Anrez Adelio Bantah Tuduhan Lari dari Tanggung Jawab Nafkah Anak

Smallest Font
Largest Font

Aktor Anrez Adelio membantah tuduhan selebgram Friceilda Prillea atau Icel yang menyebut dirinya lari dari tanggung jawab nafkah dan biaya persalinan. Dilansir dari Detik Hot, Anrez menegaskan justru pihak Icel yang belum memberikan rincian biaya yang harus dibayarkan.

Dalam proses mediasi, kedua belah pihak sepakat menjalani perdamaian. Anrez mengaku menyetujui semua tuntutan Icel, mulai dari biaya kehamilan hingga persalinan. Namun, ia kebingungan karena belum menerima angka pasti yang harus dibayar.

"Singkat cerita ujung-ujungnya ngajak damai. Udah kita setujui, kita berikan apa yang menjadi tuntutannya yaitu tanggung jawab dan nafkah. Tapi bukannya dia memberikan rincian biaya supaya aku bisa bayar, malah dia salahkan pengacara sendiri dan memperpanjang drama ini," ujar Anrez Adelio saat ditemui di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (30/8/2026).

Anrez menyebut kendala utama adalah tertutupnya akses komunikasi. Rincian biaya sepenuhnya berada di tangan pihak Icel. Tanpa angka yang jelas, ia tidak bisa melakukan pembayaran secara sepihak.

"Bagaimana mau mereimburse kalau angkanya tidak diberikan. Siapa yang tahu sekarang? Tidak ada yang tahu, yang tahu hanya pihaknya.

Seharusnya dia mengatakan, 'Rez, ini reimburse-nya, bayar'. Kita akan bayar. Tetapi bagaimana bisa memberikan jika komunikasi diputus dan rincian tidak diberikan," jelasnya.

Terkait besaran nafkah bulanan, Anrez mengaku menyetujui angka Rp 3 juta yang muncul dalam mediasi. Ia siap menambah jumlah tersebut seiring bertambahnya usia dan kebutuhan anak di masa depan.

"Minimal tiga juta. Artinya, jika nanti kebutuhannya lebih, kita akan menambahkannya. Ada kata minimal, bukan tiga juta flat. Anak akan semakin besar, kebutuhannya pun bertambah," terang Anrez.

Anrez menyayangkan pernyataan Icel di media yang menyebut dirinya menghilang. Ia menegaskan pihak Icel-lah yang memutus komunikasi dan memblokir kontaknya. Ia mengaku memiliki bukti bahwa dirinya ingin terlibat dalam mengurus anak dan memenuhi kebutuhannya.

"Aku punya buktinya bahwa aku konsisten mengatakan hal itu. Bahkan aku bilang aku ingin bertemu, ingin mengurusnya. Ingin membeli keperluan dan kebutuhannya.

Dan jangan mengira aku mengajak bertemu ini adalah bentuk sogokan atau upaya untuk mencabut laporan. Aku tidak berharap laporan dicabut, jalani saja," pungkas Anrez Adelio.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed