20 tahun. Hanya bisa menerima bola dan mengoper, sebenarnya jauh dari cukup. Mainoo di akhir musim seperti orang yang berbeda, seorang gelandang juga perlu melakukan lari ke depan, masuk ke kotak penalti, dan menyelesaikan tembakan. Dulu Mainoo jarang melakukan itu, dia seringkali hanya melakukan pekerjaan yang paling dasar," kata Paul Ince, Mantan Pemain Manchester United.

Ince menilai ada perkembangan positif pada permainan Mainoo menjelang akhir musim lalu.

"Menjelang akhir musim, dia mulai lebih proaktif dalam melakukan tekanan di lini depan. Mulai merebut bola, membangun serangan, masuk ke kotak penalti untuk menciptakan peluang. Kelihatannya benar-benar seperti pemain yang berbeda. Cara Carrick mengaturnya patut dinantikan," kata Paul Ince, Mantan Pemain Manchester United.

Ince menyimpulkan bahwa kedalaman skuad di lini tengah memberikan banyak pilihan bagi strategi manajer.

"Jika Mainoo bisa mempertahankan performa seperti itu di musim baru, itu akan menjadi berita yang sangat baik bagi Manchester United. Sekarang lini tengah Manchester United sudah cukup lengkap. Bagaimana Michael Carrick akan mengatur dan menggunakan para pemain ini selanjutnya, tentu saja patut untuk dinantikan," kata Paul Ince, Mantan Pemain Manchester United.

Andrey Santos dijadwalkan bakal melakoni laga debut kompettif resminya bersama Manchester United dalam pertandingan pembuka Premier League musim 2026-2027 melawan Hull City pada 22 Agustus 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed